MANDALANURSAMANDALANURSA

Business ManagementBusiness Management

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dan dampaknya terhadap kepatuhan pajak serta keberlanjutan bisnis. Kebijakan PPN yang diimplementasikan oleh pemerintah memiliki implikasi signifikan bagi sektor UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif didukung oleh data empiris dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan PPN pada UMKM masih menghadapi berbagai kendala, baik dalam hal pemahaman wajib pajak, sistem administrasi pajak, maupun pengawasan dari otoritas pajak. Tingkat kepatuhan pajak UMKM masih relatif rendah disebabkan oleh kompleksitas regulasi, beban administrasi yang tinggi, dan kurangnya sosialisasi yang efektif. Penelitian ini juga menemukan bahwa kebijakan PPN berdampak pada struktur biaya UMKM yang dapat memengaruhi daya saing mereka di pasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya reformasi kebijakan PPN yang ramah UMKM dengan prosedur yang disederhanakan, peningkatan sosialisasi, dan penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan kepatuhan pajak tanpa menghambat pertumbuhan sektor UMKM.

Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kebijakan PPN pada UMKM di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, termasuk pemahaman wajib pajak yang rendah, kompleksitas administrasi, dan pengawasan yang belum optimal.Tingkat kepatuhan pajak UMKM masih relatif rendah, yang berdampak pada potensi penerimaan negara.Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan PPN yang ramah UMKM, dengan penyederhanaan prosedur, peningkatan sosialisasi, dan penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi informasi untuk meningkatkan kepatuhan pajak tanpa menghambat pertumbuhan sektor UMKM.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai program sosialisasi PPN yang telah diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak, dengan fokus pada pemahaman UMKM terhadap regulasi dan dampaknya terhadap kepatuhan. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris dampak struktur biaya UMKM akibat penerapan PPN, serta bagaimana hal ini memengaruhi daya saing mereka di pasar domestik dan internasional. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk menganalisis kebijakan PPN di negara-negara lain yang memiliki karakteristik UMKM serupa, dengan tujuan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi atau diadaptasi di Indonesia. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam implementasi kebijakan PPN bagi UMKM, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan sektor UMKM di Indonesia.

  1. Pengaruh Kebijakan Perubahan Tarif PPH Final Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku UMKM | Kumaratih |... doi.org/10.14710/jphi.v2i2.158-173Pengaruh Kebijakan Perubahan Tarif PPH Final Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Pelaku UMKM Kumaratih doi 10 14710 jphi v2i2 158 173
Read online
File size285.82 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test