UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG

FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaFRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

Penelitian ini secara mendalam menganalisis gejala fonologis yang terjadi pada proses pemerolehan bahasa seorang anak perempuan berusia 4 tahun, Sopia Almahira, dengan menggunakan pendekatan psikolinguistik yang berorientasi pada metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi penutur dan perekaman ujaran langsung pada anak tersebut dalam interaksi sehari-hari, yang kemudian dianalisis secara cermat untuk mengidentifikasi pola penghilangan dan perubahan fonem dalam ujarannya. Hasil analisis menunjukkan adanya berbagai contoh penghilangan dan perubahan fonem yang signifikan, termasuk penghilangan kata mobil menjadi obil dan perubahan kata mandi menjadi badi, menunjukkan adanya kesulitan yang dialami anak dalam menguasai produksi fonem-fonem tertentu dalam bahasa Indonesia. Fenomena ini diinterpretasikan sebagai indikasi dari kesulitan yang umum dialami anak usia 4 tahun dalam menguasai alat-alat artikulasi dan juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan sekitar. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman bagaimana anak-anak memperoleh bahasa dari sudut pandang psikolinguistik, menghubungkan aspek kognitif, biologis, dan lingkungan dalam perkembangan bahasa. Hasilnya bisa menemukan masalah dalam pertumbuhan bahasa dan menjadi landasan untuk menciptakan intervensi pendidikan yang sesuai. Kajian ini menunjukkan betapa pentingnya memahami perkembangan fonologi pada anak usia dini, menekankan peran lingkungan keluarga dan interaksi sosial dalam pembentukan pola ujaran.

Penelitian ini mengidentifikasi pola penghilangan dan perubahan fonem pada ujaran anak usia 4 tahun, Sopia Almahira, berdasarkan analisis 47 data.Temuan menunjukkan bahwa selain faktor lingkungan dan interaksi orang tua, kesulitan mengucapkan kombinasi fonem tertentu berkontribusi pada penyimpangan arti kata.Dengan pendekatan yang tepat, keterampilan bahasa anak dapat ditingkatkan, mendukung interaksi sosial dan hubungan positif.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana pola kesalahan fonologis bervariasi pada anak‑anak berusia 4 tahun yang berasal dari latar belakang sosial‑ekonomi berbeda di Indonesia, sehingga dapat mengidentifikasi faktor‑faktor kontekstual yang memengaruhi perkembangan fonologi. Selanjutnya, penting untuk menguji efektivitas intervensi fonologis yang dipandu orang tua, misalnya latihan artikulasi terstruktur, dalam mengurangi penghilangan fonem tertentu pada anak dengan profil serupa, guna memberikan bukti praktis bagi pendidikan dini. Terakhir, penelitian dapat membandingkan perkembangan fonologis anak yang tumbuh dalam lingkungan bilingual (bahasa Indonesia‑Jawa) dengan anak monolingual, untuk memahami dampak bahasa ganda terhadap akuisisi fonem dan strategi pembelajaran yang optimal.

Read online
File size500.34 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test