JITERAJITERA

Journal of Language SectorJournal of Language Sector

Tinjauan pustaka sistematis ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis penelitian terbaru yang diterbitkan pada tahun 2025 tentang penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan bahasa Inggris, dengan fokus pada peran, aplikasi, dan hasilnya dalam meningkatkan pembelajaran bahasa. Dipandu oleh kerangka kerja PRISMA 2020, tinjauan ini mengkaji sembilan studi yang telah ditinjau oleh rekan sejawat dari basis data ERIC dan jurnal terkemuka, yang mencakup berbagai perangkat AI seperti chatbot, MOOC, tur virtual, aplikasi pembelajaran seluler, platform gamifikasi, dan asisten menulis. Temuan menunjukkan bahwa AI mendukung pembelajaran yang dipersonalisasi, meningkatkan keterlibatan, otonomi, dan keterampilan bahasa pelajar (berbicara, menulis, kosakata, tata bahasa, dan komunikasi), dan memberikan bantuan yang berharga dalam berbagai konteks pendidikan, termasuk lingkungan pedesaan dan kebutuhan khusus. Terlepas dari manfaat ini, tantangan seperti infrastruktur yang terbatas, kesenjangan literasi digital, dan ketergantungan pada teknologi tetap menjadi hambatan yang signifikan. Tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa integrasi AI yang efektif memerlukan kolaborasi antara pendidik, pembuat kebijakan, dan pengembang, serta pelatihan guru yang berkelanjutan, untuk memastikan bahwa AI melengkapi pedagogi tradisional dan berkontribusi pada kemajuan pendidikan bahasa Inggris.

Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan bahasa Inggris di Indonesia telah meningkatkan keterlibatan siswa, pembelajaran mandiri, serta memberikan dukungan khusus bagi siswa berkebutuhan khusus dan daerah terpencil, namun masih dihadapkan pada tantangan infrastruktur, literasi digital yang rendah, dan risiko ketergantungan berlebih pada teknologi.Oleh karena itu, keberhasilan penerapan AI memerlukan kolaborasi antara pendidik, pembuat kebijakan, dan pengembang teknologi, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru dan pengembangan platform AI yang menyesuaikan dengan konteks budaya lokal.AI sebaiknya dipandang sebagai pelengkap pedagogi tradisional yang dapat memperkaya kualitas pendidikan bahasa Inggris secara interaktif, personalisasi, dan inklusif.

Penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas platform pembelajaran bahasa Inggris berbasis AI yang dioptimalkan untuk jaringan berkecepatan rendah di daerah pedesaan, dengan mengukur dampaknya terhadap pencapaian belajar siswa serta keberlanjutan penggunaan teknologi. Selanjutnya, perlu dikaji model pengembangan profesional bagi guru dalam mengintegrasikan AI, fokus pada peningkatan literasi digital dan strategi pedagogik yang memaksimalkan manfaat alat AI, untuk menilai perubahan praktik mengajar dan persepsi guru. Terakhir, studi dapat mengeksplorasi peran AI dalam mendukung pembelajaran siswa berkebutuhan khusus, dengan merancang antarmuka AI yang sensitif budaya dan inklusif, serta mengevaluasi sejauh mana solusi tersebut meningkatkan akses, motivasi, dan hasil belajar bahasa Inggris bagi kelompok marginal.

  1. Students need analysis in developing mobile English application for English as a foreign language young... doi.org/10.11591/edulearn.v19i2.21159Students need analysis in developing mobile English application for English as a foreign language young doi 10 11591 edulearn v19i2 21159
  1. #pembelajaran bahasa#pembelajaran bahasa
  2. #belajar bahasa inggris#belajar bahasa inggris
Read online
File size345.11 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-289
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test