POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil kapasitas daya dukung dan penurunan fondasi tiang pada bangunan Pengadilan Agama Kabupaten Seram Bagian Barat menggunakan metode Mayerhoff berdasarkan data hasil uji sondir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas daya dukung tiang tunggal berdasarkan uji sondir menggunakan Metode Schertmann dan Nottingham adalah 34.3601 kN, sedangkan berdasarkan Metode Mayerhoff adalah 202.58 kN. Perhitungan penurunan fondasi tiang dengan kelompok 3 tiang menunjukkan penurunan tiang tunggal sebesar 0.03 m dan penurunan kelompok tiang sebesar 0.06 m.
Berdasarkan hasil pemeriksaan daya dukung dan penurunan tiang pancang di Gedung Pengadilan Agama Kabupaten Seram Bagian Barat, dapat disimpulkan bahwa hasil perhitungan daya dukung menggunakan metode Metode Schertmann Dan Nottingham berdasarkan data sondir diperoleh nilai Qu = 197,95 kN.Penurunan fondasi tiang serta analisis kekuatan tiang pancang menunjukkan penurunan tiang tunggal 0,009 m (9 mm) dan penurunan kelompok tiang 0,0019 m (1,9 mm).Dengan demikian, fondasi tiang pancang dengan dimensi 0,25 dan panjang tiang 24m dengan jumlah tiang 3 tiang dinyatakan aman.
Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti perbedaan antara perencanaan dan pelaksanaan fondasi tiang, serta hasil analisis yang menunjukkan nilai daya dukung dan penurunan yang aman, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif lebih mendalam mengenai pengaruh variasi formasi tiang terhadap kinerja fondasi, dengan mempertimbangkan simulasi numerik untuk memprediksi distribusi tegangan dan deformasi pada berbagai konfigurasi tiang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode estimasi daya dukung yang lebih akurat dengan mengintegrasikan data geoteknik lokal dan karakteristik material tiang secara lebih komprehensif. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan material alternatif atau teknik perkuatan tiang yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kapasitas dukung dan mengurangi potensi penurunan fondasi, terutama dalam kondisi tanah yang lunak atau kurang stabil. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan desain fondasi tiang yang lebih efisien, berkelanjutan, dan sesuai dengan kondisi geoteknik setempat.
| File size | 500.01 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
ARITEKINARITEKIN Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden tidak berdampak secara signifikan terhadap tingkat optimalisasi manajemen sumber daya manusia.Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik responden tidak berdampak secara signifikan terhadap tingkat optimalisasi manajemen sumber daya manusia.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dasar hukum kewenangan PPK, menafsirkan kewenangan diskresioner, serta mengeksplorasi penerapanTujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dasar hukum kewenangan PPK, menafsirkan kewenangan diskresioner, serta mengeksplorasi penerapan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Berdasarkan analisis yuridis normatif, dapat disimpulkan bahwa konstruksi kontrak dalam proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor non-mayoritasBerdasarkan analisis yuridis normatif, dapat disimpulkan bahwa konstruksi kontrak dalam proyek investasi dengan porsi kepemilikan kontraktor non-mayoritas
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Pembagian kewenangan ini diatur melalui berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-UndangPembagian kewenangan ini diatur melalui berbagai regulasi, antara lain Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan komparatif, didukung oleh analisis terhadap bahan hukum primer seperti kontrakMetode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan komparatif, didukung oleh analisis terhadap bahan hukum primer seperti kontrak
UNSULTRAUNSULTRA WBS merupakan alat manajemen proyek yang memecah tugas besar menjadi tugas‑tugas lebih kecil dan terukur, sehingga membantu perencanaan, pelaksanaan,WBS merupakan alat manajemen proyek yang memecah tugas besar menjadi tugas‑tugas lebih kecil dan terukur, sehingga membantu perencanaan, pelaksanaan,
UBBUBB Kesalahan dalam perencanaan tahapan kebutuhan baja tulangan akan berdampak buruk kepada pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini menggunakan dataKesalahan dalam perencanaan tahapan kebutuhan baja tulangan akan berdampak buruk kepada pelaksanaan proyek konstruksi. Penelitian ini menggunakan data
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Sedangkan untuk kriteria lainnya seperti Human Factor merupakan prioritas kedua dengan nilai 33,26%, dengan sub kriteria yang paling berpengaruh adalahSedangkan untuk kriteria lainnya seperti Human Factor merupakan prioritas kedua dengan nilai 33,26%, dengan sub kriteria yang paling berpengaruh adalah
Useful /
POLNAMPOLNAM Produktivitas diesel hammer pada pekerjaan Gedung Kantor Pengadilan Agama paling rendah terjadi pada hari pertama dengan nilai produktivitas 10,48 m/jamProduktivitas diesel hammer pada pekerjaan Gedung Kantor Pengadilan Agama paling rendah terjadi pada hari pertama dengan nilai produktivitas 10,48 m/jam
POLNAMPOLNAM This research develops an integrated framework combining numerical reservoir modelling with multivariate regression analysis to optimise key reservoirThis research develops an integrated framework combining numerical reservoir modelling with multivariate regression analysis to optimise key reservoir
UNSULTRAUNSULTRA Analisis dan perhitungan kuat tekan beton menunjukkan bahwa beton dengan agregat kasar berukuran butir 1–2 cm memiliki kuat tekan lebih tinggi dibandingkanAnalisis dan perhitungan kuat tekan beton menunjukkan bahwa beton dengan agregat kasar berukuran butir 1–2 cm memiliki kuat tekan lebih tinggi dibandingkan
UNSULTRAUNSULTRA Kondisi eksisting fasilitas pedestrian di depan Lippo Plaza Kendari City termasuk dalam kriteria tidak baik, yaitu sebesar 39,3%. Aspek keselamatan pejalanKondisi eksisting fasilitas pedestrian di depan Lippo Plaza Kendari City termasuk dalam kriteria tidak baik, yaitu sebesar 39,3%. Aspek keselamatan pejalan