UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaFRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan kesantunan berbahasa dalam masyarakat Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pragmatik dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui teknik simak libat cakap, rekam, dan catat terhadap tuturan masyarakat dalam berbagai konteks komunikasi sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa masyarakat Siulak Mukai direalisasikan melalui berbagai ungkapan yang mencerminkan maksim kesantunan menurut teori Leech yang terdiri dari enam submaksim meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, maksim simpati) dan penanda kesantunan menurut Rahardi (tolong, mohon, silakan, mari, ayo, biar, coba, harap, hendaknya, hendaklah, -lah, sudi kiranya, sudilah kiranya, sudi apalah kiranya). Kesantunan berbahasa ditunjukkan dalam bentuk penggunaan bahasa yang sopan dan santun, serta disesuaikan dengan konteks sosial dan hubungan antarpelaku tutur. Penelitian ini menegaskan pentingnya kesantunan dalam komunikasi masyarakat untuk menjaga keharmonisan dan efektivitas interaksi sosial, serta untuk menghindari terjadinya konflik antar sesama masyarakat sehingga komunikasi terjalin dengan baik dan lancar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa masyarakat Siulak Mukai Kabupaten Kerinci memiliki kesadaran yang tinggi terhadap kesantunan berbahasa.Bentuk-bentuk kesantunan tersebut tercermin dalam penggunaan berbagai ungkapan dan penerapan enam maksim kesantunan Leech serta penanda kesantunan Rahardi dalam interaksi sehari-hari.Kesantunan ini tidak hanya berfungsi untuk menjaga komunikasi agar terhindar dari konflik, tetapi juga merupakan bagian penting dari budaya yang perlu dilestarikan.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana kesantunan berbahasa Siulak Mukai memengaruhi dinamika kekuasaan dalam interaksi sosial, misalnya dalam konteks pengambilan keputusan di tingkat desa atau keluarga. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada perbandingan kesantunan berbahasa antara generasi tua dan muda di Siulak Mukai untuk mengidentifikasi perubahan nilai dan norma yang terjadi seiring waktu. Terakhir, studi tentang bagaimana kesantunan berbahasa Siulak Mukai dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan bahasa dan sastra di tingkat lokal dapat memberikan kontribusi praktis dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan budaya daerah.
- Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Debat Publik Calon Bupati Kabupaten Kerinci Tahun 2018 | Pena : Jurnal... doi.org/10.22437/pena.v7i2.5740Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Debat Publik Calon Bupati Kabupaten Kerinci Tahun 2018 Pena Jurnal doi 10 22437 pena v7i2 5740
- Implikatur dan Eksplikatur dalam Video Tayangan Narasi TV - Muda Bersuara: Kajian Pragmatik | REFEREN.... journal.uhamka.ac.id/index.php/referen/article/view/9150Implikatur dan Eksplikatur dalam Video Tayangan Narasi TV Muda Bersuara Kajian Pragmatik REFEREN journal uhamka ac index php referen article view 9150
| File size | 288.38 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Hasil analisis inferensial terhadap hasil belajar siswa menggunakan uji-t sampel independen pada taraf signifikansi 0,05 menunjukkan nilai t hitung 8,799Hasil analisis inferensial terhadap hasil belajar siswa menggunakan uji-t sampel independen pada taraf signifikansi 0,05 menunjukkan nilai t hitung 8,799
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian pertama, kemampuan menulis sistematika artikel ilmiah. Sebanyak 17 kelompok atau 85% dikategorikan baik atau dapat menulis sistematikaHasil penelitian pertama, kemampuan menulis sistematika artikel ilmiah. Sebanyak 17 kelompok atau 85% dikategorikan baik atau dapat menulis sistematika
STAIMASWONOGIRISTAIMASWONOGIRI Metode pelatihan dilakukan secara partisipatif dalam tiga sesi utama: pemaparan materi, diskusi kelompok, dan simulasi role play. Hasil pelatihan menunjukkanMetode pelatihan dilakukan secara partisipatif dalam tiga sesi utama: pemaparan materi, diskusi kelompok, dan simulasi role play. Hasil pelatihan menunjukkan
PRISMASEJAHTERAPRISMASEJAHTERA Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam upaya penerapan hasil penelitian dan teknologi tepat guna bagi masyarakat. MetodeKegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dalam upaya penerapan hasil penelitian dan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Metode
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan referensi berkualitas, yang berdampak positif pada kualitasHasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan memanfaatkan referensi berkualitas, yang berdampak positif pada kualitas
ITSPKUITSPKU Salah satu cara untuk mengajarkan siswa bagaimana menjaga kesehatan mental adalah melalui teknik role play. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisSalah satu cara untuk mengajarkan siswa bagaimana menjaga kesehatan mental adalah melalui teknik role play. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS (4) Hasil kurikulum mata kuliah Pendidikan Agama Katolik relevan dalam mengembangkan karakter mahasiswa PGSD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum(4) Hasil kurikulum mata kuliah Pendidikan Agama Katolik relevan dalam mengembangkan karakter mahasiswa PGSD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum
SPPSPP Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Posyandu Cemara Serengan pada bulan September 2022. Ada tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan diantaranya koordinasi,Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Posyandu Cemara Serengan pada bulan September 2022. Ada tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan diantaranya koordinasi,
Useful /
ITSPKUITSPKU PTPN IV Regional I PKS Rambutan telah berhasil mengurangi risiko kecelakaan kerja dan mencapai status Zero Accident selama dua tahun terakhir melalui penerapanPTPN IV Regional I PKS Rambutan telah berhasil mengurangi risiko kecelakaan kerja dan mencapai status Zero Accident selama dua tahun terakhir melalui penerapan
ITSPKUITSPKU Kejang demam merupakan gangguan neurologis yang paling umum terjadi pada anak-anak, biasanya mulai dari usia 6 bulan hingga 5 tahun dengan puncak kejadianKejang demam merupakan gangguan neurologis yang paling umum terjadi pada anak-anak, biasanya mulai dari usia 6 bulan hingga 5 tahun dengan puncak kejadian
UNIBAUNIBA Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden (40Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden (40
UNIBAUNIBA Berdasarkan penelitian di Puskesmas Botania Kota Batam tahun 2023, ditemukan bahwa sebagian besar responden (66. 7%) memberikan ASI eksklusif kepada bayiBerdasarkan penelitian di Puskesmas Botania Kota Batam tahun 2023, ditemukan bahwa sebagian besar responden (66. 7%) memberikan ASI eksklusif kepada bayi