UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG

FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaFRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan e-book sebagai bahan ajar BIPA berbasis budaya Jambi serta menguji kelayakan dan keberterimaannya. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang dimodifikasi oleh Branch (2009) yang terdiri atas beberapa tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Namun, penelitian ini hanya menerapkan tiga tahap awal, yaitu analisis, desain, dan pengembangan. Subjek penelitian meliputi dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang berperan sebagai validator ahli materi dan ahli media, serta enam mahasiswa internasional di Universitas Jambi dengan kemampuan Bahasa Indonesia level 3. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat valid, dengan persentase kelayakan 91,43% dari validasi media dan 92,2% dari validasi materi. Setelah perbaikan minor, bahan ajar diuji cobakan kepada enam mahasiswa internasional dan memperoleh tingkat keefektifan sebesar 94,1%, yang termasuk kategori sangat efektif. Hasil uji coba menunjukkan bahwa bahan ajar ini dapat mendukung pembelajaran BIPA dengan pendekatan budaya lokal secara efektif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa internasional.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia bermuatan kebudayaan Melayu Jambi berhasil melalui tahapan analisis, desain, dan pengembangan dengan tingkat kelayakan 91,8% dan tingkat keefektifan 94,1%.Bahan ajar ini terbukti efektif mendukung pembelajaran BIPA dengan pendekatan budaya lokal dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa internasional.Penelitian ini merekomendasikan perluasan uji coba dengan partisipan yang lebih banyak, pengembangan tahap implementasi dan evaluasi model ADDIE secara lengkap, serta pengayaan konten budaya lokal dan peningkatan kualitas media pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar, termasuk mahasiswa BIPA dari berbagai negara, untuk memastikan generalisasi hasil penelitian dan mengidentifikasi potensi perbedaan kebutuhan belajar. Kedua, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan bahan ajar BIPA yang lebih komprehensif, mencakup berbagai aspek budaya Melayu Jambi seperti seni pertunjukan, kuliner, dan adat istiadat, serta mengintegrasikannya ke dalam keterampilan berbahasa yang lebih beragam. Ketiga, penelitian perlu mengeksplorasi penggunaan teknologi yang lebih canggih, seperti aplikasi mobile atau platform pembelajaran daring interaktif, untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas bahan ajar BIPA berbasis kearifan lokal, sehingga dapat menjangkau lebih banyak pemelajar dan memfasilitasi pembelajaran yang lebih personal dan fleksibel. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan BIPA yang lebih relevan, menarik, dan efektif, serta mendukung internasionalisasi budaya Jambi.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.56910/gemilang.v3i1.314One moment please one moment please wait request verified doi 10 56910 gemilang v3i1 314
  2. Cognitive Load During Problem Solving: Effects on Learning - Sweller - 1988 - Cognitive Science - Wiley... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1207/s15516709cog1202_4Cognitive Load During Problem Solving Effects on Learning Sweller 1988 Cognitive Science Wiley onlinelibrary wiley doi 10 1207 s15516709cog1202 4
Read online
File size325.16 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test