IPBIPB
Jurnal Akuakultur IndonesiaJurnal Akuakultur IndonesiaKonflik antara produktivitas budidaya udang dan konservasi mangrove dapat diatasi melalui model tambak silvofishery yang mengintegrasikan budidaya udang dengan penanaman mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pemahaman dan penerimaan petambak di Kabupaten Bireuen terhadap mangrove dan sistem silvofishery, serta mengidentifikasi hambatan implementasi ke depan. Studi dilakukan di tiga kecamatan Kuala, Peusangan, dan Jangka melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh responden. Hasil menunjukkan bahwa rehabilitasi mangrove di Bireuen masih terancam oleh alih fungsi lahan. Silvofishery menghadapi tantangan karena tiga hal utama: (1) penyusutan luas lahan per kapita, (2) tidak semua petambak menerima konsep silvofishery, dan (3) kekhawatiran akan meningkatnya hama seperti kepiting dan burung. Faktor-faktor ini menyebabkan prospek rehabilitasi mangrove melalui silvofishery masih rendah di tingkat petambak. Diperlukan pergeseran paradigma agar petambak melihat mangrove bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai sekutu dalam mengatasi persoalan budidaya.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa prospek konservasi mangrove melalui silvofishery di Kabupaten Bireuen masih terbatas.Hal ini disebabkan oleh kesenjangan antara persepsi petani dan realitas ekologis.Petani tambak, sebagai aktor kunci dalam implementasi dan pemeliharaan integrasi mangrove, masih meremehkan manfaat mangrove.Banyak dari mereka belum menyadari bahwa mangrove dapat menjadi solusi untuk masalah kualitas air, prevalensi penyakit, dan penurunan produktivitas di tambak mereka.Untuk mengatasi kesenjangan ini, diperlukan pergeseran paradigma di tingkat petani.Perubahan ini harus melampaui kampanye kesadaran dan melibatkan partisipasi, pembelajaran, serta pemahaman ulang mangrove sebagai aset strategis untuk keberlanjutan jangka panjang.Tanpa perubahan ini, silvofishery berisiko menghadapi perlawanan.Penelitian ini memberikan kontribusi secara empiris dan metodologis dalam diskusi tentang silvofishery.
Untuk mendorong adopsi silvofishery, diperlukan strategi persuasif yang kuat, yang didasarkan pada bukti sejarah, pemetaan spasial, dan memori komunitas. Selain itu, diperlukan narasi baru yang melihat lanskap akuakultur tidak hanya sebagai tempat produksi ekonomi, tetapi juga sebagai palimpsest ekosistem mangrove yang pernah subur. Pengakuan ini dapat membuka jalan baru di mana mangrove tidak lagi dipandang sebagai ancaman, tetapi sebagai penghuni sah dan mitra penting dalam menjamin kelangsungan hidup pesisir yang berkelanjutan. Selain itu, diperlukan peralihan dari sistem tambak intensif menjadi sistem yang ramah lingkungan. Sistem silvofishery, yang memperkenalkan kembali vegetasi mangrove ke area tambak, dapat memulihkan filtrasi alami, meningkatkan kualitas air, dan membangun ketahanan ekologis. Alih-alih mengejar hasil maksimum melalui produksi massal, petani dan pembuat kebijakan harus beralih ke model produksi berkualitas tinggi dan bernilai tinggi. Peralihan ini mengakui trade-off antara keuntungan ekonomi jangka pendek dari budidaya udang intensif dan keberlanjutan jangka panjang dari sistem silvofishery.
| File size | 716.49 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Penambangan pasir terbesar di Kabupaten Tasikmalaya terletak di Kecamatan Sukaratu. Kegiatan penambangan tersebut memberikan dampak negatif terhadap lingkungan,Penambangan pasir terbesar di Kabupaten Tasikmalaya terletak di Kecamatan Sukaratu. Kegiatan penambangan tersebut memberikan dampak negatif terhadap lingkungan,
UPN VeteranUPN Veteran Koordinasi antar lembaga teknis berjalan, tetapi belum responsif terhadap dampak sosial dan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilanKoordinasi antar lembaga teknis berjalan, tetapi belum responsif terhadap dampak sosial dan lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan
KEMENSOSKEMENSOS Pemerintah daerah disarankan membuat program pelatihan, pengembangan kewirausahaan, dan membantu nelayan mengakses pasar yang lebih luas untuk meningkatkanPemerintah daerah disarankan membuat program pelatihan, pengembangan kewirausahaan, dan membantu nelayan mengakses pasar yang lebih luas untuk meningkatkan
UNRUNR Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kota inklusif. Kesimpulannya,Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan kota inklusif. Kesimpulannya,
UNILAUNILA Kondisi ini menjelaskan bahwa pada saat penelitian dilakukan, habitat di Resort Balik Bukit masih menjamin pertumbuhan dan perkembangbiakan amfibi ordoKondisi ini menjelaskan bahwa pada saat penelitian dilakukan, habitat di Resort Balik Bukit masih menjamin pertumbuhan dan perkembangbiakan amfibi ordo
UNILAUNILA hutan rakyat dengan koefisien sebesar (Pvalue =0,040), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat PHBS (Pvalue =0,042), jumlah penduduk (Pvalue =0,016), persentasehutan rakyat dengan koefisien sebesar (Pvalue =0,040), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat PHBS (Pvalue =0,042), jumlah penduduk (Pvalue =0,016), persentase
UNILAUNILA Hal penting yang diperoleh dari penelitian ini adalah hilangnya 10 cm lapisan tanah dalam waktu 1 tahun setelah lahan hutan sekunder dibuka menjadi kebunHal penting yang diperoleh dari penelitian ini adalah hilangnya 10 cm lapisan tanah dalam waktu 1 tahun setelah lahan hutan sekunder dibuka menjadi kebun
UNILAUNILA Pemodelan regresi linier berganda diterapkan dengan variabel respon IPM dengan variabel penjelas berupa perubahan tutupan hutan dan indikator kesejahteraanPemodelan regresi linier berganda diterapkan dengan variabel respon IPM dengan variabel penjelas berupa perubahan tutupan hutan dan indikator kesejahteraan
Useful /
IAI TABAHIAI TABAH Pada level teks, film menegaskan pertentangan antara dogma dan akal sehat melalui penggambaran konflik antartokoh. Pada level kognisi sosial, terlihatPada level teks, film menegaskan pertentangan antara dogma dan akal sehat melalui penggambaran konflik antartokoh. Pada level kognisi sosial, terlihat
IPBIPB The test subjects, ranging from 4 to 6 cm in size and weighing 3. 1 ± 0. 2 grams, underwent examination. Employing a completely randomized design (CRD),The test subjects, ranging from 4 to 6 cm in size and weighing 3. 1 ± 0. 2 grams, underwent examination. Employing a completely randomized design (CRD),
UNILAUNILA Pola budidaya monokultur pada areal yang telah diberi IUPHKm memberi pendapatan tertinggi. Hal ini dipengaruhi oleh usia rata-rata pemanfaatan kawasanPola budidaya monokultur pada areal yang telah diberi IUPHKm memberi pendapatan tertinggi. Hal ini dipengaruhi oleh usia rata-rata pemanfaatan kawasan
UNILAUNILA Salah satu solusi untuk menurunkan kandungan CO2 di atmosfer adalah melalui pembangunan atau perbaikan vegetasi hutan. Hutan mangrove dianggap dapat menyerapSalah satu solusi untuk menurunkan kandungan CO2 di atmosfer adalah melalui pembangunan atau perbaikan vegetasi hutan. Hutan mangrove dianggap dapat menyerap