STAIN KEPRISTAIN KEPRI
PERADAPERADATulisan ini bertujuan untuk memberikan konsepsi moderasi beragama sebagai langkah preventif dalam penanggulangan radikalisme di Indonesia. Tanpa konseptualisasi moderasi keagamaan yang benar, akan berdampak pada pemikiran masyarakat yang memiliki fanatisme buta terhadap suatu pemahaman agama, sehingga melahirkan tindakan anarkisme yang berakhir dengan tindakan kriminal. Radikalisme lahir dari pemikiran dangkal masyarakat dalam merespons konflik sosial keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan sifat deskriptif, menggunakan data sekunder melalui teknik penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini memperkuat konseptualisasi moderasi dengan mendalami pemahaman moderasi siyasah, moderasi fikih, dan moderasi ibadah sebagai dasar pergerakan kemoderatan.
Moderasi beragama harus dijalankan sungguh-sungguh dan didukung oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari lembaga sosial hingga institusi pendidikan.Pemahaman yang benar tentang moderasi siyasah, fikih, dan ibadah mampu menstabilkan pemahaman terhadap norma agama tanpa berlebihan dan mencegah munculnya ekstremisme yang berujung pada radikalisme.Konseptualisasi moderasi agama yang kuat akan menciptakan dampak positif tidak hanya pada individu, tetapi juga pada umat dan organisasi keagamaan secara luas.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana moderasi siyasah dapat diterapkan dalam kebijakan publik pemerintah daerah untuk mengurangi politisasi agama dalam pemilu, terutama di wilayah dengan tingkat konflik sosial tinggi. Selain itu, perlu diteliti bagaimana moderasi fikih dapat diajarkan dalam kurikulum pendidikan agama di sekolah umum agar siswa mampu memahami perbedaan pendapat dalam ibadah tanpa mengkafirkan atau menghakimi pihak lain. Terakhir, studi tentang peran media sosial dalam menyebarkan pemahaman moderasi ibadah—misalnya melalui konten digital yang menampilkan praktik ibadah beragam dalam kerangka Islam Nusantara—layak dikembangkan untuk mengetahui efektivitas strategi komunikasi yang dapat menangkal narasi radikal secara komprehensif tanpa mengabaikan konteks budaya lokal.
| File size | 1.42 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
RCRSRCRS Artikel ini membahas tentang konsep Hukum Kasih sebagai landasan bersama agama-agama di Indonesia, terutama dalam konteks kehidupan beragama yang harmonisArtikel ini membahas tentang konsep Hukum Kasih sebagai landasan bersama agama-agama di Indonesia, terutama dalam konteks kehidupan beragama yang harmonis
IFRELIFREL Artikel ini mengeksplorasi peran pendidikan agama dalam membentuk perkembangan moral siswa melalui analisis komparatif berbagai sistem pendidikan. DenganArtikel ini mengeksplorasi peran pendidikan agama dalam membentuk perkembangan moral siswa melalui analisis komparatif berbagai sistem pendidikan. Dengan
OJSOJS Metode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan teologis-biblika dan refleksi praktis, yang bertumpu pada eksegesis teks Lukas 10:30–37 sertaMetode penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan teologis-biblika dan refleksi praktis, yang bertumpu pada eksegesis teks Lukas 10:30–37 serta
OJSOJS Jika dibandingkan, hasil belajar melalui indera penglihatan dan pendengaran menunjukkan perbedaan yang signifikan. Sekitar 75% informasi diperoleh melaluiJika dibandingkan, hasil belajar melalui indera penglihatan dan pendengaran menunjukkan perbedaan yang signifikan. Sekitar 75% informasi diperoleh melalui
UINSAIDUINSAID Penelitian ini berkontribusi pada literatur pembayaran digital dengan mengintegrasikan faktor-faktor teknologi, sosial, dan psikologis dalam kerangka UTAUT,Penelitian ini berkontribusi pada literatur pembayaran digital dengan mengintegrasikan faktor-faktor teknologi, sosial, dan psikologis dalam kerangka UTAUT,
PENERBITPENERBIT Untuk menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama ajaran Hindu menekankan persamaan hak setiap orang. Menghargai peredaan agama juga merupakanUntuk menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama ajaran Hindu menekankan persamaan hak setiap orang. Menghargai peredaan agama juga merupakan
STTSIMPSONSTTSIMPSON Ia memanfaatkan tradisi Jawa untuk menarik perhatian komunitas, meskipun terdapat keterbatasan dalam pemahaman teologisnya. Pendekatannya tetap menjadiIa memanfaatkan tradisi Jawa untuk menarik perhatian komunitas, meskipun terdapat keterbatasan dalam pemahaman teologisnya. Pendekatannya tetap menjadi
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Istilah “Sekolah untuk Sekolah Minggu memang ambigu karena makna umumnya berbeda dalam konteks gereja, sehingga sebagian gereja beralih ke istilah IbadahIstilah “Sekolah untuk Sekolah Minggu memang ambigu karena makna umumnya berbeda dalam konteks gereja, sehingga sebagian gereja beralih ke istilah Ibadah
Useful /
UINSAIDUINSAID This study offers a comparative, value-based analysis of AI-driven fintech from conventional and Sharia perspectives in Indonesia. The study reveals thatThis study offers a comparative, value-based analysis of AI-driven fintech from conventional and Sharia perspectives in Indonesia. The study reveals that
UNPARUNPAR Dalam kasus East Asian Miracle, tipe rezim tidak secara langsung menentukan pembangunan ekonomi suatu negara, tetapi kebijakan-kebijakan yang dijalankanDalam kasus East Asian Miracle, tipe rezim tidak secara langsung menentukan pembangunan ekonomi suatu negara, tetapi kebijakan-kebijakan yang dijalankan
UINSAIDUINSAID Dalam aspek regulasi, keberadaan dan upaya dari regulasi Basel serta Dewan Layanan Keuangan Islam berkembang sejalan dalam konteks CAR dan dimensi pentingDalam aspek regulasi, keberadaan dan upaya dari regulasi Basel serta Dewan Layanan Keuangan Islam berkembang sejalan dalam konteks CAR dan dimensi penting
UTUT Kontak budaya juga memiliki hubungan positif tetapi tidak signifikan dengan kedua variabel endogen. Protokol COVID-19 secara signifikan memengaruhi kepuasanKontak budaya juga memiliki hubungan positif tetapi tidak signifikan dengan kedua variabel endogen. Protokol COVID-19 secara signifikan memengaruhi kepuasan