UNESAUNESA
Jurnal BK UNESAJurnal BK UNESAPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepercayaan diri dan dukungan sosial dengan kemandirian santri. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode analisis korelasional, meliputi Korelasi Kendalls tau dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif antara kepercayaan diri dan kemandirian santri (r = 0,289, p = 0,000), meskipun lemah. Terdapat pula hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dan kemandirian santri (r = 0,272, p = 0,000). Uji korelasi berganda menunjukkan koefisien korelasi 0,441 dengan Sig. F Change 0,000, mengindikasikan hubungan positif dan signifikan secara simultan. Nilai R Square (0,195) menunjukkan kontribusi kedua variabel sebesar 19,5%, sementara 80,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kepercayaan diri dan kemandirian santri, meskipun dengan kekuatan yang rendah.Selain itu, ditemukan hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dan kemandirian santri.Secara simultan, kepercayaan diri dan dukungan sosial memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kemandirian santri, namun kontribusinya hanya sebesar 19,5%, menunjukkan adanya faktor lain yang mempengaruhi kemandirian santri.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta pengasuh pondok pesantren merancang layanan bimbingan konseling yang terintegrasi dengan pembentukan kepercayaan diri dan peningkatan dukungan sosial bagi santri. Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemandirian santri, seperti gaya pengasuhan, lingkungan pondok pesantren, dan karakteristik individu santri. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kemandirian santri, misalnya melalui pelatihan keterampilan hidup, program mentoring, atau pembentukan kelompok dukungan sebaya. Dengan demikian, pondok pesantren dapat menjadi lingkungan yang kondusif bagi perkembangan kemandirian santri, mempersiapkan mereka menjadi individu yang mandiri, bertanggung jawab, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
| File size | 403.65 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari 32,2% pada siklus 1 menjadi 82,1% pada siklus 2 yang mencapai ketuntasan belajar. Hal ini menunjukkan bahwaTerjadi peningkatan hasil belajar siswa dari 32,2% pada siklus 1 menjadi 82,1% pada siklus 2 yang mencapai ketuntasan belajar. Hal ini menunjukkan bahwa
IPMAFAIPMAFA Pemuka agama setempat memainkan peran kunci dalam transmisi dakwah dan penciptaan identitas Islam pada masyarakat Baduy.mereka mempunyai otoritas dan kepercayaanPemuka agama setempat memainkan peran kunci dalam transmisi dakwah dan penciptaan identitas Islam pada masyarakat Baduy.mereka mempunyai otoritas dan kepercayaan
UNESAUNESA Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi upacara Kasada sebagai sumber pembelajaran IPS diharapkan tercipta pembelajaranDengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi upacara Kasada sebagai sumber pembelajaran IPS diharapkan tercipta pembelajaran
UNESAUNESA Sikap keuangan yang dimiliki oleh mahasiswa yang menjadi bagian dalam penelitian ini juga menunjukkan hasil kategori yang tinggi dengan persentase sebesarSikap keuangan yang dimiliki oleh mahasiswa yang menjadi bagian dalam penelitian ini juga menunjukkan hasil kategori yang tinggi dengan persentase sebesar
UNESAUNESA Peningkatan tersebut terlihat dari kenaikan nilai kolaboratif dan kepuasan siswa. Namun, efektivitas maksimum masih dapat dicapai dengan peningkatan kompetensiPeningkatan tersebut terlihat dari kenaikan nilai kolaboratif dan kepuasan siswa. Namun, efektivitas maksimum masih dapat dicapai dengan peningkatan kompetensi
BALELITERASIBALELITERASI 1) Pembelajaran sistem pengereman konvensional dengan model Problem Based Learning layak menjadi praktik pembelajaran HOTS karena dapat meningkatkan kemampuan1) Pembelajaran sistem pengereman konvensional dengan model Problem Based Learning layak menjadi praktik pembelajaran HOTS karena dapat meningkatkan kemampuan
STKIP JBSTKIP JB Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar berupa 19 item soal.Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar berupa 19 item soal.
UNIBAUNIBA Jumlah sampel sebanyak 90 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Untuk mengetahui hubungan persepsi terhadap metode pembelajaranJumlah sampel sebanyak 90 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Untuk mengetahui hubungan persepsi terhadap metode pembelajaran
Useful /
UNIBIUNIBI Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secaraAnalisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara
UNESAUNESA Penelitian ini memliki tujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi organisasi kemahasiswaan terhadap kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial danPenelitian ini memliki tujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi organisasi kemahasiswaan terhadap kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan
UNESAUNESA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan secara lebih tepat mengapa pelaku bullying memiliki empati rendah dalam perilaku bully.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menjelaskan secara lebih tepat mengapa pelaku bullying memiliki empati rendah dalam perilaku bully.
UNESAUNESA Dengan demikian, media website informasi peminatan dan studi lanjut layanan bimbingan klasikal telah memenuhi seluruh aspek kriteria akseptabilitas. BerdasarkanDengan demikian, media website informasi peminatan dan studi lanjut layanan bimbingan klasikal telah memenuhi seluruh aspek kriteria akseptabilitas. Berdasarkan