UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Aguk Irawan adalah salah satu sastrawan yang menggunakan sastra novel sebagai media dakwahnya. Penanaman pesan-pesan moral-spiritual penulis kepada pembaca melalui tokoh yang dihidupkan di dalamnya. Peneliti tertarik dengan salah satu karya beliau untuk diteliti yang kemudian terangkum dengan judul, Maqamat Tokoh Midah dalam Novel Mekkah: Memoar Luka Seorang TKW Karya Aguk Irawan. Novel yang terinspirasi dari kisah nyata ini menggambarkan tentang pengembaraan jiwa seorang perempuan dalam menemukan Tuhannya. Penelitian ini menggunakan metode library research atau penelitian kepustakaan. Adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yaitu novel Mekkah: Memoar Luka Seorang TKW, sedangkan sumber data sekundernya adalah beberapa karya Aguk Irawan yang lain dan juga sumber referensi yang terkait dengan penelitian. Berdasarkan hasil analisa yang telah peneliti lakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa novel Mekkah: Memoar Luka Seorang TKW merupakan novel yang mengandung ajaran tasawuf. Aguk Irawan menyampaikan ajaran tasawufnya melalui tokoh Midah Hamidah yang terangkum dalam laku kehidupannya sehari-hari. Peneliti menemukan beberapa maqamat yang tergambar dari tokoh Midah Hamidah, diantaranya adalah: taubat, zuhud, sabar, syukur, dan ridha. Novel karya Aguk Irawan ini sangat berguna untuk digunakan sebagai media dakwah di kalangan remaja maupun masyarakat pada umumnya.

Memoar Luka Seorang TKW karya Aguk Irawan mengandung ajaran tasawuf yang tergambar melalui maqamat tokoh Midah Hamidah, yaitu taubat, zuhud, sabar, syukur, dan ridha.Laku tasawuf Midah mirip dengan jalan hidup seorang sufi perempuan Rabiah al-Adawiyah.Midah hidup dalam kezuhudan dan kedekatannya dengan Allah terbentuk sejak kecil melalui pengaruh keluarga agamis.Meskipun menjadi TKW di Mekkah, ia tetap menjaga ibadah dan memperkuat cinta kepada Allah.

Penelitian lanjutan dapat menggali maqamat dalam karya sastra lain yang belum pernah diteliti secara mendalam. Misalnya, menganalisis novel kontemporer Indonesia untuk menemukan relevansi ajaran tasawuf dalam konteks modern. Selain itu, membandingkan pendekatan hermeneutika Gadamer dengan teori interpretasi lainnya untuk melihat perbedaan perspektif dalam memahami pesan moral-spiritual dalam sastra. Terakhir, studi tentang dampak tema spiritualitas dalam novel terhadap pengembangan akhlak pembaca, terutama di kalangan remaja, bisa menjadi arah penelitian yang bermanfaat bagi pendidikan moral.

Read online
File size699.21 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test