STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL
Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah KependidikanPerkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan tinggi, termasuk dalam pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Salah satu teknologi baru yang semakin banyak dimanfaatkan dalam konteks akademik adalah Kecerdasan Buatan (AI) sebagai alat pendukung pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk meng serta implikasinya terhadap pengembangan literasi akademik. Penelitian ini didorong oleh tantangan yang berkelanjutan dalam pendidikan tinggi, khususnya terkait dengan keterampilan menulis akademik mahasiswa, pengembangan gagasan, akurasi bahasa, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, melibatkan dosen dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Bahasa dan Sastra Indonesia sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka, wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi tugas akademik mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa baik dosen maupun mahasiswa umumnya memiliki persepsi positif terhadap AI sebagai alat bantu pembelajaran. AI dipersepsikan membantu mahasiswa dalam memahami struktur teks akademik, meningkatkan penggunaan bahasa, serta meningkatkan kepercayaan diri dan otonomi belajar. Dari perspektif dosen, AI dianggap sebagai inovasi pedagogis yang menjanjikan, namun memerlukan bimbingan dan pengawasan etis untuk memastikan penggunaan yang bertanggung jawab. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi AI dalam pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia menawarkan potensi signifikan untuk meningkatkan literasi akademik, asalkan diimplementasikan secara terencana, etis, dan bertanggung jawab.
Penelitian ini menunjukkan bahwa dosen dan mahasiswa umumnya memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, memandang AI sebagai teknologi pendukung yang membantu literasi akademik, meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, dan memperkuat pendampingan akademik dosen.Meskipun AI berpotensi meningkatkan keterlibatan dan kemandirian belajar, terdapat kekhawatiran terkait potensi ketergantungan mahasiswa dan rendahnya kesadaran etika akademik yang memerlukan perhatian.Oleh karena itu, integrasi AI yang terencana, etis, dan bertanggung jawab, didukung oleh penguatan literasi digital dan pemikiran kritis, sangat disarankan untuk mengoptimalkan kualitas pembelajaran BSI di perguruan tinggi.
Mengingat temuan mengenai persepsi positif dan tantangan etika dalam pemanfaatan AI, penelitian lanjutan perlu bergeser dari sekadar persepsi ke dampak empiris dan pengembangan solusi konkret. Salah satu arah yang menarik adalah mengkaji secara mendalam efektivitas berbagai jenis alat bantu AI yang lebih spesifik, seperti aplikasi pemeriksa tata bahasa canggih atau platform penulisan berbasis AI, terhadap peningkatan keterampilan menulis akademik mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia. Studi ini dapat mengukur bagaimana penggunaan AI memengaruhi aspek-aspek krusial seperti koherensi teks, akurasi kebahasaan, dan orisinalitas gagasan mahasiswa dalam jangka waktu tertentu, bukan hanya dari sudut pandang pengalaman pengguna. Selain itu, penting untuk mengembangkan dan mengevaluasi model pelatihan literasi digital serta pedoman etika akademik yang paling efektif bagi dosen dan mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya cakap dalam menggunakan AI, tetapi juga mampu berpikir kritis, bertanggung jawab, dan menghindari ketergantungan berlebihan terhadap teknologi. Penelitian semacam ini dapat melibatkan desain intervensi dan studi kasus untuk melihat dampak nyata program pelatihan terhadap perilaku akademik. Terakhir, dengan mempertimbangkan potensi AI di luar penulisan formal, akan sangat bermanfaat untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi ini dapat dioptimalkan untuk aspek-aspek yang lebih spesifik dalam pembelajaran Sastra Indonesia, seperti analisis mendalam terhadap struktur naratif, tema, dan gaya bahasa dalam karya sastra, atau bahkan sebagai stimulan kreativitas dalam penulisan fiksi dan puisi. Ini akan membantu memperluas pemanfaatan AI agar tidak terbatas pada bantuan teknis semata, melainkan juga mendukung pengembangan apresiasi dan kreasi sastra yang inovatif.
| File size | 353.73 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA This research employs a descriptive qualitative discourse analysis approach to examine how Yovell utilizes contextual elements and linguistic registerThis research employs a descriptive qualitative discourse analysis approach to examine how Yovell utilizes contextual elements and linguistic register
UM SURABAYAUM SURABAYA Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. TeknikJenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik
UCUC Hasilnya menunjukkan bahwa Dr. Amira efektif memanfaatkan kredibilitas profesional (ethos), pendekatan emosional (pathos), dan informasi berbasis buktiHasilnya menunjukkan bahwa Dr. Amira efektif memanfaatkan kredibilitas profesional (ethos), pendekatan emosional (pathos), dan informasi berbasis bukti
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Makna-makna tafsir diolah menjadi cerita ringan yang menyampaikan nilai-nilai inti seperti keimanan dan ketaatan. Hubungan intertekstual hadir secara eksplisitMakna-makna tafsir diolah menjadi cerita ringan yang menyampaikan nilai-nilai inti seperti keimanan dan ketaatan. Hubungan intertekstual hadir secara eksplisit
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian ini melambangkan akulturasi budaya antara ajaran Islam dan tradisi Jawa, yang meliputi penyebaran Islam secaraHasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian ini melambangkan akulturasi budaya antara ajaran Islam dan tradisi Jawa, yang meliputi penyebaran Islam secara
UMCUMC Sementara itu, jurnal dan skripsi tentang komunikasi dan retorika berfungsi sebagai sumber data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah Bapak SuryaSementara itu, jurnal dan skripsi tentang komunikasi dan retorika berfungsi sebagai sumber data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah Bapak Surya
UMSBUMSB Hasil analisis menunjukkan bahwa bait-bait puisi hijā ditemukan dalam Qasīdah Lāmiyah, dengan rincian yang menunjukkan 2 jenis al-hijā al-akhlāqīHasil analisis menunjukkan bahwa bait-bait puisi hijā ditemukan dalam Qasīdah Lāmiyah, dengan rincian yang menunjukkan 2 jenis al-hijā al-akhlāqī
UINMADURAUINMADURA Di tengah kegalauan khalayak terhadap simpang siurnya informasi, di sisi lain sosok dai atau “opinion leader virtual kerap memberikan pandangan terhadapDi tengah kegalauan khalayak terhadap simpang siurnya informasi, di sisi lain sosok dai atau “opinion leader virtual kerap memberikan pandangan terhadap
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hal itu dapat dibuktikan dengan hasil catatan yang diberikan oleh pengamat 1 dan 2, yaitu Waka Kurikulum dan Guru Bahasa Indonesia kelas XII. BerdasarkanHal itu dapat dibuktikan dengan hasil catatan yang diberikan oleh pengamat 1 dan 2, yaitu Waka Kurikulum dan Guru Bahasa Indonesia kelas XII. Berdasarkan
UM SURABAYAUM SURABAYA Wujud ketidaksantunan berbahasa dalam acara Rumpi No Secret yang mendominasi maksim kedermawanan, sebab kurang mampu menjaga kesantunan berbahasa dalamWujud ketidaksantunan berbahasa dalam acara Rumpi No Secret yang mendominasi maksim kedermawanan, sebab kurang mampu menjaga kesantunan berbahasa dalam
UM SURABAYAUM SURABAYA Simbol visual tanpa mulut merepresentasikan ketidakmampuan wanita untuk menyuarakan ketidakadilan akibat dominasi patriarki di ruang kerja. Kesimpulannya,Simbol visual tanpa mulut merepresentasikan ketidakmampuan wanita untuk menyuarakan ketidakadilan akibat dominasi patriarki di ruang kerja. Kesimpulannya,
UM SURABAYAUM SURABAYA Banyak dari mereka menirukan bahasa kasar dari konten aplikasi Tiktok. Fokus penelitian ini adalah, mengetahui jenis-jenis bahasa kasar apa saja yang merekaBanyak dari mereka menirukan bahasa kasar dari konten aplikasi Tiktok. Fokus penelitian ini adalah, mengetahui jenis-jenis bahasa kasar apa saja yang mereka