POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKProses pemancangan tiang merupakan tahapan penting dalam konstruksi pondasi, yang berfungsi untuk menjamin stabilitas dan kekuatan struktur bangunan. Pemancangan dapat dilakukan dengan berbagai jenis alat, salah satunya adalah diesel hammer. Diesel hammer dikenal memiliki kemampuan memberikan energi benturan yang besar terhadap tiang, sehingga memungkinkan penetrasi tanah secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan waktu siklus proses pemancangan dan mengetahui produktivitas pemancangan menggunakan alat diesel hammer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi langsung ke lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu siklus dalam proses pemancangan menggunakan alat pancang diesel hammer pada 101 titik selama 16 hari adalah 50,35 menit selama jam kerja normal dan 59,94 menit selama lembur. Produktivitas diesel hammer pada pekerjaan Gedung Kantor Pengadilan Agama paling rendah terjadi pada hari pertama dengan nilai produktivitas 10,48 m/jam dan tertinggi terjadi pada hari kelima belas dengan nilai 17,25 m/jam. Sedangkan pada jam kerja lembur, produktivitas tertinggi terjadi pada hari kelima belas sebesar 16,71 m/jam dan terendah pada hari pertama sebesar 4,01 m/jam.
Waktu siklus rata-rata proses pemancangan menggunakan alat pancang diesel hammer selama 16 hari pada 101 titik adalah 50,35 menit selama jam kerja normal dan 59,94 menit selama lembur.Produktivitas alat diesel hammer paling rendah pada jam kerja normal terjadi pada hari pertama dengan nilai 10,48 m/jam dan paling tinggi pada hari kelima belas dengan nilai 17,25 m/jam.Pada jam kerja lembur, produktivitas tertinggi tercatat 16,71 m/jam pada hari kelima belas dan terendah 4,01 m/jam pada hari pertama.
Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk menganalisis produktivitas antara diesel hammer dan jenis alat pemancang lain seperti hydraulic pile driver atau vibratory hammer dalam kondisi tanah yang sama, agar dapat diketahui alat mana yang paling efisien secara umum maupun dalam konteks proyek serupa di wilayah Maluku. Kedua, penting untuk meneliti pengaruh kualitas perawatan alat terhadap waktu siklus dan produktivitas secara sistematis, termasuk frekuensi kerusakan dan dampaknya terhadap penurunan kinerja selama masa konstruksi. Ketiga, diperlukan penelitian yang mengkaji faktor eksternal seperti kondisi cuaca mikro, variasi lapisan tanah, dan suhu operasional terhadap kinerja diesel hammer, guna mengidentifikasi variabel lingkungan mana yang paling signifikan memengaruhi efisiensi kerja, sehingga dapat diintegrasikan ke dalam perencanaan proyek yang lebih akurat di masa depan.
| File size | 437.55 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Beton dengan dosis aktivator alkali 7,5 % dapat mencapai kuat lentur 4,81 MPa pada hari ke‑3 dan memiliki nilai slump 20 cm. Penelitian ini dapatBeton dengan dosis aktivator alkali 7,5 % dapat mencapai kuat lentur 4,81 MPa pada hari ke‑3 dan memiliki nilai slump 20 cm. Penelitian ini dapat
UKIMUKIM Pelaksanaan manajemen K3 pada proyek di Indonesia menunjukkan hasil yang bervariasi, di mana proyek berskala besar umumnya telah menerapkannya dengan baikPelaksanaan manajemen K3 pada proyek di Indonesia menunjukkan hasil yang bervariasi, di mana proyek berskala besar umumnya telah menerapkannya dengan baik
UPPUPP Untuk menghindari risiko kecelakaan di tempat kerja, beberapa metode perlu diadopsi, yaitu kontrol teknis, kontrol administratif, dan penggunaan alat pelindungUntuk menghindari risiko kecelakaan di tempat kerja, beberapa metode perlu diadopsi, yaitu kontrol teknis, kontrol administratif, dan penggunaan alat pelindung
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Pada pelaksanaan proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Mata Padang Eye Center teridentifikasi sebanyak 33 risiko yang terdiri dari berbagai kategori sepertiPada pelaksanaan proyek pembangunan gedung Rumah Sakit Mata Padang Eye Center teridentifikasi sebanyak 33 risiko yang terdiri dari berbagai kategori seperti
UWKSUWKS Hasil penelitian menunjukkan kombinasi alat excavator, bulldozer, dan dumptruck dengan 3 alternatif perhitungan. Alternatif yang dipilih adalah yang memilikiHasil penelitian menunjukkan kombinasi alat excavator, bulldozer, dan dumptruck dengan 3 alternatif perhitungan. Alternatif yang dipilih adalah yang memiliki
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Tinjauan ini menekankan pentingnya integrasi langkah-langkah teknis, pengendalian administratif, dan pelatihan keselamatan yang berkelanjutan untuk membangunTinjauan ini menekankan pentingnya integrasi langkah-langkah teknis, pengendalian administratif, dan pelatihan keselamatan yang berkelanjutan untuk membangun
UPSUPS Secara keseluruhan teridentifikasi total sebanyak 29 risiko yang masing-masing terdapat 3 risiko (10%) dari pekerjaan persiapan, 2 risiko (7%) dari pekerjaanSecara keseluruhan teridentifikasi total sebanyak 29 risiko yang masing-masing terdapat 3 risiko (10%) dari pekerjaan persiapan, 2 risiko (7%) dari pekerjaan
UPSUPS Ponton berperan sebagai platform yang stabil untuk menopang alat berat dan memungkinkan proses pemancangan dilakukan dengan aman dan efisien. Ponton dirancangPonton berperan sebagai platform yang stabil untuk menopang alat berat dan memungkinkan proses pemancangan dilakukan dengan aman dan efisien. Ponton dirancang
Useful /
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Faktor yang paling memengaruhi minat berwirausaha meliputi motivasi, kepercayaan diri, pengalaman praktik industri, kesiapan menghadapi risiko, dan pemanfaatanFaktor yang paling memengaruhi minat berwirausaha meliputi motivasi, kepercayaan diri, pengalaman praktik industri, kesiapan menghadapi risiko, dan pemanfaatan
UNYUNY Kesimpulannya, IDW dan Kriging adalah metode interpolasi yang paling dapat diandalkan untuk memetakan distribusi hujan desain di Denpasar, dengan IDW lebihKesimpulannya, IDW dan Kriging adalah metode interpolasi yang paling dapat diandalkan untuk memetakan distribusi hujan desain di Denpasar, dengan IDW lebih
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh bakteri Pseudomonas fluorescens yang diaplikasikan melalui media kompos kambing, yang dikenal mampu meningkatkanPenelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh bakteri Pseudomonas fluorescens yang diaplikasikan melalui media kompos kambing, yang dikenal mampu meningkatkan
UNTAG BANYUWANGIUNTAG BANYUWANGI Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas proses sterilisasi media jamur tiram dan menggunakan bahan baku untuk campuran baglog untukTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan efektifitas proses sterilisasi media jamur tiram dan menggunakan bahan baku untuk campuran baglog untuk