UBHARAJAYAUBHARAJAYA

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJJurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ

Transformasi digital wilayah perdesaan telah menjadi prioritas nasional untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan memperkuat tata kelola desa berbasis teknologi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat infrastruktur digital Desa Neglasari, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, melalui implementasi jaringan RT/RW-Net dan pelatihan pemanfaatan aplikasi Smart Village. Kegiatan ini meliputi pembangunan jaringan RT/RW-Net sebagai tulang punggung digital desa, pengembangan aplikasi Smart Village berbasis web menggunakan framework PHP Laravel dan basis data MySQL, serta pelaksanaan pelatihan terstruktur bagi perangkat desa, administrator, operator, dan warga. Metode pelatihan dilakukan secara partisipatif dan praktik langsung yang mencakup konfigurasi dan pemeliharaan jaringan, pengoperasian layanan administrasi digital seperti pengajuan surat dan pengelolaan pengaduan, serta integrasi data kependudukan. Hasil infrastruktur RT/RW-Net beroperasi secara andal dan kegiatan menunjukkan bahwa mendukung kinerja optimal aplikasi Smart Village. Pelatihan yang diberikan secara signifikan meningkatkan kapasitas teknis perangkat desa dan operator sehingga mampu mengelola jaringan dan aplikasi secara mandiri. Warga desa juga mulai memanfaatkan layanan digital untuk kebutuhan administrasi, pengaduan, serta akses informasi kependudukan, yang berdampak pada peningkatan efektivitas, efisiensi, dan transparansi pelayanan publik. Program ini membuktikan bahwa integrasi infrastruktur digital lokal dengan penguatan kapasitas berbasis praktik dapat menjadi model yang berkelanjutan dan mudah direplikasi untuk mempercepat transformasi digital desa. Ke depan, pengembangan fitur aplikasi, peningkatan literasi digital, serta penerapan tata kelola desa berbasis data perlu terus didorong.

Kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat infrastruktur digital Desa Neglasari melalui pemasangan jaringan RT/RW-Net dan pengembangan aplikasi Smart Village berbasis server lokal.Implementasi ini menjawab permasalahan awal berupa keterbatasan literasi digital, belum optimalnya pelayanan administrasi, serta ketiadaan infrastruktur jaringan yang terintegrasi.Jaringan yang dibangun berfungsi stabil dan mendukung operasional layanan administrasi digital, sementara pelatihan bertahap mampu meningkatkan kapasitas perangkat desa, operator, admin BUMDes, dan warga dalam mengelola serta memanfaatkan sistem secara mandiri.Warga mulai terbiasa menggunakan layanan digital, sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif, efisien, dan transparan, serta terbentuk fondasi awal penguatan ekosistem UMKM desa berbasis digital.Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara tim PKM, pemerintah desa, dan BUMDes dalam mendorong transformasi digital desa.Ke depan, program ini berpotensi dikembangkan melalui penambahan modul layanan, perluasan literasi digital bagi pelaku UMKM, serta penguatan sistem berbasis data, sehingga Desa Neglasari berpeluang menjadi model desa digital yang dapat direplikasi di tingkat regional maupun nasional.

Berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan:. 1) Meneliti dampak jangka panjang penerapan RT/RW-Net terhadap perbaikan kualitas pelayanan publik desa, dengan fokus pada indikator layanan e-government, partisipasi masyarakat, dan efektivitas alokasi anggaran.. 2) Mengkaji efektivitas pendekatan pelatihan literasi digital berkelanjutan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pendapatan dan daya saing produk, serta mengidentifikasi faktor pembatas dan kebijakan pendukung.. 3) Meneliti penerapan analitik data desa berbasis Smart Village untuk pengambilan keputusan berbasis data, termasuk model prediksi kebutuhan infrastruktur, analisis tren kependudukan, dan pembuatan kebijakan respons cepat terhadap permasalahan sosial.. Saran-saran tersebut bertujuan memperluas pemahaman tentang bagaimana infrastruktur digital, pelatihan kapasitas, dan analitik data dapat saling melengkapi dalam memperkuat tata kelola dan pembangunan berkelanjutan desa.

  1. Peluang dan Tantangan Smart village di Era 4.0 (Studi Analisis Desa Dukuhjati Kidul Kabupaten Tegal)... igj.upstegal.ac.id/index.php/igj/article/view/30Peluang dan Tantangan Smart village di Era 4 0 Studi Analisis Desa Dukuhjati Kidul Kabupaten Tegal igj upstegal ac index php igj article view 30
  2. IMPLEMENTASI METODE QUEUE TREE UNTUK MANAJEMEN BANDWIDTH BERBASIS HOTSPOT (STUDI KASUS: ONESNET BEKASI)... journal.universitassuryadarma.ac.id/index.php/jsi/article/view/851IMPLEMENTASI METODE QUEUE TREE UNTUK MANAJEMEN BANDWIDTH BERBASIS HOTSPOT STUDI KASUS ONESNET BEKASI journal universitassuryadarma ac index php jsi article view 851
  3. Membangun Infrastruktur Jaringan RT RW Net Guna Mendukung Aplikasi Sistem Informasi Desa (SIMADES) |... doi.org/10.21111/ku.v1i1.1420Membangun Infrastruktur Jaringan RT RW Net Guna Mendukung Aplikasi Sistem Informasi Desa SIMADES doi 10 21111 ku v1i1 1420
Read online
File size302.9 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test