IISTRIISTR

BEIBEI

Sebuah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional deskriptif dilakukan terhadap 1.579 guru sekolah dasar negeri di Divisi Zamboanga del Norte, Filipina. Penelitian ini mengukur komitmen profesional menggunakan adaptasi dari Three-Component Model, sementara kualitas instruksional dinilai menggunakan kerangka Three Basic Dimensions. Analisis data menggunakan koefisien korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan tingkat komitmen profesional dan kualitas instruksional yang sangat tinggi. Komitmen normatif dan dukungan siswa muncul sebagai dimensi terkuat masing-masing. Ditemukan korelasi positif yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional guru terhadap profesinya sangat terkait dengan peningkatan praktik kelas.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru-guru di sekolah dasar negeri di Divisi Zamboanga del Norte memiliki komitmen profesional yang sangat tinggi, terutama didorong oleh rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional.Mereka juga menunjukkan kualitas instruksional yang sangat tinggi, terutama dalam hal dukungan siswa dan pengelolaan kelas.Korelasi positif yang kuat antara komitmen profesional dan kualitas instruksional menunjukkan bahwa guru-guru yang memiliki komitmen profesional yang kuat cenderung menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memfasilitasi pembelajaran yang bermakna.Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi kepemimpinan sekolah dan pengembangan profesional yang terarah dalam pembelajaran yang mengaktifkan kognitif.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme spesifik di mana komitmen profesional mempengaruhi kualitas instruksional. Apakah komitmen tersebut mendorong investasi yang lebih besar dalam perencanaan pelajaran, manajemen kelas yang lebih proaktif, atau ketekunan dalam menerapkan strategi instruksional yang menantang? Penelitian kualitatif atau campuran metode dapat memberikan wawasan yang kaya tentang bagaimana rasa tanggung jawab moral dan keterikatan emosional guru tercermin dalam keputusan instruksional harian dan interaksi mereka dengan siswa. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi apakah hubungan antara komitmen profesional dan kualitas instruksional dimoderasi oleh faktor-faktor tingkat sekolah seperti dukungan kepemimpinan, iklim kolegial, atau ketersediaan sumber daya. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi ini dapat membantu mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas instruksional. Ketiga, penelitian serupa dapat dilakukan di divisi dan wilayah lain di Filipina untuk menentukan keterapan temuan ini secara lebih luas. Penelitian yang menggunakan pendekatan campuran metode dan desain longitudinal dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang mekanisme kausal yang menghubungkan komitmen profesional, kualitas instruksional, dan hasil belajar siswa dalam jangka panjang.

  1. The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality | Buletin Edukasi Indonesia. nexus professional... doi.org/10.56741/IISTR.bei.002247The Nexus of Professional Commitment and Instructional Quality Buletin Edukasi Indonesia nexus professional doi 10 56741 IISTR bei 002247
Read online
File size568.65 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test