AKRABJUARAAKRABJUARA
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialKeselamatan kerja merupakan aspek yang sangat krusial dalam industri pertambangan mengingat tingginya risiko kecelakaan yang dapat terjadi. PT. Coalindo Adhi Perkasa sebagai perusahaan pertambangan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman melalui berbagai upaya, salah satunya adalah pelaksanaan safety talk secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi yang diterapkan dalam pelaksanaan safety talk di PT. Coalindo Adhi Perkasa dan bagaimana strategi komunikasi tersebut diterapkan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen dan karyawan, observasi langsung selama sesi safety talk, serta studi dokumentasi terkait materi dan proses komunikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa strategi komunikasi safety talk pada PT. Coalindo Adhi Perkasa mengutamakan pendekatan interaktif yang mendorong partisipasi aktif karyawan, penggunaan bahasa yang mudah dipahami, serta pemanfaatan media visual dan contoh kasus nyata yang relevan dengan pekerjaan sehari-hari. Selain itu, dukungan penuh dari manajemen dan konsistensi pelaksanaan safety talk menjadi faktor penting dalam pelaksanaan strategi komunikasi tersebut. Strategi komunikasi yang adaptif dan inovatif juga ditemukan mampu menyesuaikan materi dengan kebutuhan dan kondisi lapangan, sehingga membantu membangun budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kerja.
Berdasarkan hasil penelitian, strategi komunikasi *safety talk* di PT.Coalindo Adhi Perkasa merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun budaya keselamatan yang kuat dan partisipatif melalui komunikasi dua arah, meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya fokus dan responsivitas karyawan yang menghambat tercapainya komunikasi dua arah sepenuhnya.Oleh karena itu, strategi *safety talk* perlu disesuaikan dengan karakteristik audiens melalui pendekatan yang lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami, seperti penggunaan studi kasus nyata, simulasi, atau media audiovisual, diiringi peningkatan keterlibatan karyawan dan pemberian insentif.Langkah-langkah ini diharapkan menjadikan *safety talk* sarana optimal untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, partisipatif, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi referensi untuk penelitian lanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara lebih mendalam faktor-faktor psikologis dan demografis yang memengaruhi fokus serta tingkat responsivitas karyawan selama sesi *safety talk*, untuk merancang pendekatan komunikasi yang lebih personal dan tepat sasaran. Misalnya, apakah terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat partisipasi berdasarkan usia, masa kerja, atau jenis pekerjaan, dan bagaimana cara memotivasi kelompok-kelompok yang kurang responsif secara efektif. Selain itu, perlu diteliti sejauh mana program mentorship dan sistem penghargaan yang telah diterapkan oleh perusahaan berhasil menciptakan perubahan perilaku keselamatan kerja yang berkelanjutan dan budaya keselamatan yang partisipatif dalam jangka panjang. Investigasi ini bisa mencakup analisis dampak terhadap insiden kecelakaan minor, kepatuhan prosedur, dan persepsi karyawan terhadap pentingnya keselamatan. Terakhir, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai metode interaktif yang disarankan, seperti penggunaan studi kasus nyata, simulasi virtual, atau media audiovisual, dibandingkan dengan metode penyampaian informasi tradisional dalam meningkatkan pemahaman, retensi, dan penerapan standar keselamatan oleh karyawan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi format *safety talk* paling optimal yang tidak hanya informatif tetapi juga sangat menarik dan mendorong keterlibatan aktif dari seluruh karyawan, memastikan bahwa pesan keselamatan tidak hanya diterima, tetapi juga diinternalisasi dan diwujudkan dalam tindakan sehari-hari di lingkungan kerja.
- Teknik Komuniksi Persuasif Pengurus KABASA Dalam Mengajak Anak Jalanan Untuk Belajar | Ikon --Jurnal... journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKON/article/view/2622Teknik Komuniksi Persuasif Pengurus KABASA Dalam Mengajak Anak Jalanan Untuk Belajar Ikon Jurnal journals upi yai ac index php IKON article view 2622
- Pentingnya Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas... ejournal.areai.or.id/index.php/PAJAMKEU/article/view/122Pentingnya Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja K3 Sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas ejournal areai index php PAJAMKEU article view 122
| File size | 325.66 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNBITAGOUNBITAGO Responden yang menjadi pendonor umumnya memiliki orientasi prososial yang kuat, ditandai dengan kepedulian terhadap sesama dan kesadaran akan dampak sosialResponden yang menjadi pendonor umumnya memiliki orientasi prososial yang kuat, ditandai dengan kepedulian terhadap sesama dan kesadaran akan dampak sosial
UNRAMUNRAM Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan pemahaman bauran pemasaran pada peserta didik PKBM Suara Hati,Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kapasitas kewirausahaan dan pemahaman bauran pemasaran pada peserta didik PKBM Suara Hati,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO In behavioral control, they demonstrated situational appropriateness, responsibility, and adherence to boarding school rules. For cognitive control, theyIn behavioral control, they demonstrated situational appropriateness, responsibility, and adherence to boarding school rules. For cognitive control, they
ISI DPSISI DPS Anak dengan rentang usia 13-16 tahun menunjukkan variasi yang tinggi antara yang sudah mampu dan yang belum mampu memvisualkan dengan baik sehingga faktorAnak dengan rentang usia 13-16 tahun menunjukkan variasi yang tinggi antara yang sudah mampu dan yang belum mampu memvisualkan dengan baik sehingga faktor
UNPADUNPAD Namun, tantangan ekonomi dan akses yang terbatas menjadi hambatan utama. oleh karenanya, dibutuhkan intervensi sosial dan kebijakan untuk meningkatkanNamun, tantangan ekonomi dan akses yang terbatas menjadi hambatan utama. oleh karenanya, dibutuhkan intervensi sosial dan kebijakan untuk meningkatkan
UMKUMK Individu yang bekerja sebagai petani juga mampu menyiapkan kebutuhan pendidikan hingga jenjang S1, sedangkan buruh tani hanya mampu menyediakan pendidikanIndividu yang bekerja sebagai petani juga mampu menyiapkan kebutuhan pendidikan hingga jenjang S1, sedangkan buruh tani hanya mampu menyediakan pendidikan
FISIP UNMULFISIP UNMUL Masyarakat Desa Bukit Raya mengetahui keberadaan warung kopi di Jalan Samarinda-Tenggarong yang pemilik dan pekerjanya berasal dari luar desa, bahkan dariMasyarakat Desa Bukit Raya mengetahui keberadaan warung kopi di Jalan Samarinda-Tenggarong yang pemilik dan pekerjanya berasal dari luar desa, bahkan dari
CERICCERIC Menstruasi yang menimbulkan nyeri merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami wanita dari berbagai tingkat usia. Manajemen untuk mengatasiMenstruasi yang menimbulkan nyeri merupakan salah satu masalah ginekologi yang paling umum dialami wanita dari berbagai tingkat usia. Manajemen untuk mengatasi
Useful /
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Artikel ini menjawab permasalahan tersebut dengan menggunakan teori formula kelisanan Parry-Lord. Dalam teori ini menjelaskan bahwa dalam praktik tidakArtikel ini menjawab permasalahan tersebut dengan menggunakan teori formula kelisanan Parry-Lord. Dalam teori ini menjelaskan bahwa dalam praktik tidak
UMKUMK Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, uji hipotesis regresi linierData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, uji hipotesis regresi linier
UMKUMK Model ini juga memberikan pengalaman praktis dalam menerapkan konsep-konsep sosiologis dan antropologis dalam situasi dunia nyata, serta membangun siswaModel ini juga memberikan pengalaman praktis dalam menerapkan konsep-konsep sosiologis dan antropologis dalam situasi dunia nyata, serta membangun siswa
NEWINERANEWINERA Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan retrospektif. Studi ini menghasilkan beberapa temuan, termasuk: Pertama; hubungan pertukaranMetode pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan retrospektif. Studi ini menghasilkan beberapa temuan, termasuk: Pertama; hubungan pertukaran