TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan utama bagi pemerintah, baik di tingkat desa maupun kota. Penyebab kemiskinan sangat beragam, termasuk faktor lingkungan, sosial budaya, ekonomi, politik, dan kebijakan publik. Pemerintah berupaya meningkatkan kesejahteraan penduduk miskin melalui berbagai program pengentasan kemiskinan, salah satunya adalah program Beras Miskin (RASKIN), yaitu penyaluran beras bersubsidi kepada Rumah Tangga Miskin (RTM) yang telah ditentukan. Namun, permasalahan dalam pemberian bantuan seringkali terkait dengan ketidaktepatan sasaran, sehingga banyak masyarakat yang seharusnya menerima bantuan tidak mendapatkan haknya. Oleh karena itu, diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) sebagai solusi untuk pemilihan warga yang berhak menerima bantuan RASKIN. SPK adalah sistem yang mampu memberikan kemampuan dalam pemecahan masalah dan komunikasi untuk masalah semi terstruktur, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih objektif. Penelitian ini menghasilkan aplikasi berbasis desktop untuk melakukan perangkingan dalam menentukan warga yang layak menerima bantuan di Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa.

Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mampu membantu dalam penentuan penerima bantuan RASKIN di Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa.Aplikasi ini menggunakan metode MOORA untuk melakukan penilaian dan perangkingan calon penerima berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.Dengan adanya sistem ini, diharapkan proses seleksi penerima bantuan dapat dilakukan secara lebih objektif dan tepat sasaran, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.Penerapan sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyaluran bantuan RASKIN.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menambahkan lebih banyak kriteria dalam proses pengambilan keputusan, seperti tingkat pendidikan, pekerjaan, dan kondisi kesehatan calon penerima. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kedua, pengembangan sistem dapat dilakukan dengan mengintegrasikan data dari berbagai sumber, seperti data kependudukan, data kemiskinan, dan data potensi desa, untuk meningkatkan akurasi dan validitas data yang digunakan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan antarmuka pengguna (user interface) yang lebih interaktif dan mudah digunakan, serta menambahkan fitur-fitur seperti visualisasi data dan laporan otomatis untuk memudahkan pemantauan dan evaluasi program bantuan. Dengan demikian, sistem SPK yang dihasilkan dapat lebih optimal dalam mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan efektif dalam upaya pengentasan kemiskinan.

  1. OSF. osf doi.org/10.31227/osf.io/ehksfOSF osf doi 10 31227 osf io ehksf
Read online
File size1.04 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test