UNSIKAUNSIKA

Maroones: Jurnal Pengabdian Olahraga SingaperbangsaMaroones: Jurnal Pengabdian Olahraga Singaperbangsa

Kegiatan ini meupakan sosialisasi yang bertujuan untuk menyampaikan pengetahuan tentang pentingnya budaya berolahraga serta menekan tingkat kenakalan remajan di SMP Negeri 1 Tirtajaya. Metode yang di gunakan yaitu dengan cara sosialisasi untuk menyampaikan materi serta informasi dan memberikan edukasi tentang budaya olahraga dan dampak kenakalan remaja. Dari hasil sosialisasi ini bertujuan merubah pola fikir remaja ke arah yang lebih positif serta menabah kedekatan dan interaksi sesama siwsa dan pemateri, di adakannya sosialisasi menghasilkan pengetahuan serta wawasan yang lebih tentang kenakalan remaja dan manfaat berolahraga.

Kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kenakalan remaja dan pentingnya budaya olahraga.Ditekankan bahwa pengembangan potensi siswa melalui fasilitas sekolah dan aktivitas positif sangat krusial untuk mencegah kenakalan dan mempersiapkan mereka menyongsong kemajuan bangsa.Oleh karena itu, membudayakan olahraga dan menyediakan lingkungan suportif menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang produktif dan terhindar dari perilaku negatif.

Untuk memperkaya pemahaman tentang efektivitas program serupa di masa depan, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai dampak jangka panjang dari sosialisasi budaya olahraga ini. Studi lanjutan bisa dirancang untuk mengamati perubahan perilaku dan tingkat kenakalan remaja setelah beberapa bulan atau tahun pasca-sosialisasi, tidak hanya mengukur peningkatan pengetahuan sesaat, namun juga melihat apakah adopsi gaya hidup aktif benar-benar terjadi dan bertahan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa program tidak hanya memberikan dampak instan, tetapi juga membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan. Kedua, menarik untuk meneliti faktor-faktor yang mendorong atau menghambat remaja dalam mengimplementasikan budaya olahraga ke dalam kehidupan mereka sehari-hari. Penelitian dapat mengidentifikasi variabel seperti motivasi internal, dukungan lingkungan keluarga dan teman sebaya, atau ketersediaan fasilitas, yang mungkin mempengaruhi komitmen remaja terhadap aktivitas fisik. Pemahaman ini dapat membantu merancang program yang lebih personal dan relevan. Ketiga, studi komparatif bisa dilakukan untuk membandingkan efektivitas berbagai jenis kegiatan olahraga atau intervensi berbasis olahraga. Misalnya, apakah olahraga tim seperti sepak bola lebih efektif dalam membangun karakter dan menekan kenakalan dibandingkan olahraga individu seperti lari, atau apakah program yang mengintegrasikan pembinaan karakter secara eksplisit lebih unggul. Melalui pendekatan ini, kita bisa menemukan model program budaya olahraga yang paling optimal untuk mengatasi kenakalan remaja secara holistik dan berkelanjutan.

Read online
File size298.82 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test