UAIUAI
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAPada abad ke-21, kenakalan remaja semakin mengkhawatirkan, seringkali berupa perilaku penyimpangan yang melanggar hukum dan norma masyarakat. Hal ini menunjukkan kurangnya kesadaran beragama pada remaja, yang merupakan peran penting dalam pengembangan moral mereka. Kesadaran beragama tidak hanya memengaruhi perilaku yang terlihat, tetapi juga mewarnai sikap, pikiran, dan keinginan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kesadaran pada remaja di abad ke-21 melalui studi kepustakaan yang dilaksanakan di SMP Negeri 12 Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat digunakan untuk mengembangkan potensi keberagamaan remaja adalah metode keteladanan, pembiasaan, menasehati, pengamat, dan pengawasan, sehingga diharapkan remaja dapat berkembang kesadaran beragama sesuai fitrah-Nya.
Kesadaran beragama merupakan sesuatu yang terasa, meliputi pengalaman ke-Tuhanan, keimanan, sikap, dan tingkah laku keagamaan yang terorganisasi dalam sistem mental dari kepribadian.Masa remaja merupakan masa pencapaian identitas, di mana remaja berusaha menemukan siapa dirinya dan mengikat kesetiaan pada suatu pandangan atau ideologi.Oleh karena itu, penting bagi konselor untuk mengarahkan potensi keberagamaan remaja agar tidak terjerumus ke dalam ideologi yang sesat, sehingga remaja dapat berkembang kesadaran beragama sesuai fitrah-Nya.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai metode bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kesadaran beragama pada remaja, dengan mempertimbangkan perbedaan latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi remaja mengenai kesadaran beragama, serta faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan kesadaran tersebut. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perkembangan kesadaran beragama pada remaja dari waktu ke waktu, serta dampaknya terhadap perilaku dan prestasi akademik mereka. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan meningkatkan kesadaran beragama pada remaja di era modern.
| File size | 624.21 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU kognitif (pengetahuan kebaikan), afektif (cinta terhadap kebaikan), dan psikomotorik (tindakan baik). Pendidikan karakter merupakan inti dari seluruh upayakognitif (pengetahuan kebaikan), afektif (cinta terhadap kebaikan), dan psikomotorik (tindakan baik). Pendidikan karakter merupakan inti dari seluruh upaya
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan strategi pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa padaHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan strategi pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Pendidikan akhlak di MA AL‑Kreatif al‑Mubaraak Bengkulu berperan besar dalam membentuk perilaku siswa menuju arah yang lebih baik. Peran guru sebagaiPendidikan akhlak di MA AL‑Kreatif al‑Mubaraak Bengkulu berperan besar dalam membentuk perilaku siswa menuju arah yang lebih baik. Peran guru sebagai
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam pembentukan karakter generasi Z di SMA Negeri 1 Rambang Niru, dimana pendekatanPenelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam pembentukan karakter generasi Z di SMA Negeri 1 Rambang Niru, dimana pendekatan
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif ini menggunakan instrumen angket untuk mengumpulkan data dari 90 siswa kelas VII dan VIII. Hasil penelitianPenelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif ini menggunakan instrumen angket untuk mengumpulkan data dari 90 siswa kelas VII dan VIII. Hasil penelitian
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi dan wawancara dengan guru PAI serta perwakilan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkanMetode penelitian yang digunakan meliputi observasi dan wawancara dengan guru PAI serta perwakilan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan
UNIKSUNIKS Guru-guru di madrasah ini secara aktif melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas mereka, seperti menyusun perencanaan pembelajaran yangGuru-guru di madrasah ini secara aktif melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan profesionalitas mereka, seperti menyusun perencanaan pembelajaran yang
UNIKSUNIKS Sedangkan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian adalah guru pendidikan agama Islam dan peserta didik di Sekolah MenengahSedangkan pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian adalah guru pendidikan agama Islam dan peserta didik di Sekolah Menengah
Useful /
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian merekomendasikan pendekatan MI sebagai kerangka inovatif untuk merancang pembelajaran PAI yang inklusif berdasarkan keunikan individu. TeoriPenelitian merekomendasikan pendekatan MI sebagai kerangka inovatif untuk merancang pembelajaran PAI yang inklusif berdasarkan keunikan individu. Teori
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi sistem evaluasi digital meningkatkan efektivitas penilaian dan memperkuat keterlibatan siswa serta efisiensiPenelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi sistem evaluasi digital meningkatkan efektivitas penilaian dan memperkuat keterlibatan siswa serta efisiensi
REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS Lebih banyak upaya perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas kursus e-Learning di sini, dan mungkin institusi pendidikan tinggi lainnya. Pendidik perluLebih banyak upaya perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas kursus e-Learning di sini, dan mungkin institusi pendidikan tinggi lainnya. Pendidik perlu
REDWHITEPRESSREDWHITEPRESS Modul ini terbukti valid dengan nilai rata-rata 76%, praktis dengan nilai rata-rata 75,3%, dan efektif dalam meningkatkan aktivitas, motivasi, serta hasilModul ini terbukti valid dengan nilai rata-rata 76%, praktis dengan nilai rata-rata 75,3%, dan efektif dalam meningkatkan aktivitas, motivasi, serta hasil