LAKPESDAMSALATIGALAKPESDAMSALATIGA
JNUSJNUSPengaruh Nahdlatul Ulama (NU) di pedesaan Indonesia tidak hanya tampak dalam praktik keagamaan, tetapi juga dalam relasi sosial, tata kelola tradisi, dan dinamika politik lokal, dengan kiai kampung sebagai simpul otoritas moral yang bekerja di luar struktur formal negara. Kiai kampung pengampu mushala/langgar/masjid dan guru ngaji sering menjadi rujukan pemecahan masalah warga sekaligus “broker legitimasi ketika ruang sosial bersinggungan dengan kontestasi kepentingan di tingkat lokal. Artikel ini merumuskan tiga pertanyaan: (1) bagaimana kiai kampung membangun dan memelihara legitimasi sosial-keagamaan dalam komunitas pedesaan NU; (2) bagaimana relasi patron–klien dan modal simbolik memperkuat pengaruh kiai kampung dalam penyelesaian persoalan sosial serta tata kelola tradisi; dan (3) bagaimana keterlibatan kiai kampung dalam ruang sosial-politik lokal menampilkan ambivalensi antara penguatan harmoni sosial dan risiko kooptasi politik praktis. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka konseptual dengan analisis teoretik-kritis terhadap literatur kunci mengenai otoritas kiai, patron–klien, dan dinamika medan politik lokal. Kerangka analisis memadukan otoritas kharismatik untuk menjelaskan sumber legitimasi informal, patron–klien untuk membaca pertukaran timbal balik asimetris, serta konsep medan dan modal untuk menelaah konversi legitimasi religius menjadi pengaruh sosial-politik dalam arena lokal. Kesimpulannya, (1) kiai kampung membangun dan memelihara legitimasi sosial-keagamaan melalui otoritas kharismatik yang direproduksi oleh praktik sosial-keagamaan berulang (pengajaran, ritus komunal, keteladanan) sehingga diakui sebagai pemimpin informal di pedesaan NU. (2) pengaruh kiai kampung dalam penyelesaian persoalan sosial dan tata kelola tradisi diperkuat oleh relasi patron–klien yang menukar perlindungan moral, mediasi, dan akses jejaring dengan loyalitas serta kepatuhan warga, sekaligus oleh akumulasi modal simbolik yang dapat dikonversi menjadi modal sosial dalam komunitas. (3) keterlibatan kiai kampung dalam medan sosial-politik lokal bersifat ambivalen: di satu sisi memperkuat harmoni dan etika publik melalui fungsi broker legitimasi, tetapi di sisi lain rentan memicu klientelisme, polarisasi, dan reduksi otoritas agama ketika modal simbolik berubah menjadi dukungan politik yang dipersepsi transaksional. Rekomendasi penelitian menekankan perlunya penguatan literasi politik-etika dan akuntabilitas moral melalui musyawarah warga yang inklusif, penegasan batas layanan keagamaan dari transaksi politik, serta kajian lanjutan berbasis etnografi-komparatif lintas wilayah untuk memetakan variasi tipologi kiai kampung dan mekanisme konversi modal simbolik dalam politik loka.
Artikel ini menyimpulkan bahwa legitimasi sosio-religius kiai kampung dibangun melalui otoritas kharismatik dan praktik sosio-religius yang berulang.Pengaruh kiai kampung diperkuat oleh relasi patron-klien dan konversi modal simbolik menjadi modal sosial.Keterlibatan kiai kampung dalam politik lokal bersifat ambivalen, antara memperkuat harmoni dan risiko kooptasi.Oleh karena itu, diperlukan penguatan literasi politik-etika dan akuntabilitas moral melalui musyawarah inklusif, penegasan batas layanan keagamaan, dan kajian komparatif lintas wilayah.
Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi bagaimana kiai kampung merespons dinamika politik digital dan media sosial, mengingat peran penting platform ini dalam membentuk opini publik dan memobilisasi dukungan politik di masyarakat pedesaan. Selain itu, studi komparatif lintas wilayah diperlukan untuk mengidentifikasi variasi tipologi kiai kampung dan strategi mereka dalam menavigasi hubungan antara agama, tradisi, dan politik lokal, dengan mempertimbangkan konteks sosial-budaya yang berbeda. Terakhir, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan model pendidikan dan pelatihan bagi kiai kampung yang menekankan literasi politik-etika, akuntabilitas publik, dan keterampilan mediasi konflik, guna memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan sosial yang bertanggung jawab dan berintegritas, serta mampu berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih inklusif dan demokratis.
| File size | 540.27 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil analisis menunjukkan bahwa peran sosial politik kaum beriman kristiani sangat penting diwujudkan sebagai panggilan dan perutusan kerasulan sebagaimanaHasil analisis menunjukkan bahwa peran sosial politik kaum beriman kristiani sangat penting diwujudkan sebagai panggilan dan perutusan kerasulan sebagaimana
SUMBARPROVSUMBARPROV Sumatera Barat dapat dijadikan model politik nilai yang memadukan budaya, agama, dan modernisasi sebagai modal sosial dalam memperkuat demokrasi dan pembangunanSumatera Barat dapat dijadikan model politik nilai yang memadukan budaya, agama, dan modernisasi sebagai modal sosial dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan
UM-SORONGUM-SORONG Dengan menggunakan teori modifikasi, teori politik, solidaritas sosial, dan pengetahuan tentang ojek, penelitian ini bertujuan untuk memberikan hasil yangDengan menggunakan teori modifikasi, teori politik, solidaritas sosial, dan pengetahuan tentang ojek, penelitian ini bertujuan untuk memberikan hasil yang
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Tahkim tidak hanya menyelesaikan perselisihan antara Ali bin Abi Talib dan Muawiyah bin Abi Sufyan, tetapi juga memicu fragmentasi pemikiran Islam denganTahkim tidak hanya menyelesaikan perselisihan antara Ali bin Abi Talib dan Muawiyah bin Abi Sufyan, tetapi juga memicu fragmentasi pemikiran Islam dengan
UYPUYP Aksi protes mahasiswa telah menjadi bagian penting dalam dinamika politik Indonesia. Perkembangan teknologi memungkinkan mahasiswa memanfaatkan media sosialAksi protes mahasiswa telah menjadi bagian penting dalam dinamika politik Indonesia. Perkembangan teknologi memungkinkan mahasiswa memanfaatkan media sosial
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Historiografi dalam buku teks pelajaran sejarah senantiasa terikat pada kurikulum dan kerap bermuatan kepentingan politik suatu rezim, sehingga revisiHistoriografi dalam buku teks pelajaran sejarah senantiasa terikat pada kurikulum dan kerap bermuatan kepentingan politik suatu rezim, sehingga revisi
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Palembang sebagai salah satu pusat peradaban Islam di dunia Melayu pada abad ke-19. Manuskrip adalah salah satu bentuk peradaban Islam di Palembang yangPalembang sebagai salah satu pusat peradaban Islam di dunia Melayu pada abad ke-19. Manuskrip adalah salah satu bentuk peradaban Islam di Palembang yang
UINUIN Studi ini membantah pendapat yang menyatakan bahwa akomodasi hukum Islam oleh peraturan perundang‑undangan merupakan agenda menuju negara Islam. ProsesStudi ini membantah pendapat yang menyatakan bahwa akomodasi hukum Islam oleh peraturan perundang‑undangan merupakan agenda menuju negara Islam. Proses
Useful /
UMJ PremiumUMJ Premium Anak yang sering mengonsumsi fast food dan junk food termasuk dalam kelompok dengan pola makan tidak baik, yang menjadi faktor risiko obesitas. FrekuensiAnak yang sering mengonsumsi fast food dan junk food termasuk dalam kelompok dengan pola makan tidak baik, yang menjadi faktor risiko obesitas. Frekuensi
UMJ PremiumUMJ Premium Hasil dari penelitian menunjukkan setelah dilakukannya tindakan asuhan keperawatan pada kelima pasien TB Paru status nutrisinya meningkat. Adapun kesimpulanHasil dari penelitian menunjukkan setelah dilakukannya tindakan asuhan keperawatan pada kelima pasien TB Paru status nutrisinya meningkat. Adapun kesimpulan
UINUIN Masyarakat modern cenderung berpendirian bahwa pilihan seseorang untuk masuk atau keluar dari suatu agama adalah masalah privat yang tidak boleh diintervensiMasyarakat modern cenderung berpendirian bahwa pilihan seseorang untuk masuk atau keluar dari suatu agama adalah masalah privat yang tidak boleh diintervensi