YPIDATHUYPIDATHU
Sharia Oikonomia Law JournalSharia Oikonomia Law JournalPenelitian ini menyelidiki dampak produk pembiayaan Islami, khususnya Musharakah dan Murabahah, terhadap pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) di Hargeisa, Somaliland. Dengan meningkatnya permintaan pembiayaan yang sesuai dengan Syariah, penelitian ini menekankan bagaimana produk-produk ini berkontribusi terhadap stabilitas keuangan, efisiensi operasional, dan hubungan bisnis UKM. Survei terhadap 100 UKM mengungkapkan bahwa 90% menyatakan minat dalam produk keuangan Islami, tetapi 90% tidak puas dengan penawaran saat ini, mengutip kurangnya produk yang disesuaikan dan biaya tinggi, terutama dengan Murabahah. Penelitian ini lebih lanjut menyelidiki peran Musharakah dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang melalui pembagian risiko dan dukungan strategis, tetapi juga mengidentifikasi tantangan seperti kompleksitas dan ketersediaan terbatas. Murabahah, dengan struktur biaya tetapnya, ditemukan lebih populer, menawarkan akses langsung ke modal tetapi juga menciptakan ketegangan keuangan karena tingkat mark-up yang tinggi. Temuan ini menyarankan kebutuhan akan lebih banyak opsi pembiayaan Islami yang beragam, fleksibel, dan efektif biaya, serta kesadaran dan pemahaman yang lebih besar tentang produk-produk ini. Penelitian ini menyimpulkan dengan merekomendasikan perluasan penawaran pembiayaan Islami dan penelitian lebih lanjut tentang efek jangka panjang model pembiayaan ini terhadap keberlanjutan UKM di pasar berkembang.
Analisis data survei yang dilakukan di antara UKM di Hargeisa mengungkapkan wawasan kunci tentang adopsi, kepuasan, dan dampak produk keuangan Islami, khususnya Musharakah dan Murabahah.Sebanyak 90% responden menyatakan minat dalam memanfaatkan produk keuangan Islami, didorong oleh pertimbangan etis seperti larangan bunga dan penekanan pada pembagian risiko dan pembagian keuntungan.Namun, meskipun minat tinggi, 90% responden tidak puas dengan produk keuangan Islami yang ada, terutama karena kurangnya keragaman produk, kesadaran terbatas, dan biaya tinggi yang terkait dengan pembiayaan Murabahah.Murabahah ditemukan sebagai produk yang paling umum digunakan, dengan 77,8% UKM lebih memilihnya daripada Musharakah.Sederhana dan dapat diprediksi, Murabahah menjadi pilihan menarik bagi UKM yang membutuhkan modal langsung untuk perdagangan atau pengadaan.Namun, margin keuntungan yang tinggi dan kurangnya fleksibilitas dalam perjanjian Murabahah telah menimbulkan kekhawatiran tentang kelangsungan dan beban keuangan jangka panjang bagi UKM.Di sisi lain, pembiayaan Musharakah, dengan sifat pembagian risikonya, menawarkan UKM model pembiayaan yang lebih adil yang dapat mempromosikan stabilitas bisnis dan pertumbuhan jangka panjang.Namun, kompleksitas perjanjian Musharakah dan tantangan dalam menemukan mitra yang andal telah membatasi adopsi luas di antara UKM di Hargeisa.Kesimpulannya, pembiayaan Islami memainkan peran penting dalam pertumbuhan UKM di Hargeisa, dengan baik Musharakah maupun Murabahah menawarkan solusi berharga.Namun, ketidakpuasan dengan produk saat ini dan dominasi Murabahah atas Musharakah menyoroti kebutuhan lembaga keuangan untuk mendiversifikasi penawaran mereka dan membuat pembiayaan Islami lebih mudah diakses dan disesuaikan dengan kebutuhan khusus UKM.Untuk meningkatkan potensi pertumbuhan UKM, lembaga keuangan harus fokus pada perbaikan keragaman produk, pengurangan biaya, dan peningkatan kesadaran tentang prinsip-prinsip pembiayaan Islami.Musharakah, dengan model kolaboratif dan pembagian risikonya, menawarkan manfaat jangka panjang bagi UKM tetapi membutuhkan infrastruktur yang lebih mendukung dan pendidikan untuk mengatasi kompleksitasnya dan mendorong adopsi yang lebih luas.Meluasnya ketersediaan produk keuangan Islami dan peningkatan pemahaman tentang model ini dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih berkelanjutan dan inklusif, memastikan bahwa UKM memiliki alat keuangan yang diperlukan untuk tumbuh dan berhasil.
Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut dampak jangka panjang model pembiayaan Islami, seperti Musharakah dan Murabahah, terhadap keberlanjutan UKM di pasar berkembang. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana produk-produk ini mempengaruhi stabilitas keuangan, efisiensi operasional, dan hubungan bisnis UKM dalam jangka panjang, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul.. . 2. Menganalisis peran pemerintah dan organisasi internasional dalam mendukung UKM melalui kebijakan yang ditargetkan, pengembangan infrastruktur, dan program pelatihan bisnis. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana intervensi ini dapat meningkatkan akses UKM ke pembiayaan Islami, mendorong pertumbuhan, dan meningkatkan inklusi keuangan di Somaliland.. . 3. Meneliti tantangan dan peluang yang dihadapi UKM di Somaliland dalam mengadopsi pembiayaan Islami. Penelitian ini dapat menyelidiki kesadaran dan pemahaman UKM tentang produk keuangan Islami, serta mengidentifikasi hambatan dan solusi potensial untuk meningkatkan adopsi dan manfaat pembiayaan Islami bagi UKM. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang cara-cara untuk meningkatkan inklusi keuangan dan pertumbuhan UKM di Somaliland.
- IJAMR. ijamr journal advanced research issn ijarm peer reviewed referred indexed open access impact factor... doi.org/10.22192/ijamrIJAMR ijamr journal advanced research issn ijarm peer reviewed referred indexed open access impact factor doi 10 22192 ijamr
- Adam Akademi Sosyal Bilimler Dergisi » Makale » Sukuk İhraçlarına Yeni Bir Dayanak... doi.org/10.31679/adamakademi.769474Adam Akademi Sosyal Bilimler Dergisi A Makale A Sukuk hraylarna Yeni Bir Dayanak doi 10 31679 adamakademi 769474
- Islamic Financial Products and their Contribution to the Growth of SMEs in Hargeisa, Somaliland | Sharia... journal.ypidathu.or.id/index.php/solj/article/view/1697Islamic Financial Products and their Contribution to the Growth of SMEs in Hargeisa Somaliland Sharia journal ypidathu index php solj article view 1697
- Islamic Finance Practices in Micro, Small, and Medium Enterprises in Indonesia: A Systematic Literature... doi.org/10.20885/millah.vol22.iss2.art6Islamic Finance Practices in Micro Small and Medium Enterprises in Indonesia A Systematic Literature doi 10 20885 millah vol22 iss2 art6
| File size | 326.65 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Maka dengan digunakananya asas lex superior derogat lex inferior dalam pemberian dan penyimpanan asli lembar kedua APHT berpedoman pada UUHT, sehinggaMaka dengan digunakananya asas lex superior derogat lex inferior dalam pemberian dan penyimpanan asli lembar kedua APHT berpedoman pada UUHT, sehingga
STIE TDNSTIE TDN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) untuk menafsirkan informasi dalam dokumen resmi perusahaan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) untuk menafsirkan informasi dalam dokumen resmi perusahaan.
STIE TDNSTIE TDN Sampel penelitian terdiri dari 100 wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Makassar Selatan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Sampel penelitian terdiri dari 100 wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Makassar Selatan, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
STIE TDNSTIE TDN Data dikumpulkan melalui Google Scholar untuk memperoleh berbagai jurnal dan literatur ilmiah yang relevan dalam membangun dasar konseptual mengenai fungsiData dikumpulkan melalui Google Scholar untuk memperoleh berbagai jurnal dan literatur ilmiah yang relevan dalam membangun dasar konseptual mengenai fungsi
GEUTHEEINSTITUTEGEUTHEEINSTITUTE Hasilnya, terdapat tujuh nasabah ASN dengan pembiayaan macet akibat diberhentikan secara hormat, tidak hormat, atau meninggal dunia. Penyelesaian dilakukanHasilnya, terdapat tujuh nasabah ASN dengan pembiayaan macet akibat diberhentikan secara hormat, tidak hormat, atau meninggal dunia. Penyelesaian dilakukan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Reformasi perpajakan yang diterapkan di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi administrasi perpajakan, yang pada gilirannyaReformasi perpajakan yang diterapkan di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi administrasi perpajakan, yang pada gilirannya
UNCMUNCM Secara keseluruhan siswa telah mampu menyusun soal dengan kualitas pertanyaan pemahaman pada siklus I. Kemudian pada siklus II, kualitas dan model pertanyaanSecara keseluruhan siswa telah mampu menyusun soal dengan kualitas pertanyaan pemahaman pada siklus I. Kemudian pada siklus II, kualitas dan model pertanyaan
UINMADURAUINMADURA Berdasarkan hasil penelitian seperti yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel persepsi harga (X1) berpengaruhBerdasarkan hasil penelitian seperti yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel persepsi harga (X1) berpengaruh
Useful /
JURNALBIKESJURNALBIKES Reaksi tipe 2 lebih sering terjadi dan didominasi oleh imunitas humoral, dengan faktor risiko utama seperti indeks bakteri tinggi, lesi kulit multipel,Reaksi tipe 2 lebih sering terjadi dan didominasi oleh imunitas humoral, dengan faktor risiko utama seperti indeks bakteri tinggi, lesi kulit multipel,
UNCMUNCM Metode yang dipakai dalam penelitian adalah metode deskriptif analitis melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari hasil observasi di kelas selamaMetode yang dipakai dalam penelitian adalah metode deskriptif analitis melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari hasil observasi di kelas selama
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT OJK harus mengevaluasi perkembangan fintech di Indonesia, terutama pinjaman online, selain kebutuhan sosialisasi dan pembentukan badan pengawas sehinggaOJK harus mengevaluasi perkembangan fintech di Indonesia, terutama pinjaman online, selain kebutuhan sosialisasi dan pembentukan badan pengawas sehingga
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Hal ini berimplikasi pada perlunya kebijakan pesebaran dari pusat pertumbuhan ekonomi pada kota-kota di luar Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Selain itu,Hal ini berimplikasi pada perlunya kebijakan pesebaran dari pusat pertumbuhan ekonomi pada kota-kota di luar Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Selain itu,