LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Pro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan PolitikPro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan Politik

Penelitian ini berfokus pada fenomena kriminalisasi guru oleh siswa di Indonesia, khususnya dalam konteks pendidikan di Kota Bandung. Masalah ini menjadi perhatian serius karena dapat mengganggu proses belajar dan melemahkan otoritas pendidik. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dianggap berperan strategis dalam mencegah kriminalisasi guru di sekolah menengah atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi pemahaman mendalam dari pengalaman dan perspektif guru dan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berfungsi sebagai medium efektif untuk memperkenalkan siswa terhadap isu kriminalisasi guru melalui integrasi konten relevan dalam kurikulum dan penggunaan metode pembelajaran yang beragam, partisipatif, dan kontekstual. Selain itu, implementasi strategi kurikulum tersembunyi dalam Pendidikan Kewarganegaraan berkontribusi pada pengembangan karakter, peningkatan kesadaran kritis, dan promosi tanggung jawab sosial siswa terhadap guru. Sehingga, Pendidikan Kewarganegaraan terbukti menjadi instrumen penting dalam mengurangi potensi kriminalisasi guru dan menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, etis, dan menghormati.

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bandung memiliki peran penting dalam mencegah kriminalisasi terhadap guru dengan cara membangun kesadaran hukum dan karakter siswa melalui pendekatan yang sistematis dan kontekstual.PKn memiliki peran sangat strategis dalam mencegah kriminalisasi terhadap guru di lingkungan Sekolah Menengah Atas, khususnya di Kota Bandung.Melalui pendekatan yang terintegrasi antara civic knowledge, civic skills, dan civic disposition, guru dapat menyisipkan topik kriminalisasi secara kontekstual ke dalam topik-topik relevan seperti hak dan kewajiban warga negara, hak asasi manusia, serta norma hukum yang berlaku.Penyisipan ini tidak hanya memperluas wawasan hukum siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai etika dan kesadaran akan pentingnya menghormati profesi pendidik sebagai bagian integral dari sistem pendidikan.Implementasi strategi ini diperkuat dengan metode pembelajaran yang variatif dan partisipatif, sehingga siswa lebih mudah menyerap materi yang disampaikan.Selain meningkatkan pemahaman kognitif, pendekatan ini juga melatih siswa untuk berpikir kritis, berempati, dan memahami peran guru dalam membangun karakter bangsa.Hal ini sangat penting dalam membentuk perilaku siswa yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan sosial.Dengan demikian, strategi Pendidikan Kewarganegaraan yang mengintegrasikan hidden curriculum dan pendekatan pembelajaran aktif memberikan kontribusi nyata dalam mencegah kriminalisasi guru.Siswa tidak hanya dipersiapkan menjadi warga negara yang memahami hukum, tetapi juga individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan pendidikan mereka.Keberhasilan strategi ini menegaskan pentingnya peran guru PKn sebagai fasilitator pembentukan karakter dan kesadaran hukum siswa dalam menciptakan iklim sekolah yang adil, aman, dan berkeadaban.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Strategi ini dapat mencakup penggunaan teknologi digital, simulasi kasus, dan permainan edukatif yang relevan dengan isu kriminalisasi guru. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan kesadaran hukum dan etika digital siswa, serta mempromosikan sikap toleran dan demokratis dalam interaksi dengan guru. Penelitian juga dapat menyelidiki peran organisasi profesi guru dalam mendukung implementasi strategi pencegahan kriminalisasi guru dan memperkuat perlindungan hukum bagi guru. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan yang lebih efektif dalam membentuk karakter dan kesadaran hukum siswa, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menghormati.

  1. Inovasi Pembelajaran PKN di Era Digital dengan Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa... doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.447Inovasi Pembelajaran PKN di Era Digital dengan Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa doi 10 47134 pgsd v1i3 447
  2. Vol. 11 No. 1 (2023): Kajian Moral dan Kewarganegaraan | Kajian Moral dan Kewarganegaraan. vol kajian... ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-kewarganegaraa/issue/view/2697Vol 11 No 1 2023 Kajian Moral dan Kewarganegaraan Kajian Moral dan Kewarganegaraan vol kajian ejournal unesa ac index php jurnal pendidikan kewarganegaraa issue view 2697
  3. Konsepsi Mengenai Kesadaran Hukum tentang Ketaatan terhadap Aturan Hukum yang Terkandung dalam Pembelajaran... doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.582Konsepsi Mengenai Kesadaran Hukum tentang Ketaatan terhadap Aturan Hukum yang Terkandung dalam Pembelajaran doi 10 47134 pgsd v1i3 582
Read online
File size408.69 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test