ALMISHBAHALMISHBAH

Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan KomunikasiAl-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi

Perkembangan teknologi di era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyampaian dakwah Islam. Teknologi modern, terutama media sosial, aplikasi pesan instan, dan konten digital, menawarkan peluang besar bagi para pendakwah untuk menyampaikan pesan agama secara lebih luas, cepat, dan interaktif. Dakwah digital tidak hanya memungkinkan penyebaran nilai-nilai Islam secara kreatif dan inovatif, tetapi juga berperan dalam membangun pemahaman yang moderat dan harmonis di tengah tantangan globalisasi. Selain menjadi sarana untuk memperluas jangkauan dakwah, teknologi juga menjadi alat penting dalam melawan ekstremisme dan misinformasi yang dapat merugikan umat. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, dakwah Islam dapat berkembang secara dinamis, adaptif, dan relevan bagi semua kalangan, terutama generasi muda yang akrab dengan teknologi digital. Artikel ini mengeksplorasi peran strategis teknologi dalam memperkuat dakwah Islam, serta peluang yang dapat dimaksimalkan untuk menciptakan kebermanfaatan untuk umat.

Perkembangan teknologi digital memainkan peranan yang signifikan dalam mendukung penguatan dakwah Islam melalui penyediaan berbagai sarana komunikasi yang responsif, luas, dan efisien.Pemanfaatan media sosial, aplikasi pesan instan, serta beragam konten digital seperti video, infografis, dan podcast memungkinkan penyampaian pesan-pesan dakwah secara lebih masif, terutama kepada generasi muda yang secara aktif terlibat dalam ekosistem digital.Teknologi juga menjadi medium strategis dalam mendiseminasikan nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif, sebagai prinsip Islam rahmatan lil alamin, sekaligus menjadi alat penting untuk melawan penyebaran informasi sesat dan ekstremisme.

Beberapa penelitian telah mengungkapkan tantangan dalam penggunaan teknologi digital untuk dakwah, seperti rendahnya literasi digital dan penyebaran informasi palsu. Dalam menanggapi ini, penelitian lanjutan bisa membahas bagaimana mendesain program pelatihan literasi digital khusus untuk ulama dan pendakwah, dengan pendekatan yang mendalam dan praktis, agar mereka bisa membuat dan menyebarkan konten dakwah yang lebih interaktif dan mendalam. Selain itu, penelitian dapat juga mempelajari bagaimana algoritma media sosial dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kredibilitas dan akurasi informasi dakwah digital, sehingga menghasilkan dampak positif yang lebih efektif. Dengan adanya program ini, dakwah Islam dapat lebih dinamis, adaptif, dan relevan bagi generasi muda yang sudah akrab dengan teknologi, serta dapat mengatasi masalah penyebaran informasi yang salah atau menyesatkan.Nah, misalnya, penelitian baru juga bisa mengkaji efek psikologi dari penggunaan media sosial dalam dakwah. Efek ini bisa diukur dari sudut pandang mentalitas dan perilaku generasi muda, yang mungkin banyak diserang oleh pemberitaan yang kurang akurat dan bisa menimbulkan kecemasan. Dengan adanya poin analisis ini, penelitian dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai dampak teknologi dalam berdakwah dan bagaimana mencegah potensi dampak negatif.

  1. Gaya Komunikasi Dakwah Era Digital: Kajian Literatur | Concept: Journal of Social Humanities and Education.... doi.org/10.55606/concept.v3i1.1081Gaya Komunikasi Dakwah Era Digital Kajian Literatur Concept Journal of Social Humanities and Education doi 10 55606 concept v3i1 1081
Read online
File size717.12 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test