SMUJOSMUJO

Nusantara BioscienceNusantara Bioscience

Abstrak. Apridamayanti P, Fajriaty I, Etni Hatita E. 2018. Aktivitas antioksidan dan penilaian analgesik infusa kulit batang Lansium domesticum. Nusantara Bioscience 10: 71-75. Tanaman langsat (Lansium domesticum Correa) secara empiris digunakan sebagai obat demam dan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas infusa kulit batang langsat sebagai antioksidan dan analgesik. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (2,2 Diphenyl-1-picrilhydrazil), dengan infusa pada konsentrasi 1000, 2000, 3000, 4000 dan 5000 ppm. Absorbansi sampel diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Uji analgesik dilakukan pada mencit jantan Swiss dengan uji Writhing menggunakan asam asetat 0,6%, kontrol negatif diinduksi CMC-Na, kontrol positif diinduksi Parasetamol 65 mg/kg BB, dosis I (65 mg/kg BB), dosis II (130 mg/kg BB) dan dosis III (195 mg/kg BB). Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA di SPSS dan persentase perlindungan writhing pada setiap dosis dihitung. Hasil skrining metabolit fitokimia infusa kulit batang menunjukkan adanya flavonoid, terpenoid/steroid, tanin, fenol, dan saponin. Aktivitas antioksidan yang diukur dengan pengukuran spektrofotometri menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan infusa kulit batang adalah IC50 2820 μg/ml. Persentase perlindungan writhing pada dosis I, II, dan III masing-masing adalah 57,52%, 42,48%, dan 24,51%, menunjukkan perbedaan signifikan dengan kontrol negatif pada menit 5, 10 dan 15 (P <0,05). Tidak ada perbedaan signifikan antara kontrol positif dan dosis I, pada menit 30 hingga menit 60 (P>0,05). Dosis efektif infusa kulit batang sebagai analgesik diperoleh pada dosis 65 mg/kg BB dari 30 hingga 60 menit.

Berdasarkan penilaian antioksidan dan analgesik infusa kulit batang langsat, dapat disimpulkan bahwa infusa kulit batang langsat memiliki sifat antioksidan yang lemah dengan nilai IC50 sebesar 2820 ppm.Infusa ini menunjukkan sifat analgesik pada dosis 65 mg/kg BB, 130 mg/kg BB, dan 195 mg/kg BB, dengan persentase perlindungan writhing masing-masing sebesar 57,52%, 42,48%, dan 24,51%.Dosis efektif infusa kulit batang langsat sebagai analgesik diperoleh pada 65 mg/kg BB.

Penelitian tentang kulit batang langsat sebagai antioksidan dan pereda nyeri ini telah membuka banyak pertanyaan menarik untuk studi lanjutan. Mengingat infusa yang digunakan dalam penelitian ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang relatif lemah dibandingkan dengan ekstrak lain yang disebutkan, akan sangat bermanfaat jika penelitian berikutnya berfokus pada optimasi metode ekstraksi. Ini bisa mencakup penggunaan berbagai jenis pelarut, seperti campuran etanol-air atau pelarut organik lainnya, serta eksplorasi teknik ekstraksi yang berbeda seperti maserasi atau perkolasi, bukan hanya infusa panas. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan konsentrasi senyawa bioaktif yang lebih tinggi dan spektrum senyawa yang lebih lengkap, termasuk kemungkinan mengekstrak alkaloid yang tidak terdeteksi dalam infusa ini namun mungkin memiliki potensi farmakologis. Selanjutnya, karena skrining fitokimia mengidentifikasi beberapa golongan senyawa seperti flavonoid dan terpenoid, dan efek analgesik menunjukkan respons yang menarik namun kompleks (misalnya, efektivitas menurun pada dosis yang lebih tinggi), langkah krusial adalah melakukan fraksinasi terpandu bioaktivitas. Penelitian ini dapat memisahkan ekstrak langsat ke dalam fraksi-fraksi yang lebih spesifik, lalu menguji masing-masing fraksi untuk aktivitas antioksidan dan analgesiknya. Dengan demikian, kita bisa mengidentifikasi senyawa tunggal atau kombinasi senyawa yang paling bertanggung jawab atas efek yang diamati. Hal ini juga akan membantu memahami mengapa ada penurunan efektivitas pada dosis tertentu, apakah karena adanya senyawa antagonis atau interaksi kompleks lainnya, yang kemudian dapat membuka jalan untuk formulasi yang lebih efektif. Terakhir, setelah senyawa aktif atau fraksi paling potensial berhasil diidentifikasi, studi lanjutan perlu menggali lebih dalam mekanisme aksi spesifiknya, baik sebagai antioksidan maupun pereda nyeri, misalnya bagaimana senyawa tersebut menghambat jalur nyeri atau menetralkan radikal bebas pada tingkat seluler. Selain itu, studi keamanan dan toksisitas jangka panjang yang lebih komprehensif pada model hewan sangat penting untuk memastikan penggunaan ekstrak kulit batang langsat ini aman dan tidak menimbulkan efek samping yang merugikan jika diterapkan sebagai terapi, menjadi fondasi krusial sebelum mempertimbangkan uji klinis pada manusia.

  1. Antioxidant activity and analgesic assessment of Lansium domesticum stem bark infusion | Nusantara Bioscience.... smujo.id/nb/article/view/2652Antioxidant activity and analgesic assessment of Lansium domesticum stem bark infusion Nusantara Bioscience smujo nb article view 2652
Read online
File size726.11 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test