UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Jurnal Teknologi Informasi dan KomputerJurnal Teknologi Informasi dan Komputer

Barang kerajinan tradisional merupakan barang yang bernilai ekonomis tinggi, oleh karena itu banyak orang yang membeli barang kerajinan tradisional bahkan mengoleksinya, Betek adalah salah satu barang kerajinan tradisional yang merupakan ciri khas dari Bali, lebih tepatnya di daerah Banjar Sega, Desa Bunutan, Abang, Karangasem. Desa Bunutan, Abang, Karangasem merupakan desa tempat memproduksi kerajinan tas betek yang awalnya kurang bernilai ekonomis, namun setelah diberikan sentuhan desain yang baru, baik dari segi ukuran maupun hiasan berupa ornament yang bernilai estetika yang bernuansa modern dan berfungsi multiguna dan bisa digunakan sebagai tas wanita yang terkesan ramah lingkungan dan mempunyai nilai gengsi yang lebih tinggi dan sifatnya sangat authentic serta memiliki daya seni yang berbeda dari segi estetika sosialnya. Dalam proses penjualannya, penjualan tas betek masih tradisional dan belum ada sentuhan teknologi yang berupa perancangan sistem dan perancangan antarmuka dari aplikasi berbasis komputer, dalam proses penjualannya saat ini, seringkali terjadi kesalahan-kesalahan dalam proses pencatatan kode barang dan harga barang, selain itu nota-nota penjualan juga tidak dikelola dengan baik oleh karena sistem pengarsipan yang kurang baik, mulai dari proses transaksi penjualan, proses perhitungan pendapatan, pendataan harga barang, hingga data persediaan barang juga masih dikelola secara manual yang hanya dicatat dikertas atau buku, dan terkadang hanya menggunakan perkiraan. Hal ini membuat kualitas informasi yang didapatkan tidak maksimal, kurang efisien dan tentunya kemungkinan terjadinya kesalahan informasi cukup besar.

Rancangan dokumen sistem informasi penjualan kerajinan tas betek berbasis website mampu informasi menghasilkan penjualan yang dapat digunakan oleh pengguna sistem untuk memenuhi kebutuhan informasi.Desain rancangan sistem informasi yang meliputi perancangan proses login, perancangan proses pemesanan tas betek berbasis website serta pembuatan laporan penjualan.

Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada evaluasi kegunaan dan tingkat penerimaan sistem informasi penjualan berbasis website yang telah dirancang bagi para perajin tas Betek di Banjar Sega, dengan menggunakan pendekatan campuran antara survei kepuasan pengguna dan observasi langsung pada proses penjualan harian. Selanjutnya, dapat dikembangkan sebuah aplikasi seluler yang terintegrasi dengan sistem tersebut, kemudian diuji secara komparatif untuk mengukur dampaknya terhadap kecepatan transaksi, pengurangan kesalahan pencatatan, dan efisiensi waktu dibandingkan prosedur manual yang selama ini dipakai. Selain itu, diperlukan studi yang meneliti kemampuan skalabilitas model PIECES ketika diterapkan pada sektor kerajinan tradisional lain di Bali, seperti anyaman bambu atau batik, dengan menganalisis tantangan adaptasi teknis, kebutuhan pelatihan, serta manfaat ekonomi yang dihasilkan bagi komunitas pengrajin. Metode pengumpulan data dapat mencakup wawancara mendalam, analisis log sistem, dan pengukuran performa real‑time untuk memperoleh gambaran komprehensif.

Read online
File size354.98 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test