UM SURABAYAUM SURABAYA

Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraStilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra

Setiap bidang pekerjaan biasanya memiliki leksikon khusus yang sering digunakan, termasuk dalam peternakan sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna leksikal, makna kultural, dan kearifan lokal dari leksikon yang berkaitan dengan peternakan sapi perah menggunakan teori dari Abdul Chaer dengan pendekatan semantik dan Robert Sibarani dengan pendekatan antropolinguistik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data adalah masyarakat di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali yang berprofesi sebagai peternak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan teknik catat serta teknik rekam. Kemudian dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan leksikon dapat mencerminkan makna leksikal dan kultural serta kearifan lokal yang mengandung nilai budaya, pengetahuan tradisional tentang interaksi manusia dengan hewan ternak, dan pengetahuan peternak untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas hewan ternak.

Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa leksikon peternakan sapi perah mengandung makna leksikal dan kultural yang mencerminkan pengetahuan dan nilai-nilai budaya setempat.Kearifan lokal yang terdapat dalam leksikon tersebut menunjukkan adaptasi masyarakat terhadap lingkungan dan kemampuan mereka dalam memanfaatkan sumber daya lokal tanpa bergantung pada teknologi modern.Hubungan antara bahasa, budaya, dan pengetahuan tradisional dalam peternakan sapi perah memberikan pandangan yang luas tentang bagaimana masyarakat mengelola ternak mereka dengan baik.Peningkatan pemahaman tentang leksikon terkait dengan sapi perah dapat meningkatkan interaksi antara manusia dan hewan ternak, serta mendukung produktivitas hewan ternak dengan memperhatikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat peternak dan lingkungan sekitarnya.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara leksikon peternakan sapi perah di berbagai daerah dengan fokus pada perbedaan dan kesamaan makna leksikal dan kultural. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut dampak sosial dan ekonomi dari kearifan lokal dalam peternakan sapi perah, serta bagaimana pengetahuan tradisional dapat diintegrasikan dengan teknologi modern untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan hewan ternak.

  1. The Relationship between Reticuloruminal Temperature, Reticuloruminal pH, Cow Activity, and Clinical... mdpi.com/2076-2615/13/13/2134The Relationship between Reticuloruminal Temperature Reticuloruminal pH Cow Activity and Clinical mdpi 2076 2615 13 13 2134
  2. Clustering Potensi Susu Sapi Perah Di Kabupaten Boyolali Menggunakan Algoritma K-MeansK-MEANS | Parmawati... p3m.sinus.ac.id/jurnal/index.php/TIKomSiN/article/view/413Clustering Potensi Susu Sapi Perah Di Kabupaten Boyolali Menggunakan Algoritma K MeansK MEANS Parmawati p3m sinus ac jurnal index php TIKomSiN article view 413
  3. DIO1 Gene Polymorphism Is Associated with Thyroid Profiles and Reproductive Performance in Dairy Cows.... mdpi.com/2077-0472/13/2/398DIO1 Gene Polymorphism Is Associated with Thyroid Profiles and Reproductive Performance in Dairy Cows mdpi 2077 0472 13 2 398
  4. Jurnal Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor. jurnal politeknik pembangunan pertanian bogor journals... jurnal.polbangtanbogor.ac.idJurnal Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor jurnal politeknik pembangunan pertanian bogor journals jurnal polbangtanbogor ac
  5. BoHV‐1 affects abortion and progesterone in dairy cows Bovine alphaherpesvirus 1 (BoHV‐1)... doi.org/10.1002/vms3.1187BoHVyAAAa1 affects abortion and progesterone in dairy cows Bovine alphaherpesvirus 1 BoHVyAAAa1 doi 10 1002 vms3 1187
Read online
File size473.52 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test