FKIP UWGMFKIP UWGM

Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia DiniJurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini

Rendahnya tingkat kemandirian anak menjadi latar belakang penelitian ini. Untuk meningkatkan kemandirian, diterapkan strategi positive reinforcement sebagai metode pembentukan perilaku dan karakter positif yang konsisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh positive reinforcement terhadap kemandirian anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek terdiri dari 16 anak, yaitu 9 perempuan dan 7 laki-laki pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis Paired Sample T Test, dilakukan dengan bantuan program IMB SPSS Statistic. Hasil temuan penelitian, terdapat nilai signifikan adalah .000, karena nilai signifikan T-Test < 0,05 (.000 <0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu, terjadi peningkatan pada tingkat kemandirian anak setelah diberikan perlakuan, yang terlihat dari tiga aspek yang diamati. Pada aspek inisiatif, seperti merapikan alat tulis dengan diberi simbol bintang, terjadi peningkatan kategori (BSB) dari 0% menjadi 31%, kategori (BSH) dari 19% menjadi 31%, sementara kategori (MB) menurun dari 56% menjadi 38%, dan kategori (BB) menurun dari 25% hingga 0%. Pada aspek tanggung jawab yang diamati melalui pendekatan kepada anak, kategori BSB naik dari 0% menjadi 31%, BSH dari 25% menjadi 38%, dan MB menurun dari 75% menjadi 31%. Sedangkan pada aspek kontrol diri yang diperkuat melalui pemberian pujian, kategori BSB meningkat dari 0% menjadi 25%. Simpulannya positive reinforcement berpengaruh atau berdampak terhadap kemandirian anak. Memberikan berbagai positive reinforcement yang bervariasi membuat anak merasa diapresiasi sehingga dapat menarik perhatian anak untuk melakukan tindakan kemandirian secara berkelanjutan.

Positive reinforcement berpengaruh atau berdampak terhadap kemandirian anak.Memberikan berbagai positive reinforcement yang bervariasi membuat anak merasa diapresiasi sehingga dapat menarik perhatian anak untuk melakukan tindakan kemandirian secara berkelanjutan.Pemberian penghargaan berbentuk stiker bintang, pendekatan pada anak, dan pemberian pujian terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian anak usia dini.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai jenis positive reinforcement (misalnya, pujian verbal, hadiah fisik, atau pengakuan sosial) terhadap kemandirian anak dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik anak, seperti usia, jenis kelamin, dan gaya belajar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung penerapan positive reinforcement di rumah, serta bagaimana sinergi antara guru dan orang tua dapat memaksimalkan dampak positifnya terhadap kemandirian anak. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran kemandirian anak yang lebih komprehensif dan valid, dengan memasukkan aspek-aspek seperti inisiatif, tanggung jawab, kontrol diri, dan kemampuan memecahkan masalah, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang perkembangan kemandirian anak.

  1. Dampak positive reinforcement terhadap kemandirian anak | Jurnal Warna : Pendidikan dan Pembelajaran... jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/warna/article/view/1984Dampak positive reinforcement terhadap kemandirian anak Jurnal Warna Pendidikan dan Pembelajaran jurnal fkip uwgm ac index php warna article view 1984
Read online
File size422.77 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test