MINHAJPUSTAKAMINHAJPUSTAKA
Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social SciencesMasterpiece: Journal of Islamic Studies and Social SciencesArtikel ini mengkaji peran dan kedudukan perempuan pekerja dari perspektif Islam, serta memberikan pemahaman tentang bagaimana agama memandang keterlibatan perempuan dalam dunia kerja. Kajian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai ajaran Islam yang relevan dengan persoalan perempuan pekerja di luar rumah, dengan mempertimbangkan hak, kewajiban, dan etika yang perlu dipatuhi perempuan dalam aktivitas profesionalnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memberikan kebebasan kepada perempuan untuk bekerja, sepanjang pekerjaan tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, seperti menjaga kehormatan, tidak melanggar norma agama, dan mengutamakan tanggung jawab keluarga. Oleh karena itu, peran perempuan pekerja dalam masyarakat Islam dapat diterima, sepanjang sesuai dengan batasan-batasan yang diajarkan dalam Islam dan tidak merugikan kesejahteraan dirinya maupun keluarganya. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk memperkaya wawasan tentang keterlibatan perempuan dalam dunia kerja dari perspektif Islam.
Studi ini mengkaji pandangan Islam terhadap wanita pekerja, menyoroti dukungan kuat agama ini terhadap peran mereka dalam dunia kerja, termasuk hak dan kewajiban.Meskipun demikian, diskriminasi gender dan konflik antara pekerjaan dengan tanggung jawab keluarga masih menjadi tantangan signifikan yang harus diatasi.Untuk masa depan, penting menciptakan kesetaraan gender sejati melalui dukungan keluarga, masyarakat, pemerintah, dan perusahaan agar wanita dapat berkontribusi maksimal.
Penelitian lanjutan dapat memperkaya pemahaman kita mengenai peran wanita pekerja dalam Islam dengan beberapa pendekatan baru. Pertama, mengingat adanya variasi pandangan ulama yang disebutkan, studi komparatif mendalam mengenai interpretasi fiqih kontemporer dari berbagai mazhab atau wilayah geografis spesifik terhadap pekerjaan wanita akan sangat bermanfaat. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi konsensus, perbedaan nuansa, serta implikasi praktisnya terhadap norma sosial dan kebijakan. Kedua, untuk mengatasi tantangan yang dihadapi wanita pekerja seperti konflik peran dan diskriminasi, diperlukan investigasi empiris tentang efektivitas kebijakan dukungan. Misalnya, bagaimana implementasi kebijakan fleksibilitas kerja, cuti parental, dan pembagian tanggung jawab domestik yang lebih adil antara suami dan istri secara nyata memengaruhi tingkat partisipasi wanita dalam angkatan kerja serta dampaknya terhadap kesejahteraan keluarga di komunitas Muslim. Pendekatan ini akan memberikan data konkret mengenai intervensi yang paling berhasil. Ketiga, agar perspektif dari para wanita pekerja itu sendiri lebih terwakili, studi kualitatif mendalam seperti fenomenologi atau naratif tentang pengalaman hidup dan strategi adaptasi wanita Muslim pekerja di Indonesia akan sangat relevan. Penelitian ini dapat mengungkap bagaimana mereka menavigasi antara nilai-nilai Islam, ekspektasi sosial, dan tuntutan profesional sehari-hari, memberikan wawasan berharga dari sudut pandang internal mereka. Dengan demikian, kita dapat merancang rekomendasi yang lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan riil.
- Wanita Pekerja dalam Pandangan Islam | Masterpiece: Journal of Islamic Studies and Social Sciences. wanita... journal.minhajpustaka.id/index.php/masterpiece/article/view/138Wanita Pekerja dalam Pandangan Islam Masterpiece Journal of Islamic Studies and Social Sciences wanita journal minhajpustaka index php masterpiece article view 138
- The Conflict of Dual Roles of Career Women When Working From Home during the Covid-19 Pandemic: Meta-analytic... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jppp/article/view/27666The Conflict of Dual Roles of Career Women When Working From Home during the Covid 19 Pandemic Meta analytic journal unj ac unj index php jppp article view 27666
- KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM | Andriyani | Jurnal Ilmiah Galuh Justisi.... jurnal.unigal.ac.id/galuhjustisi/article/view/10425KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM Andriyani Jurnal Ilmiah Galuh Justisi jurnal unigal ac galuhjustisi article view 10425
| File size | 263.08 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
DOKICTIDOKICTI Dalam perspektif Islam, penguasaan teknologi merupakan bagian dari perintah untuk menggunakan akal secara kritis (QS. 36), terbuka terhadap kebenaran dariDalam perspektif Islam, penguasaan teknologi merupakan bagian dari perintah untuk menggunakan akal secara kritis (QS. 36), terbuka terhadap kebenaran dari
STAI MIFDASTAI MIFDA Hal ini didasarkan pada mekanisme rembugan yang dilakukan melalui musyawarah keluarga ahli waris yang tersisa dengan menghasilkan keputusan dibagikan secaraHal ini didasarkan pada mekanisme rembugan yang dilakukan melalui musyawarah keluarga ahli waris yang tersisa dengan menghasilkan keputusan dibagikan secara
IAIN CURUPIAIN CURUP Transformasi yang berkelanjutan juga membawa implikasi yang signifikan untuk reformasi hukum nasional, terutama di domain waris, dengan menekankan kebutuhanTransformasi yang berkelanjutan juga membawa implikasi yang signifikan untuk reformasi hukum nasional, terutama di domain waris, dengan menekankan kebutuhan
ALMISHBAHALMISHBAH Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, dakwah Islam dapat berkembang secara dinamis, adaptif, dan relevan bagi semua kalangan, terutama generasi mudaDengan memanfaatkan teknologi secara bijak, dakwah Islam dapat berkembang secara dinamis, adaptif, dan relevan bagi semua kalangan, terutama generasi muda
STAINUSANTARASTAINUSANTARA Bukhari dan Muslim). Islam menekankan pentingnya belajar sepanjang hayat yang didasari niat tulus untuk meraih ridha Allah, mengamalkan ilmu, serta mengajarkannya,Bukhari dan Muslim). Islam menekankan pentingnya belajar sepanjang hayat yang didasari niat tulus untuk meraih ridha Allah, mengamalkan ilmu, serta mengajarkannya,
UIIDALWAUIIDALWA Tulisan ini bertujuan menjelaskan konsep keadilan dalam hukum waris dari sudut pandang Islam perspektif madzhab Imam Syafii. Ilmu yang pertama kali hilangTulisan ini bertujuan menjelaskan konsep keadilan dalam hukum waris dari sudut pandang Islam perspektif madzhab Imam Syafii. Ilmu yang pertama kali hilang
UINMADURAUINMADURA Berdasarkan hasil penelitian bahwa dai-dai virtual yang paling banyak memberikan literasi terhadap pesan terkait Covid 19 adalah Ustadz Dasat Latief, UstadzBerdasarkan hasil penelitian bahwa dai-dai virtual yang paling banyak memberikan literasi terhadap pesan terkait Covid 19 adalah Ustadz Dasat Latief, Ustadz
METROMETRO NILAI ISLAM DALAM UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP. Stusi Kasus Penangulangan Pencemaran Sungai Musi oleh Pertamina Refinery Unit III Plaju,NILAI ISLAM DALAM UPAYA PENANGGULANGAN PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP. Stusi Kasus Penangulangan Pencemaran Sungai Musi oleh Pertamina Refinery Unit III Plaju,
Useful /
UMKUMK Pengukuran energi efisien (EEM) dinilai penting namun performanya moderat dan kurang terlihat oleh pelanggan. Studi ini berkontribusi secara teoritis denganPengukuran energi efisien (EEM) dinilai penting namun performanya moderat dan kurang terlihat oleh pelanggan. Studi ini berkontribusi secara teoritis dengan
STAI MIFDASTAI MIFDA Metode penelitian kualitatif dengan studi pustaka menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat membuka konten baik yang memotivasi akhlak terpuji maupunMetode penelitian kualitatif dengan studi pustaka menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat membuka konten baik yang memotivasi akhlak terpuji maupun
METROMETRO Kabut asap di Jambi merupakan dampak hilir dari pengabaian prinsip al-maslahah dan tugas manusia sebagai khalifah dalam pengelolaan lingkungan, yang sebelumnyaKabut asap di Jambi merupakan dampak hilir dari pengabaian prinsip al-maslahah dan tugas manusia sebagai khalifah dalam pengelolaan lingkungan, yang sebelumnya
METROMETRO Salah satu tugas penting yang diamanahkan kepada manusia adalah tugasnya sebagai khalfatullah di muka bumi. Prinsip amanat yang dibebankan kepada manusiaSalah satu tugas penting yang diamanahkan kepada manusia adalah tugasnya sebagai khalfatullah di muka bumi. Prinsip amanat yang dibebankan kepada manusia