DINASTIREVDINASTIREV

Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan PolitikJurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik

Penelitian ini bertujuan untuk meng sesuai regulasi terkini, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan solusi strategis untuk meningkatkan kepatuhan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan tinjauan yuridis normatif terhadap peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan dokumen resmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan keuangan dan pelaporan pajak sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem informasi keuangan internal, literasi perpajakan, dan pemanfaatan teknologi digital seperti e-Filing, e-Billing, e-Bupot, dan e-Faktur. Namun, tingkat kepatuhan notaris masih bervariasi, dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pemahaman regulasi, serta adaptasi terhadap perubahan kebijakan. Regulasi terbaru seperti PER-08/PJ/2022, PER-6/PJ/2024, PER-7/PJ/2025, dan PMK No. 47/2024 menekankan kewajiban registrasi elektronik, integrasi NIK sebagai NPWP, serta penguatan pengawasan anti-penghindaran pajak. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan kapasitas SDM melalui pelatihan rutin, implementasi SIK terintegrasi, pendampingan oleh konsultan pajak, serta penyesuaian prosedur internal dengan regulasi terkini, guna meningkatkan akuntabilitas dan memastikan kepatuhan pajak yang berkelanjutan di lingkungan kantor notaris.

Hasil kajian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan keuangan di kantor notaris memegang peran strategis dalam memastikan akurasi pelaporan pajak dan kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan.Penerapan Sistem Informasi Keuangan (SIK) yang terintegrasi dengan platform pelaporan pajak Direktorat Jenderal Pajak terbukti dapat meminimalkan kesalahan administrasi, mempercepat proses pelaporan, dan mempermudah penelusuran transaksi.Kendala adaptasi terhadap regulasi terbaru dan keterbatasan sumber daya manusia dapat diatasi melalui pelatihan rutin, implementasi sistem keuangan terintegrasi, pendampingan konsultan pajak, serta pembaruan prosedur internal.Kerangka hukum yang mengatur kewajiban perpajakan notaris memberikan dasar legal yang jelas, sekaligus menetapkan sanksi administratif maupun pidana bagi pelanggaran.Dengan demikian, kepatuhan pajak notaris tidak hanya bergantung pada adanya sistem digital, tetapi juga pada kesiapan internal organisasi dan komitmen terhadap penerapan tata kelola yang baik.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak implementasi Sistem Informasi Keuangan (SIK) terhadap kepatuhan pajak notaris di wilayah berbeda dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur efektivitasnya. Studi tentang pengaruh pelatihan rutin terhadap literasi pajak dan keterampilan teknologi pegawai kantor notaris juga relevan untuk memperkuat rekomendasi peningkatan compliance. Selain itu, penelitian tentang peran sosialisasi dan pendampingan pemerintah dalam adaptasi notaris terhadap regulasi digital dapat memberikan wawasan lebih luas. Ide lain meliputi pengeksploran faktor psikologis yang memengaruhi keputusan notaris dalam mematuhi aturan pajak, serta studi lintas sektor tentang integrasi NIK sebagai NPWP dalam praktik bisnis profesional lainnya.

  1. Analisis Determinan Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor (Studi pada Kantor... ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/moneter/article/view/20618Analisis Determinan Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor Studi pada Kantor ejournal bsi ac ejurnal index php moneter article view 20618
  2. PENGARUH PENERAPAN E-FILLING DAN E-BILLING TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI | JURNAL AKUNTANSI... doi.org/10.32520/jak.v13i1.3590PENGARUH PENERAPAN E FILLING DAN E BILLING TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI JURNAL AKUNTANSI doi 10 32520 jak v13i1 3590
Read online
File size391.44 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test