UBHUBH

JURNAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANJURNAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, konteks situasi, dan jenis tindak tutur direktif antara penjual dan pembeli pedagang busana di Pasar Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Teori yang digunakan adalah teori Tarigan dan teori pendukung lainnya, seperti Wijana dan Rohmadi, Sumarsono dan Partama, Chaer dan Leonie, dan Yule mengenai tindak tutur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan, mengidentifikasi, menganalisis, menafsirkan, dan menyimpulkan data. Objek penelitian adalah tindak tutur direktif antara penjual dan pembeli pedagang busana di Pasar Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan 61 data dari 5 rekaman, dengan empat jenis tindak tutur direktif, yaitu permintaan (11 data), pertanyaan (42 data), perintah (5 data), dan nasihat (3 data). Dari hasil data, bentuk tindak tutur direktif yang paling dominan digunakan oleh pedagang busana di Pasar Kinali adalah tindak tutur direktif pertanyaan, sedangkan yang paling sedikit ditemukan adalah direktif nasihat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pedagang busana di Pasar Kinali sering menggunakan tindak tutur direktif pada saat interaksi jual beli.

Berdasarkan hasil simpulan data tersebut, dapat dilihat bahwa pedagang busana di Pasar Kinali Kabupaten Pasaman Barat banyak menggunakan (a) jenis tindak tutur direktif dalam proses jual beli di Pasar Kinali Kabupaten Pasaman Barat.(c) konteks tuturan tersebut adalah adanya tindak tutur direktif yang dilakukan oleh penjual dan pembeli busana yang berada di Pasar Kinali.Dengan adanya tindak tutur direktif akan memberikan efek yang baik bagi interaksi antara pedagang dan pembeli.

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi dunia pendidikan dalam pembelajaran pragmatik, khususnya mengenai tindak tutur ilokusi dan direktif. Penelitian ini juga dapat dijadikan sebagai referensi maupun perbandingan dalam penelitian selanjutnya, khususnya pada kajian pragmatik. Bagi masyarakat umum, khususnya pedagang busana, disarankan agar memperkaya pengetahuan kebahasaan, khususnya mengenai tindak tutur direktif. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai efek tindak tutur direktif terhadap interaksi antara pedagang dan pembeli, serta bagaimana tindak tutur direktif dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan penjualan dan pengalaman berbelanja pelanggan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi alternatif yang dapat digunakan oleh pedagang untuk mencapai tujuan transaksi tanpa bergantung sepenuhnya pada tindak tutur direktif.

Read online
File size35.18 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test