UNDIPUNDIP

Journal of the Indonesian Tropical Animal AgricultureJournal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture

Memahami struktur genetik dari karakteristik ekonomi penting pada sapi perah adalah sebuah persyaratan dasar sebelum merancang program pemuliaan yang efektif. Penelitian ini dilakukan untuk memperkirakan parameter genetik, termasuk heritabilitas dan korelasi genetik dan fenotipik, untuk produksi susu 305 hari (P305), interval beranak (CI), periode kering (DP), puncak produksi (PY), dan hari ke puncak produksi (DPY) pada sapi perah Holstein-Friesian di Indonesia. Data dikumpulkan dari tahun 2017 hingga 2024 dan dianalisis menggunakan prosedur likelihood maksimum terbatas (REML). Rata-rata terkecil kuadrat adalah 8.178,04 ± 23,08 kg untuk P305, 395,37 ± 1,21 hari untuk CI, 66,60 ± 0,53 hari untuk DP, 40,60 ± 0,12 kg untuk PY, dan 78,00 ± 0,58 hari untuk DPY. Perkiraan heritabilitas berkisar dari sedang hingga tinggi untuk P305 (0,40 ± 0,02) dan PY (0,48 ± 0,02), rendah untuk CI (0,18 ± 0,02) dan DP (0,10 ± 0,02), dan sangat rendah untuk DPY (0,03 ± 0,01). Korelasi genetik yang kuat ditemukan antara P305 dan PY (0,99). Hasil ini memberikan informasi dasar yang berguna untuk mengembangkan Program Peningkatan Sapi Perah Nasional di kondisi manajemen tropis Indonesia.

Penelitian ini memberikan perkiraan parameter genetik untuk lima karakteristik pada sapi perah Holstein-Friesian di bawah kondisi tropis Indonesia.Temuan ini mengonfirmasi bahwa produksi susu 305 hari dan puncak produksi memiliki heritabilitas yang sedang hingga tinggi dan berbagi korelasi genetik yang hampir sempurna, yang mendukung seleksi untuk meningkatkan kinerja laktasi.Karakteristik reproduksi menunjukkan heritabilitas yang rendah, tetapi korelasi genetik dengan karakteristik produksi menekankan pentingnya kesuburan dalam program seleksi.Korelasi genetik yang positif antara karakteristik produksi dan interval beranak menekankan kebutuhan akan indeks seleksi multi-karakteristik yang menyeimbangkan produksi dengan kinerja reproduksi.Temuan ini berfungsi sebagai referensi untuk strategi pemuliaan di daerah tropis.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi pengaruh manajemen nutrisi pada karakteristik reproduksi, terutama interval beranak dan periode kering. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi nutrisi yang optimal untuk meningkatkan kesuburan sapi perah di bawah kondisi tropis. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas indeks seleksi multi-karakteristik dalam menyeimbangkan produksi susu dengan kinerja reproduksi. Studi ini dapat membantu mengembangkan strategi seleksi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk sapi perah Holstein-Friesian di Indonesia. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak genotipe-lingkungan pada karakteristik produksi dan reproduksi. Studi ini dapat membantu memahami interaksi antara genotipe dan lingkungan, terutama di bawah kondisi tropis, dan memberikan informasi penting untuk pengembangan program pemuliaan yang lebih akurat dan efektif.

  1. Nutrient Requirements of Dairy Cattle. nutrient requirements dairy cattle skip main content work consensus... nationalacademies.org/projects/DELS-BANR-13-02/publication/25806Nutrient Requirements of Dairy Cattle nutrient requirements dairy cattle skip main content work consensus nationalacademies projects DELS BANR 13 02 publication 25806
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s13353-015-0301-xClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s13353 015 0301 x
  3. DOI Name 10.1186 Values. name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston... doi.org/10.1186DOI Name 10 1186 Values name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston doi 10 1186
Read online
File size361.34 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test