LPPM UNBAJALPPM UNBAJA

Pro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan PolitikPro Patria: Jurnal Pendidikan, Kewarganegaraan, Hukum, Sosial, dan Politik

Penelitian ini mengkaji Pangindelan, sistem penyaringan air tradisional dari Kesultanan Banten, sebagai warisan budaya dan inovasi teknologi lokal. Tujuan penelitian adalah menganalisis fungsinya, konstruksi, dan nilai-nilai yang terkandung, serta mengevaluasi relevansinya terhadap pembangunan berkelanjutan berdasarkan kearifan lokal. Menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan historis dan etnografi, penelitian menemukan bahwa Pangindelan menggunakan bahan lokal seperti pasir, ijuk, dan gerabah untuk menyaring air dari Danau Tasikardi sebelum didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan domestik, pertanian, dan ritual di Keraton Surosowan. Sistem ini mencerminkan pengetahuan ekologis, nilai-nilai sociocultural, dan keyakinan spiritual. Relevansinya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-6 menunjukkan potensinya sebagai model teknologi air yang murah, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Pelestarian dan penelitian lebih lanjut penting untuk menjaga warisan ini dan mengatasi tantangan global terkait air bersih.

Pangindelan pada masa Kesultanan Banten menunjukkan bahwa sistem penyaringan air tradisional ini bukan hanya warisan sejarah, melainkan juga representasi kearifan lokal yang memadukan aspek ekologis, sosial budaya, dan spiritual.Keberadaannya menjadi bukti kecanggihan masyarakat Banten dalam mengelola sumber daya air dengan prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan material alami, energi pasif, serta tata kelola berbasis komunitas.Nilai-nilai yang terkandung dalam Pangindelan sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, khususnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi.Konsep penggunaan material lokal, pengelolaan berbasis komunitas, serta pemahaman ekologis menjadikan Pangindelan relevan sebagai inspirasi pengembangan teknologi penyaringan air yang murah, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.Oleh karena itu, revitalisasi, penelitian lebih lanjut, dan integrasi Pangindelan dalam pendidikan serta inovasi teknologi tepat guna sangat penting dilakukan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan kajian lebih mendalam tentang Pangindelan, termasuk aspek sejarah, teknik konstruksi, prinsip kerja, dan relevansi penerapannya di masa kini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis teknologi air tradisional lainnya yang dikembangkan oleh masyarakat lokal di Indonesia, serta mengeksplorasi potensi penerapan teknologi tersebut dalam konteks modern. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengkaji dampak sosial dan ekonomi dari teknologi air tradisional, serta peranannya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelestarian warisan budaya tak benda, mendorong inovasi teknologi pengelolaan air berbasis kearifan lokal, dan menjawab tantangan modern terkait krisis air bersih.

Read online
File size413.9 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test