ARCHIVEARCHIVE

English Education:Journal of English Teaching and ResearchEnglish Education:Journal of English Teaching and Research

Bahasa Inggris dipelajari sebagai bahasa kedua dan memiliki peran krusial di setiap aspek, terutama dalam aspek pendidikan. Di era milenial, mahasiswa tidak hanya menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi nyata, tetapi juga untuk berkomunikasi di berbagai aplikasi atau situs web. Bahasa Inggris perlu dipelajari oleh mahasiswa di tingkat universitas karena akan menjadi keterampilan penting di masa depan mereka. Studi kualitatif deskriptif ini dilakukan untuk menemukan motivasi mahasiswa dalam belajar bahasa Inggris; baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Bahasa Inggris pada semester genap tahun akademik 2018/2019 dengan 139 mahasiswa sebagai sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert 5 poin yang diadaptasi dari format Skala Likert Gardners Attitude/Motivation Test Battery (AMTB). Pertanyaan yang digunakan dalam kuesioner juga diadaptasi dari Gardners Attitude/Motivation Test Battery (AMTB). Berdasarkan hasilnya, tingkat motivasi ekstrinsik lebih tinggi daripada tingkat motivasi intrinsik, namun, kedua skor tersebut berada pada tingkat tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki motivasi yang baik, baik motivasi intrinsik maupun ekstrinsik, dalam belajar bahasa Inggris. Ini akan berguna bagi dosen untuk membuat pembelajaran bahasa Inggris menjadi lebih baik di masa depan mereka.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa di STIKES Cendekia Utama Kudus memiliki motivasi belajar bahasa Inggris yang tinggi, dengan motivasi ekstrinsik sedikit lebih dominan (4.04), meskipun keduanya berada pada level yang baik.Tingkat motivasi yang tinggi ini, baik dari faktor internal maupun eksternal, sangat penting dalam proses belajar mengajar bahasa Inggris dan merupakan indikator positif bagi dosen maupun mahasiswa.Dengan demikian, temuan ini dapat dimanfaatkan oleh dosen untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif guna meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Inggris di masa mendatang.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa arah menarik untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang motivasi belajar bahasa Inggris di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya pada konteks institusi kesehatan. Pertama, mengingat adanya motivasi belajar yang tinggi namun mahasiswa menunjukkan tingkat kepercayaan diri berbicara yang moderat, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi secara mendalam efektivitas berbagai metode pengajaran inovatif atau intervensi pedagogis, seperti pembelajaran berbasis proyek atau simulasi interaktif, yang secara spesifik dirancang untuk meningkatkan keberanian dan kelancaran berbicara mahasiswa EFL dalam situasi akademik dan profesional. Hal ini penting untuk menjembatani kesenjangan antara motivasi dan kemampuan praktik. Kedua, terkait temuan bahwa orang tua lebih banyak mendorong daripada membantu secara aktif dalam proses belajar bahasa Inggris, studi lanjutan bisa menyelidiki faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi tingkat keterlibatan orang tua. Peneliti dapat mencari tahu bagaimana strategi komunikasi antara institusi dan keluarga dapat diperkuat untuk mendorong dukungan yang lebih substansial, atau apakah ada program kemitraan yang dapat dirancang untuk melibatkan orang tua secara konstruktif dalam mendukung pembelajaran bahasa anak-anak mereka. Terakhir, sangat penting untuk menyelidiki hubungan kausal atau korelasional antara tingkat motivasi yang tinggi dengan pencapaian aktual dalam kompetensi bahasa Inggris mahasiswa. Mengingat laporan latar belakang tentang kompetensi yang relatif rendah, penelitian berikutnya dapat menggunakan desain longitudinal untuk mengukur dampak motivasi intrinsik dan ekstrinsik terhadap peningkatan keterampilan berbahasa (mendengarkan, berbicara, membaca, menulis) dari waktu ke waktu, serta mengidentifikasi variabel mediasi atau moderator lainnya, seperti strategi belajar atau kualitas materi ajar, yang mungkin berperan dalam mengubah motivasi menjadi hasil belajar yang optimal.

Read online
File size596.91 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test