PRINPRIN
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan PendidikanCENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan PendidikanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PAI siswa di kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Balingka pada soal ilmu tajwid, yang disebabkan kurang maksimalnya dalam mengunakan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketercapaian penerapan Model Pembelajaran Problem Basic Learning pada materi al-Quran surat Luqman ayat 13 dan 14 terhadap siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka, dan untuk mengetahui hasil belajar materi al-Quran surat Luqman ayat 13 dan 14 siswa Kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka setelah penerapan model Pembelajaran Problem Basic Learning. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan menjadikan siswa kelas XII IPA 1 di SMA N 1 Koto Bilingka, sebagai sumber datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Problem Basic Learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan penelitian terkait penggunaan Model Pembelajaran Problem Basic Learning dianggap berhasil.
Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan Model Problem Basic Learning apabila dilakukan dengan perencanaan dan penguasaan konsep yang baik akan dapat berjalan dengan baik.Model Pembelajaran Problem Basic Learning mampu menciptakan komunikasi multi arah dan dapat meningkatkan pemahaman ilmu tajwid siswa.Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan peningkatan yang signifikan, sehingga penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Basic Learning dapat dikatakan berhasil.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas penggunaan media audio visual yang berbeda-beda terhadap pemahaman ilmu tajwid siswa, misalnya membandingkan penggunaan video animasi dengan rekaman suara bacaan Al-Quran. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat keaktifan siswa dalam pembelajaran Problem Based Learning, seperti gaya belajar atau motivasi belajar. Pengembangan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif, tidak hanya mengukur hasil belajar kognitif tetapi juga keterampilan sosial dan emosional siswa, juga menjadi arah penelitian yang menarik untuk dilakukan.
| File size | 290.15 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IMADIKLUSIMADIKLUS Pengelolaan pembelajaran pada pelatihan pengelola P4S meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan. Kegiatan perencanaan disusunPengelolaan pembelajaran pada pelatihan pengelola P4S meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan. Kegiatan perencanaan disusun
PRINPRIN PKBM adalah suatu wadah berbagai kegiatan pembelajaran masyarakat diarahkan pada pemberdayaan potensi untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial,PKBM adalah suatu wadah berbagai kegiatan pembelajaran masyarakat diarahkan pada pemberdayaan potensi untuk menggerakkan pembangunan di bidang sosial,
UNESAUNESA Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi upacara Kasada sebagai sumber pembelajaran IPS diharapkan tercipta pembelajaranDengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi upacara Kasada sebagai sumber pembelajaran IPS diharapkan tercipta pembelajaran
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hambatan utama meliputi lamanya proses administrasi akibat ketidakhadiran pejabat yang berwenang dan keterbatasan dana tunai. Penelitian ini memberikanHambatan utama meliputi lamanya proses administrasi akibat ketidakhadiran pejabat yang berwenang dan keterbatasan dana tunai. Penelitian ini memberikan
LLDIKTI12LLDIKTI12 Selain membeli hasil panen, toke juga memberikan lima jenis bantuan kepada petani, seperti penghidupan subsistensi dasar, jaminan krisis subsistensi, perlindungan,Selain membeli hasil panen, toke juga memberikan lima jenis bantuan kepada petani, seperti penghidupan subsistensi dasar, jaminan krisis subsistensi, perlindungan,
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat 12 faktor kekuatan, 12 faktor kelemahan, 12 faktor peluang, dan 12 faktor ancaman yangBerdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa terdapat 12 faktor kekuatan, 12 faktor kelemahan, 12 faktor peluang, dan 12 faktor ancaman yang
MAHADEWAMAHADEWA Dalam penelitian ini, sayuran yang dimanfaatkan adalah kulit kecambah kacang hijau/toge, dan limbah yang berasal dari ampas kelapa, yaitu sisa pembuatanDalam penelitian ini, sayuran yang dimanfaatkan adalah kulit kecambah kacang hijau/toge, dan limbah yang berasal dari ampas kelapa, yaitu sisa pembuatan
MAHADEWAMAHADEWA Tingginya keanekaragaman makrofauna tanah tersebut terjadi karena terjaganya kualitas tanah sebagai akibat penerapan sistem pertanian organik. PenelitianTingginya keanekaragaman makrofauna tanah tersebut terjadi karena terjaganya kualitas tanah sebagai akibat penerapan sistem pertanian organik. Penelitian
Useful /
STIAAMUNTAISTIAAMUNTAI Teknik analisis data menggunakan reduksi data (Data Reduction), Penyajian data (Data display) dan kesimpulan (Conclusion Verification). Data yang telahTeknik analisis data menggunakan reduksi data (Data Reduction), Penyajian data (Data display) dan kesimpulan (Conclusion Verification). Data yang telah
UNESAUNESA Supervisi di SMK Negeri 13 Surabaya dan SMK Dharma Bahari dilakukan secara sistematis dan mampu meningkatkan kinerja guru BK melalui teknik kunjungan kelasSupervisi di SMK Negeri 13 Surabaya dan SMK Dharma Bahari dilakukan secara sistematis dan mampu meningkatkan kinerja guru BK melalui teknik kunjungan kelas
UNESAUNESA Tidak mampunya pelaku kekerasan berempati berarti mereka tidak bisa melihat sudut pandang orang lain, kurang mengenali emosi orang lain, serta kurang tepatnyaTidak mampunya pelaku kekerasan berempati berarti mereka tidak bisa melihat sudut pandang orang lain, kurang mengenali emosi orang lain, serta kurang tepatnya
MAHADEWAMAHADEWA Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,92 dan daya serap siswa 81,92%. Rata-rata persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 11,88%.Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa 81,92 dan daya serap siswa 81,92%. Rata-rata persentase aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 11,88%.