AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi pembelajaran berbasis video modeling untuk anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) dan menafsirkan pengalaman guru dan siswa dalam konteks unit pendidikan khusus. Anak-anak dengan ASD diketahui sangat terbantu dengan strategi pembelajaran visual yang terstruktur dan dapat diulang, sementara video modeling telah diakui sebagai praktik berbasis bukti untuk mengajarkan berbagai keterampilan sosial, akademik, dan kemandirian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di SKH Elmyra Shanum Serang City, Banten, yang melibatkan guru pendidikan khusus, beberapa siswa ASD, dan orang tua sebagai peserta utama. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pada sesi pembelajaran, wawancara mendalam, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara tematik melalui tahap reduksi, presentasi, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video modeling ditafsirkan oleh guru sebagai media yang memudahkan pemecahan keterampilan kompleks menjadi langkah-langkah visual yang lebih mudah dipahami oleh siswa ASD, meningkatkan fokus dan motivasi untuk belajar, serta membantu generalisasi keterampilan ke konteks lain, meskipun masih ada hambatan terkait fasilitas teknologi dan kompetensi teknis guru. Temuan ini mengonfirmasi potensi video modeling sebagai bagian integral dari program pembelajaran individual di sekolah khusus dan menekankan pentingnya dukungan institusional dan pelatihan guru untuk mengoptimalkan penggunaan media berbasis video dalam pendidikan anak-anak dengan ASD.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan dan implementasi pembelajaran berbasis video modeling di SKH Elmyra Shanum, Serang City, Banten, telah terintegrasi dalam praktik pembelajaran harian melalui pemilihan keterampilan target, penyiapan langkah-langkah visual dalam bentuk video pendek, dan pelaksanaan sesi pembelajaran yang dimulai dengan pemutaran video dan dilanjutkan dengan praktik langsung yang disertai prompting dan reinforcement positif.Guru menggunakan alat sederhana yang tersedia di sekolah dan milik pribadi untuk memproduksi dan menyiarkan video, serta menyesuaikan durasi, frekuensi, dan bentuk model (guru, teman sebaya, atau tokoh lain) sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing anak dengan gangguan spektrum autisme (ADS).Terkait efektivitas, pembelajaran berbasis video modeling dirasakan oleh guru dan orang tua sebagai strategi yang membantu meningkatkan perhatian, pemahaman urutan langkah tugas, motivasi belajar, dan kemandirian anak dalam keterampilan target, dengan indikasi adanya generalisasi ke konteks lain seperti lingkungan rumah atau sekolah yang berbeda.Namun, efektivitas ini masih dipengaruhi oleh keterbatasan sarana teknologi dan kemampuan teknis guru dalam produksi media, sehingga diperlukan dukungan institusional dan pelatihan berkelanjutan agar video modeling dapat dioptimalkan sebagai bagian integral dari Program Pembelajaran Individual untuk anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder di sekolah khusus.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara video modeling dengan pendekatan pembelajaran lain untuk anak-anak dengan ASD, dengan mempertimbangkan variabel-variabel seperti usia, tingkat kemampuan, dan konteks sekolah yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung generalisasi keterampilan yang diperoleh melalui video modeling di rumah. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengembangkan model pelatihan guru yang efektif dalam menggunakan video modeling sebagai strategi pembelajaran untuk anak-anak dengan ASD.
- A COMPARISON OF PEER VIDEO MODELING AND SELF VIDEO MODELING TO TEACH TEXTUAL RESPONSES IN CHILDREN WITH... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1901/jaba.2009.42-335A COMPARISON OF PEER VIDEO MODELING AND SELF VIDEO MODELING TO TEACH TEXTUAL RESPONSES IN CHILDREN WITH onlinelibrary wiley doi 10 1901 jaba 2009 42 335
- A Meta-Analysis of Video Modeling Interventions to Enhance Job Skills of Autistic Adolescents and Adults... journals.sagepub.com/doi/full/10.1089/aut.2020.0038A Meta Analysis of Video Modeling Interventions to Enhance Job Skills of Autistic Adolescents and Adults journals sagepub doi full 10 1089 aut 2020 0038
| File size | 202.23 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AFEKSIAFEKSI (2) Tingkat minat remaja putri terhadap layanan cybercounseling sebagian besar berada dalam kategori tinggi (53%). (3) Tingkat minat remaja madya terhadap(2) Tingkat minat remaja putri terhadap layanan cybercounseling sebagian besar berada dalam kategori tinggi (53%). (3) Tingkat minat remaja madya terhadap
AFEKSIAFEKSI Walaupun demikian, terdapat beberapa butir soal yang sangat mudah, sangat sukar, atau memiliki daya pembeda negatif serta distraktor yang kurang berfungsi,Walaupun demikian, terdapat beberapa butir soal yang sangat mudah, sangat sukar, atau memiliki daya pembeda negatif serta distraktor yang kurang berfungsi,
AFEKSIAFEKSI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal berbasis HOTS pada mata pelajaran Al-Quran Hadis kelas X. Analisis butir soal dilakukanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal berbasis HOTS pada mata pelajaran Al-Quran Hadis kelas X. Analisis butir soal dilakukan
AFEKSIAFEKSI Namun, efektivitas pembelajaran tersebut masih sering dibatasi oleh hambatan desain pedagogis, keterbatasan infrastruktur teknis, serta rendahnya literasiNamun, efektivitas pembelajaran tersebut masih sering dibatasi oleh hambatan desain pedagogis, keterbatasan infrastruktur teknis, serta rendahnya literasi
AFEKSIAFEKSI Ditemukan pula adanya kelangkaan instrumen yang secara spesifik dirancang dan divalidasi untuk siswa kelas 8 pada materi dampak sosial informatika. SLRDitemukan pula adanya kelangkaan instrumen yang secara spesifik dirancang dan divalidasi untuk siswa kelas 8 pada materi dampak sosial informatika. SLR
STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI Dalam pembelajaran inklusif, interaksi sosial dapat ditemukan dalam model pembelajaran project based learning (PjBL). Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikanDalam pembelajaran inklusif, interaksi sosial dapat ditemukan dalam model pembelajaran project based learning (PjBL). Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan
MAHADEWAMAHADEWA Centella asiatica yang dikenal dengan nama pegagan di Indonesia. Pegagan biasa digunakan dalam pengobatan tradisional dan telah terbukti memiliki berbagaiCentella asiatica yang dikenal dengan nama pegagan di Indonesia. Pegagan biasa digunakan dalam pengobatan tradisional dan telah terbukti memiliki berbagai
MAHADEWAMAHADEWA Adapun langkah kerja dari penggunaan Software Geogebra pada pembuatan grafik fungsi adalah sebagai berikut. Penggunaan slider, motion on, dan trace onAdapun langkah kerja dari penggunaan Software Geogebra pada pembuatan grafik fungsi adalah sebagai berikut. Penggunaan slider, motion on, dan trace on
Useful /
LINKPUBLINKPUB Kesimpulan penelitian ini adalah kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat secara signifikan. Program ini dapat berlanjut dengan dukunganKesimpulan penelitian ini adalah kegiatan pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat secara signifikan. Program ini dapat berlanjut dengan dukungan
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Sus/2023/PT BTN. Penelitian ini menggunakan penelitian normatif dimana sumber yang digunakan berdasarkan bahan pustaka dan data sekunder. Kemudian dilakukanSus/2023/PT BTN. Penelitian ini menggunakan penelitian normatif dimana sumber yang digunakan berdasarkan bahan pustaka dan data sekunder. Kemudian dilakukan
UMSBUMSB Menurut Creswell, analisis isi adalah metode penelitian kualitatif yang digunakan untuk mengidentifikasi pola atau tema spesifik dalam suatu teks. ProsedurMenurut Creswell, analisis isi adalah metode penelitian kualitatif yang digunakan untuk mengidentifikasi pola atau tema spesifik dalam suatu teks. Prosedur
WIDYATAMAWIDYATAMA Jika situasi tersebut tidak demikian, dan mereka harus berhadapan dengan siswa dengan pengetahuan bahasa Inggris yang kurang, hal pertama dan terpentingJika situasi tersebut tidak demikian, dan mereka harus berhadapan dengan siswa dengan pengetahuan bahasa Inggris yang kurang, hal pertama dan terpenting