POLTEKHARBERPOLTEKHARBER

PARAVISUAL : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan MultimediaPARAVISUAL : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Multimedia

Bercerita atau storytelling merupakan salah satu strategi dalam menyampaikan ide, cerita, atau hal apapun yang akan dituangkan dalam bentuk lisan diikuti beberapa gerakan tubuh. Namun, membutuhkan upaya yang sangat besar untuk dapat menyampaikan kisah ataupun bertukar cerita (storytelling) di kalangan siswa SMA di Indonesia karena masih merasa tidak percaya diri dan malu ditertawakan oleh teman-teman di kelasnya. Dalam kajian kali, ini siswa akan menggunakan media virtual/daring dalam becerita, dan peneliti akan menganalisis tingkat kepercayaan diri siswa selama bercerita melalui media daring atau virtual storytelling. Dengan melibatkan 22 orang siswa yang tergabung sebagai anggota eskul English Club, studi kali ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis data menggunakan anova satu arah (One Way Anova) dan uji regresi untuk mengetahui pengaruh kedua variable yaitu virtual storytelling dan kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil olah data, diketahui bahwa terdapat pengaruh tehadap kepercayaan diri siswa setelah bercerita secara virtual dengan nilai P-value adalah1.12 lebih besar dari nilai sig 0.05 atau 1.12>0.05. Hasil uji regresi diperoleh dengan nilai FSig 0.11 lebih besar dari nilai signifikansi 0.05 atau 0.11>0.05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh bercerita secara virtual terhadap tingkat kepercayaan diri siswa masih belum signifikan. Faktor psikologis adalah hal yang sangat dominan mempengaruhi.

Strategi virtual storytelling memberikan pengaruh terhadap kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan ide dan gagasan menggunakan Bahasa Inggris, namun pengaruh tersebut belum signifikan.Faktor psikologis, seperti rasa takut dan malu, menjadi penyebab utama rendahnya kepercayaan diri siswa.Oleh karena itu, diperlukan kajian mendalam lebih lanjut mengenai penerapan virtual storytelling dalam konteks yang berbeda.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana pemberian umpan balik sejawat dan kolaborasi dalam sesi storytelling virtual memengaruhi peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berbicara bahasa Inggris, dengan menguji variasi kelompok kerja dan intensitas interaksi. Selanjutnya, studi dapat menguji efektivitas intervensi pengurangan kecemasan, seperti teknik mindfulness atau elemen gamifikasi, bila digabungkan dengan aktivitas storytelling virtual, untuk melihat perubahan signifikan pada tingkat kepercayaan diri dan kecemasan berbicara. Selain itu, penelitian longitudinal yang memantau penerapan kurikulum storytelling virtual selama beberapa semester dapat memberikan wawasan tentang dampak jangka panjang terhadap kemampuan berbicara, motivasi belajar, dan faktor psikologis siswa, sehingga memberikan dasar empiris bagi implementasi program yang lebih holistik.

Read online
File size304.21 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test