UNSOEDUNSOED
JOS | Universitas Jenderal SoedirmanJOS | Universitas Jenderal SoedirmanForensic nursing adalah bidang baru yang belum diakui secara luas di Indonesia. Meskipun tingkat kejahatan tinggi dan banyak pasien kasus forensik yang datang ke departemen gawat darurat (ED), belum ada peraturan khusus yang mengatur kasus-kasus tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan keperawatan forensik di ED di Yogyakarta. Studi kualitatif eksploratif dilakukan. Para peneliti melakukan penelitian di ED rumah sakit pemerintah dan swasta di Provinsi Yogyakarta, Indonesia. Peserta adalah 12 perawat ED yang menangani kasus forensik. Triangulasi dilakukan melalui wawancara dengan dua perawat kepala ED dan tiga staf keamanan, serta tinjauan catatan medis. Analisis data mencakup mengidentifikasi unit makna, melakukan coding awal dan penyempurnaan, mengelompokkan menjadi kategori, dan menghasilkan tema menggunakan pendekatan paradigma keperawatan forensik. Studi ini mengidentifikasi tema berikut: (1) kasus keperawatan forensik, (2) peran dan tanggung jawab perawat dalam kasus forensik, (3) pentingnya bukti kejahatan, (4) dukungan implementasi keperawatan forensik, dan (5) tantangan dan kebutuhan dalam menerapkan keperawatan forensik. Studi ini menemukan bahwa keperawatan forensik telah diterapkan di ED di Yogyakarta. Namun, belum dilaksanakan secara efektif.
Implementasi keperawatan forensik yang tepat di dua ED di Yogyakarta belum dilakukan karena belum adanya peraturan untuk kasus keperawatan forensik di Indonesia.Perawat di kedua rumah sakit menghadapi beberapa tantangan, termasuk pengetahuan yang terbatas dan peralatan yang tidak memadai.Kesenjangan ini dapat berdampak negatif pada keselamatan pasien dan integritas bukti forensik dengan meningkatkan risiko dokumentasi yang tidak lengkap, penanganan bukti yang tidak tepat, dan kerentanan etika atau hukum.Oleh karena itu, rumah sakit harus menyediakan pelatihan keperawatan forensik terstruktur dan mengembangkan SOP yang jelas yang mencakup perawatan pasien, pengelolaan bukti, dan koordinasi antarprofesi untuk memperkuat praktik keperawatan forensik.Di tingkat Asosiasi Perawat Nasional Indonesia (PPNI), pengembangan kompetensi keperawatan forensik melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan penyedia layanan kesehatan standar-pengaturan dianjurkan.Pada tingkat nasional, kerangka kerja regulasi dan kebijakan diperlukan untuk secara resmi mengakui dan mengstandarkan praktik keperawatan forensik di seluruh pengaturan perawatan darurat.
Saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan dan menerapkan SOP yang jelas untuk manajemen pasien forensik, pengelolaan bukti, dan koordinasi antarprofesi di rumah sakit. 2. Menyediakan pelatihan terstruktur dan berkelanjutan untuk perawat ED tentang manajemen kasus forensik, pengumpulan bukti, dan aspek hukum yang terkait dengan perawatan pasien forensik. 3. Menerapkan kerangka kerja regulasi dan kebijakan di tingkat nasional untuk mengakui dan mengstandarkan praktik keperawatan forensik di seluruh pengaturan perawatan darurat. Dengan demikian, penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan dan pengembangan SOP yang jelas untuk memperkuat praktik keperawatan forensik di ED dan memastikan perawatan yang efektif dan adil bagi pasien forensik.
| File size | 614.55 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Secara keseluruhan, kurikulum yang diusulkan mengintegrasikan nilai-nilai adab ke dalam tujuan pembelajaran, konten instruksional, pedagogi, dan penilaianSecara keseluruhan, kurikulum yang diusulkan mengintegrasikan nilai-nilai adab ke dalam tujuan pembelajaran, konten instruksional, pedagogi, dan penilaian
ARSHMEDIAARSHMEDIA Integrasi ini berfungsi sebagai ruang dialektis yang menyatukan rasionalitas dan spiritualitas dalam praksis pendidikan, sehingga memperkaya epistemologiIntegrasi ini berfungsi sebagai ruang dialektis yang menyatukan rasionalitas dan spiritualitas dalam praksis pendidikan, sehingga memperkaya epistemologi
UIN MALANGUIN MALANG Implementasinya dapat dilihat dalam berbagai praktik ilmiah dan keagamaan mahasantinya. Seperti kajian literasi dan diskusi ilmiah, baik sumber kitab agamaImplementasinya dapat dilihat dalam berbagai praktik ilmiah dan keagamaan mahasantinya. Seperti kajian literasi dan diskusi ilmiah, baik sumber kitab agama
BUKITPENGHARAPANBUKITPENGHARAPAN Penelitian deskriptif kualitatif merupakan salah satu jenis penelitian kualitatif, dimana seorang peneliti akan mengamati suatu kejadian dan fenomena kehidupanPenelitian deskriptif kualitatif merupakan salah satu jenis penelitian kualitatif, dimana seorang peneliti akan mengamati suatu kejadian dan fenomena kehidupan
AMORFATIAMORFATI Guru menekankan pentingnya pengembangan profesional dan dukungan untuk menerapkan teknologi ini secara efektif. Namun, tantangan seperti masalah teknis,Guru menekankan pentingnya pengembangan profesional dan dukungan untuk menerapkan teknologi ini secara efektif. Namun, tantangan seperti masalah teknis,
UNISLAUNISLA Data penelitian ini adalah video yang diunggah D_kadoor yang berisi monolog percakapan yang dibuat oleh Kadir Bachmid. Sumber data diambil dari akun InstagramData penelitian ini adalah video yang diunggah D_kadoor yang berisi monolog percakapan yang dibuat oleh Kadir Bachmid. Sumber data diambil dari akun Instagram
IIMSURAKARTAIIMSURAKARTA Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran OSKA mencakup memberikan keteladanan, memberikan arahan, memberikan hukuman, melakukan pengawasan, dan evaluasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran OSKA mencakup memberikan keteladanan, memberikan arahan, memberikan hukuman, melakukan pengawasan, dan evaluasi.
UMKUMK Penelitian ini bertujuan mengkaji kendala pelaksanaan pembelajaran daring dengan kurikulum 2013 dan peran guru IPS dalam mengatasinya. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan mengkaji kendala pelaksanaan pembelajaran daring dengan kurikulum 2013 dan peran guru IPS dalam mengatasinya. Metode penelitian
Useful /
ASSALAMASSALAM Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru dan peserta didik kelas I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatanData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru dan peserta didik kelas I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan
ASSALAMASSALAM Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan melibatkan observasi kelas, wawancara guru, dan refleksi siswa. Data dianalisisPendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan melibatkan observasi kelas, wawancara guru, dan refleksi siswa. Data dianalisis
HIKMAHUNIVERSITYHIKMAHUNIVERSITY 4. Mengembangkan keterampilan sosial seperti kerjasama, toleransi, komunikasi, dan menghormati pendapat orang lain. 5. Meningkatkan gairah dalam belajar.4. Mengembangkan keterampilan sosial seperti kerjasama, toleransi, komunikasi, dan menghormati pendapat orang lain. 5. Meningkatkan gairah dalam belajar.
ASSALAMASSALAM Peran guru sangat penting dalam menjaga konsistensi, memberikan umpan balik, serta memperhatikan kebutuhan belajar individu. Tantangan yang ditemukan meliputiPeran guru sangat penting dalam menjaga konsistensi, memberikan umpan balik, serta memperhatikan kebutuhan belajar individu. Tantangan yang ditemukan meliputi