UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI

Journal of Agricultural SustainabilityJournal of Agricultural Sustainability

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Sidomulyo, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, dengan suhu di atas 27-34oC, pada bulan Desember 2024 – Maret 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pertumbuhan dan produktivitas kedelai edamame dengan menggunakan media tanam kohe sapi dan metode pengaplikasian serta konsentrasi bakteri Nitrosomonas. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan beberapa perlakuan dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Pengamatan perlakuan terbagi menjadi 6 parameter pengamatan yakni tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah/polong, panjang buah, berat polong, dan tingkat kesuburan tanah. Perlakuan konsentrasi dosis bakteri Nitrosomonas menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, khususnya pada fase pertumbuhan aktif (28–56 HST). Perlakuan T3P4, yakni perlakuan yang menggunakan metode kombinasi spray dan siram sekaligus menggunakan konsentrasi 2 ml/liter menghasilkan tinggi tanaman dan jumlah daun yang lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya menunjukkan bahwa bakteri Nitrosomonas efektif dalam meningkatkan ketersediaan nitrogen yang mendukung fase vegetatif tanaman kedelai. Interaksi perlakuan memberikan pengaruh nyata pada parameter tertentu, seperti jumlah daun pada 28 dan 42 HST serta panjang buah. Perlakuan kombinasi terbaik, T3P4, menghasilkan pertumbuhan vegetatif dan hasil generatif tertinggi, yaitu jumlah polong, berat polong, dan panjang buah.

Pemberian bakteri Nitrosomonas berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan edamame, terutama tinggi tanaman dan jumlah daun pada fase vegetatif.Interaksi antara metode pengaplikasian dan konsentrasi bakteri memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun, panjang buah, dan hasil generatif, dengan perlakuan terbaik pada kombinasi T3P4.Pengaplikasian bakteri Nitrosomonas juga memengaruhi kondisi hara media tanam, terutama peningkatan ketersediaan nitrogen dan kalium selama masa budidaya.

Pertama, perlu diteliti efektivitas dosis bakteri Nitrosomonas yang lebih tinggi atau lebih rendah dari 2 ml/liter untuk mengetahui apakah ada ambang optimal yang dapat memberikan hasil serupa namun dengan biaya lebih rendah. Kedua, perlu dikaji penerapan metode kombinasi siram dan semprot pada jenis tanaman legum lain seperti kacang hijau atau kacang panjang untuk melihat apakah respons pertumbuhan dan produktivitas menunjukkan pola yang sama dalam media kohe sapi. Ketiga, perlu dilakukan penelitian jangka panjang mengenai dampak residu penggunaan kohe sapi yang diperkaya Nitrosomonas terhadap kesehatan tanah dan keanekaragaman mikroba tanah setelah beberapa siklus budidaya, guna memastikan keberlanjutan aspek ekologis dari praktik ini.

  1. Efektivitas Metode dan Konsentrasi Nitrosomonas Terhadap Produktivitas Kedelai Edamame pada Media Kohe... jurnal.untag-banyuwangi.ac.id/index.php/joas/article/view/770Efektivitas Metode dan Konsentrasi Nitrosomonas Terhadap Produktivitas Kedelai Edamame pada Media Kohe jurnal untag banyuwangi ac index php joas article view 770
Read online
File size337.31 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test