UIN MATARAMUIN MATARAM

SPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIASPIN JURNAL KIMIA & PENDIDIKAN KIMIA

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi antioksidan dan kandungan metabolit sekunder dari kulit ubi Cilembu (Ipomoea batatas var. cilembu) menggunakan metode ekstraksi maserasi dan refluks. Proses ekstraksi menggunakan etanol 70% sebagai pelarut, diikuti dengan analisis fitokimia, aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, serta karakterisasi menggunakan KLT dan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak maserasi dan refluks mengandung flavonoid, fenolik, terpenoid, dan saponin. Aktivitas antioksidan dinyatakan dalam nilai IC50, di mana ekstrak refluks memiliki IC50 sebesar 244,5 ppm, lebih rendah dibandingkan dengan maserasi dengan IC50 86,776 ppm, menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih kuat pada ekstrak maserasi. Analisis FTIR mengidentifikasi gugus fungsi yang konsisten pada senyawa bioaktif utama. Penelitian ini mengkonfirmasi potensi kulit ubi Cilembu sebagai sumber antioksidan alami yang efektif dengan efisiensi yang lebih tinggi melalui metode refluks dibandingkan maserasi.

Kulit ubi jalar Cilembu (Ipomoea batatas var.cilembu) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, dan terpenoid yang terkonfirmasi melalui pengujian fitokimia dengan metode refluks dan maserasi.Aktivitas antioksidan ekstrak kulit ubi jalar Cilembu menggunakan metode DPPH menunjukkan bahwa ekstrak maserasi memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi (IC50 86,776 ppm) dibandingkan ekstrak refluks (IC50 244,5 ppm).Penelitian ini juga mengungkap bahwa metode maserasi lebih efektif dalam mempertahankan senyawa bioaktif antioksidan dibandingkan metode refluks.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada identifikasi spesifik senyawa bioaktif penyumbang aktivitas antioksidan menggunakan teknik analisis lanjutan seperti GC-MS atau LC-MS. Selain itu, studi tentang pengaruh variasi konsentrasi pelarut pada efisiensi ekstraksi dan sifat antioksidan ekstrak dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian untuk mengevaluasi potensi ekstrak kulit ubi jalar Cilembu sebagai bahan pengawet alami dalam produk pangan juga menjadi arah penelitian yang layak dikaji.

  1. Uji Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kencana Ungu (Ruellia tuberosa L.) | Walisongo... doi.org/10.21580/wjc.v3i2.6119Uji Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kencana Ungu Ruellia tuberosa L Walisongo doi 10 21580 wjc v3i2 6119
Read online
File size731.92 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test