POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG

Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM)

Cerebral palsy (CP) adalah disabilitas motorik paling umum pada anak-anak, dengan prevalensi 1,5 hingga 3,0 kasus per 1.000 kelahiran hidup di seluruh dunia. Kondisi ini merupakan gangguan perkembangan gerak dan postur tubuh yang tidak dapat disembuhkan. Merawat pasien dengan CP adalah tantangan tersendiri bagi dokter gigi karena anak dengan CP berisiko lebih tinggi mengalami masalah gigi dan mulut dibandingkan anak normal. Beberapa masalah gigi dan mulut yang umum terjadi pada anak dengan CP meliputi higiene oral yang buruk, penyakit periodontal, gangguan pada sendi temporomandibular (TMJ), maloklusi, trauma gigi, defek enamel, karies, dan erosi. Oleh karena itu, manajemen perawatan gigi pada anak dengan CP memerlukan pendekatan khusus dari dokter gigi. Sikap dokter gigi yang tenang, penyesuaian posisi pasien, dan penggunaan sedasi yang tepat dapat membantu memastikan keberhasilan perawatan. Selain itu, perawatan di rumah juga sangat penting dan harus dimulai sejak dini.

Kesehatan mulut dan gigi pada anak berkebutuhan khusus selalu mengalami nilai yang lebih rendah jika dibandingkan dengan anak yang sehat.Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki risiko tinggi mengalami penyakit gigi dan mulut dibandingkan dengan anak yang sehat.Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang cara menjaga kebersihan rongga mulut dan gigi pada anak berkebutuhan khusus.Penjagaan kesehatan mulut pasien berkebutuhan khusus oleh orang tua atau pengasuh harus lebih serius dan proaktif dalam merawat gigi di rumah.Dokter gigi anak berperan penting dalam memberikan edukasi dan dukungan kepada orang tua atau pengasuh untuk memastikan bahwa perawatan di rumah dapat berjalan dengan baik.Praktik oral hygiene yang rutin berpengaruh terhadap kesehatan secara keseluruhan, serta kualitas hidup pasien.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada pengembangan strategi edukasi dan pelatihan bagi orang tua atau pengasuh anak dengan CP dalam merawat gigi dan mulut anak di rumah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi metode-metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menjaga kebersihan mulut dan gigi anak dengan CP. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki dampak dari intervensi edukasi ini terhadap kesehatan mulut dan gigi anak dengan CP, serta kualitas hidup mereka. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam merawat gigi anak dengan CP, seperti penggunaan sikat gigi elektrik atau aplikasi mobile yang dapat membantu orang tua atau pengasuh dalam memantau dan melacak kebersihan mulut anak. Penelitian ini dapat mengevaluasi efektivitas dan penerimaan teknologi ini dalam meningkatkan kesehatan mulut dan gigi anak dengan CP.

Read online
File size350.02 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test