UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Fokus penelitian ini adalah tentang istilah accountable talk dalam berbahasa dan penerapannya dalam kelas. Istilah ini sering muncul dalam disiplin ilmu inovasi psikologi pendidikan. Accountable talk adalah tentang bagaimana membuat bahasa percakapan peserta didik lebih produktif dalam ranah akademik dan sosial. Signifikansi penelitian ini adalah seringkali ketidak mampuan bernalar dengan baik menghalangi proses pembelajaran melalui pembicaraan. Beberapa pertanyaan paling mendasar dari penelitian ini adalah tentang bagaimana cara membuat siswa dapat berbicara untuk pengambilan keputusan sosial dan untuk mempelajari disiplin akademik yang kompleks. Untuk mengembangkan keduanya dalam kapasitas individu dan masyarakat sehingga dapat menggunakan bahasa secara produktif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), yakni suatu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan dengan menghimpun data dari berbagai literatur. Pendekatan yang digunakan adalah interdisciplinary approach yaitu pendekatan yang menggunakan tinjauan berbagai sudut pandang ilmu yang serumpun. Berbicara menggunakan bahasa yang dapat membangun sebuah pikiran sangatlah penting dalam pengambilan keputusan sosial dan dalam mempelajari disiplin akademik yang komplek. Yang terpenting adalah bagaimana seseorang membuat percakapan yang rasional sehingga mudah untuk dipelajari oleh semua orang. Para siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai tubuh pengetahuan otoritatif saja (teori), tetapi juga harus bisa menggunakan bahasa yang baik, sehingga membuat mereka lebih produktif lagi dalam disiplin ilmu.

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwasannya berbicara menggunakan bahasa yang dapat membangun sebuah pikiran sangatlah penting dalam pengambilan keputusan sosial dan dalam mempelajari disiplin akademik yang komplek.Yang terpenting adalah bagaimana seseorang membuat percakapan yang rasional sehingga mudah untuk dipelajari oleh semua orang.Para siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai tubuh pengetahuan otoritatif saja (teori), tetapi juga harus bisa menggunakan bahasa yang baik, sehingga membuat mereka lebih produktif lagi dalam disiplin ilmu.Tidak hanya itu, peserta didik juga akan lebih mudah berbaur dengan komunitas sosial dalam mendapatkan ilmu.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran berbasis dialog yang lebih inklusif untuk siswa dengan berbagai tingkat kemampuan bahasa. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas penerapan demokrasi deliberatif dalam lingkungan sekolah dasar, terutama dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Terakhir, penelitian dapat mengkaji pengaruh pelatihan guru dalam memfasilitasi percakapan akademik yang produktif, termasuk strategi untuk mengakomodasi keragaman latar belakang siswa.

  1. PENGUASAAN MATERI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA MAHASISWA S1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN... doi.org/10.33369/jik.v2i1.5559PENGUASAAN MATERI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA MAHASISWA S1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN doi 10 33369 jik v2i1 5559
  2. PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKLEKTIK TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA ARAB SISWA | Arabiyat : Jurnal Pendidikan... journal.uinjkt.ac.id/index.php/arabiyat/article/view/7007PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKLEKTIK TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA ARAB SISWA Arabiyat Jurnal Pendidikan journal uinjkt ac index php arabiyat article view 7007
  3. MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DALAM PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU | Susilawati | J-PIPS (Jurnal... doi.org/10.18860/jpips.v2i1.6836MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY DALAM PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU Susilawati J PIPS Jurnal doi 10 18860 jpips v2i1 6836
Read online
File size335.83 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test