IAIN LANGSAIAIN LANGSA
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganAl-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-UndanganPraktik pemberian grasi kepada pelaku tindak pidana korupsi yang mengembalikan aset hasil kejahatan masih belum banyak dikaji dalam kerangka hukum Islam, sehingga menimbulkan ketegangan yang belum terselesaikan antara pertimbangan kemanusiaan dan keadilan substantif. Sementara kajian-kajian sebelumnya lebih banyak menelaah grasi dan pengembalian aset dari perspektif hukum positif, perhatian terhadap implikasi normatifnya dalam hukum Islam masih sangat terbatas, khususnya yang berkaitan dengan tindak pidana ghulul (penyalahgunaan harta publik), kewajiban restitusi (rad al-maẓālim), dan sanksi yang bersifat preventif (taʿzir). Artikel ini mengkaji secara kritis apakah pemberian grasi kepada pelaku korupsi yang mengembalikan aset dapat dibenarkan dalam perspektif hukum Islam, sekaligus menilai kesesuaiannya dengan sistem hukum positif di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan menganalisis bahan hukum primer, termasuk peraturan presiden tentang grasi dan peraturan perundang-undangan terkait pemberantasan tindak pidana korupsi, serta sumber-sumber hukum Islam klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun grasi dalam hukum positif dapat berfungsi sebagai instrumen kemanusiaan dan rehabilitatif, legitimasi penerapannya harus disertai dengan pengembalian aset secara penuh dan evaluasi yang cermat terhadap dampak sosial-ekonominya. Dari perspektif hukum Islam, taubat yang sungguh-sungguh (taubat nasuha) yang disertai dengan restitusi merupakan kewajiban moral dan hukum yang bersifat mutlak, namun tidak serta-merta meniadakan perlunya penerapan sanksi taʿzir sebagai mekanisme penjeraan untuk melindungi kepentingan publik dan mencegah pengulangan tindak pidana.
Clemency dalam hukum positif dan konsep taubat (tawbah) serta restitusi dalam hukum Islam memiliki tujuan rehabilitatif yang sama, yaitu memberikan peluang bagi pelaku kejahatan untuk memperbaiki diri sekaligus mengatasi kerugian yang ditimbulkan.Namun, studi ini menunjukkan bahwa ada perbedaan mendasar dalam dasar normatif, mekanisme penerapan, dan tujuan sanksi, khususnya dalam kasus korupsi yang melibatkan penyalahgunaan aset publik (ghulūl).Dalam hukum Islam, pengampunan dari Tuhan hanya dapat dicapai melalui taubat nasuha yang melibatkan restitusi penuh aset yang diperoleh secara tidak sah.Di sisi lain, dalam hukum positif, grasi berfungsi sebagai wewenang eksekutif yang didasarkan pada pertimbangan kemanusiaan dan rehabilitasi.Namun, penerapan grasi tanpa evaluasi menyeluruh terhadap dampak sosial-ekonomi korupsi berisiko melemahkan efek penjeraan hukum anti-korupsi dan merusak kepercayaan publik terhadap sistem peradilan.Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan integrasi prinsip hukum Islam—taubat nasuha, restitusi penuh, dan sanksi pencegahan (taʿzīr)—ke dalam kebijakan grasi Indonesia untuk memperkuat tanggung jawab moral, menjaga fungsi penjeraan hukuman, serta menciptakan kerangka yang lebih komprehensif dan adil dalam pemberantasan korupsi.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak sanksi taʿzir dalam hukum Islam terhadap efektivitas pencegahan korupsi, kajian perbandingan antara prinsip hukum Islam dan sistem hukum positif dalam pengembalian aset, serta evaluasi program restitusi aset yang berbasis nilai-nilai keadilan substantif. Selain itu, penelitian juga dapat menggali lebih dalam tentang peran peradilan al-mazalim dalam menyelesaikan sengketa administrasi terkait korupsi, serta implikasi implementasi prinsip maqashid sharia dalam kebijakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Dengan memperluas wawasan ini, diharapkan dapat dihasilkan kerangka hukum yang lebih inklusif dan berkeadilan dalam menangani tindak pidana korupsi.
- Taubat Sebagai Penggugur Had Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian (Jarimah Sirqah) Perspektif Imam... jatiswara.unram.ac.id/index.php/js/article/view/367Taubat Sebagai Penggugur Had Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pencurian Jarimah Sirqah Perspektif Imam jatiswara unram ac index php js article view 367
- PENGEMBALIAN ASET PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM HUKUM INTERNASIONAL DAN IMPLEMENTASINYA PADA HUKUM... ojs.ummetro.ac.id/index.php/law/article/view/1847PENGEMBALIAN ASET PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM HUKUM INTERNASIONAL DAN IMPLEMENTASINYA PADA HUKUM ojs ummetro ac index php law article view 1847
- Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer | Benuf | Gema... ejournal2.undip.ac.id/index.php/gk/article/view/7504Metodologi Penelitian Hukum sebagai Instrumen Mengurai Permasalahan Hukum Kontemporer Benuf Gema ejournal2 undip ac index php gk article view 7504
| File size | 306.18 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR An analytical approach using a cross-sectional method was employed. Data were collected through face-to-face interviews and observations. A total of 329An analytical approach using a cross-sectional method was employed. Data were collected through face-to-face interviews and observations. A total of 329
STIKBARSTIKBAR Metode: Pencarian literatur dilakukan di database terindeks, termasuk Scopus, PubMed, Google Scholar, dan Crossref. Studi yang diterbitkan antara tahunMetode: Pencarian literatur dilakukan di database terindeks, termasuk Scopus, PubMed, Google Scholar, dan Crossref. Studi yang diterbitkan antara tahun
STIKBARSTIKBAR These findings highlight the need to address the low utilization rate of family planning services among individuals with health insurance and to fosterThese findings highlight the need to address the low utilization rate of family planning services among individuals with health insurance and to foster
IAIN CURUPIAIN CURUP Penelitian ini menunjukkan bahwa moderasi beragama, melalui kerangka wasaṭiyyah, regulasi halal, dan maṣlaḥah, berfungsi sekaligus sebagai kerangkaPenelitian ini menunjukkan bahwa moderasi beragama, melalui kerangka wasaṭiyyah, regulasi halal, dan maṣlaḥah, berfungsi sekaligus sebagai kerangka
APPIHIAPPIHI serta bertentangan dengan prinsip penyelesaian sengketa yang sederhana, cepat, dan efektif. Pengesahan perdamaian kedua menciptakan ketidakpastian hukumserta bertentangan dengan prinsip penyelesaian sengketa yang sederhana, cepat, dan efektif. Pengesahan perdamaian kedua menciptakan ketidakpastian hukum
STIK SAMSTIK SAM Uji lainnya yaitu uji iritasi dan uji kesukaan terhadap 10 sukarelawan. Hasil penelitian menunjukkan organoleptis ketiga jenis sediaan berwarna pink muda,Uji lainnya yaitu uji iritasi dan uji kesukaan terhadap 10 sukarelawan. Hasil penelitian menunjukkan organoleptis ketiga jenis sediaan berwarna pink muda,
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing di SMK 17 Agustus 1945 Surabaya.Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan Snowball Throwing di SMK 17 Agustus 1945 Surabaya.
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Analisis data dilakukan dengan merujuk pada teori *Educating for Character* tentang pengajaran sikap hormat dan tanggung jawab yang dikembangkan oleh ThomasAnalisis data dilakukan dengan merujuk pada teori *Educating for Character* tentang pengajaran sikap hormat dan tanggung jawab yang dikembangkan oleh Thomas
Useful /
UIJUIJ Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan metode AHE untuk meningkatkan kemampuan membaca anak efektif dilakukan.metode AHE merupakan caraBerdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan metode AHE untuk meningkatkan kemampuan membaca anak efektif dilakukan.metode AHE merupakan cara
UMBJMUMBJM Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan yang signifikan setelah intervensiData dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan yang signifikan setelah intervensi
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah momen produk pearson dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi yangTeknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah momen produk pearson dan korelasi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada korelasi yang
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan membagi kelompok perlakuan menjadi dua bagian, teknik pengumpulan data menggunakan tesPenelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan membagi kelompok perlakuan menjadi dua bagian, teknik pengumpulan data menggunakan tes