UNJAUNJA
Langue (Journal of Language and Education)Langue (Journal of Language and Education)Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan umum yang dibuat oleh mahasiswa angkatan 2020 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah di IAIN Sorong dalam penulisan esai argumentatif. Secara teoritis, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendefinisikan, mengklasifikasikan, dan akhirnya menjelaskan penyebab kesalahan. Penulis menggunakan metode kualitatif dalam penelitian ini, di mana peneliti menganalisis tulisan mahasiswa untuk mengetahui jenis kesalahan yang paling sering mereka buat secara tata bahasa dalam tulisan mereka dan untuk mengetahui penyebab kesalahan tersebut. Setelah itu, penulis menjelaskan jumlah kesalahan yang dibuat oleh mahasiswa. Untuk penelitian ini, penulis menganalisis tulisan setiap mahasiswa, menemukan dan mengklasifikasikan kesalahan yang dibuat, serta mencantumkannya dalam tabel. Lebih lanjut, dari kesalahan-kesalahan tersebut, penulis menyimpulkan apa saja penyebab kesalahan tersebut. Setelah menganalisis data, peneliti menemukan bahwa terdapat empat jenis kesalahan yang dibuat oleh mahasiswa berdasarkan Teori Dulay. Pertama, kesalahan Omission dengan persentase 39%, diikuti oleh Addition dengan persentase 19%, kesalahan Misformation dengan persentase 41%, dan yang terakhir Misordering dengan persentase 2% dari 100% total kesalahan yang dibuat oleh mahasiswa.
Studi ini menganalisis kesalahan tata bahasa dalam esai argumentatif mahasiswa EFL di IAIN Sorong, menemukan 211 kesalahan yang didominasi oleh misformasi (41%) dan omisi (39%), menunjukkan kesulitan utama pada aspek morfologi dan bentuk gramatikal.Kesulitan ini diperkuat oleh transfer negatif dari bahasa ibu serta internalisasi kaidah bahasa Inggris yang belum sempurna.Oleh karena itu, pengajaran menulis EFL harus menekankan instruksi tata bahasa yang eksplisit dan terarah, umpan balik korektif, serta kesadaran kontras antara struktur Bahasa Indonesia dan Inggris untuk meningkatkan akurasi tulisan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan untuk memperkaya pemahaman tentang kesulitan penulisan esai argumentatif mahasiswa EFL di Indonesia. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk memperluas cakupan studi dengan melibatkan ukuran sampel yang lebih besar, mencakup berbagai angkatan mahasiswa dan institusi pendidikan di wilayah yang berbeda, tidak hanya terbatas pada konteks IAIN Sorong. Pendekatan komparatif ini dapat membantu mengidentifikasi apakah pola kesalahan yang dominan seperti misformasi dan omisi bersifat universal di kalangan pembelajar EFL Indonesia atau justru spesifik untuk konteks regional tertentu, serta bagaimana kesalahan-kesalahan tersebut bervariasi antar genre tulisan akademik selain esai argumentatif. Kedua, studi ini mengidentifikasi transfer negatif dari bahasa ibu sebagai salah satu penyebab kesalahan. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada analisis kontras yang lebih mendalam antara struktur gramatikal Bahasa Indonesia dan Inggris pada area-area yang terbukti sulit (misalnya, penggunaan artikel, infleksi verba, kesesuaian subjek-verba). Ini bisa dilakukan melalui studi kasus yang mendetail atau metode kualitatif seperti wawancara mendalam untuk memahami strategi kognitif yang digunakan siswa saat menghadapi perbedaan linguistik tersebut. Ketiga, mengingat rekomendasi untuk instruksi tata bahasa yang eksplisit dan umpan balik korektif, penelitian eksperimental atau kuasi-eksperimental dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pedagogis tertentu. Misalnya, membandingkan dampak dari berbagai metode pengajaran tata bahasa atau jenis umpan balik korektif terhadap penurunan kesalahan misformasi dan omisi. Hasil dari penelitian semacam ini akan memberikan bukti empiris yang kuat untuk pengembangan kurikulum dan praktik pengajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan akurasi penulisan akademik bahasa Inggris.
- Qualitative and descriptive research: Data type versus data analysis - Hossein Nassaji, 2015. qualitative... doi.org/10.1177/1362168815572747Qualitative and descriptive research Data type versus data analysis Hossein Nassaji 2015 qualitative doi 10 1177 1362168815572747
- Pemilihan Teknik Sampling yang Tepat Dalam Penelitian Kualitatif: Literature Review | Indo-MathEdu Intellectuals... doi.org/10.54373/imeij.v6i4.3783Pemilihan Teknik Sampling yang Tepat Dalam Penelitian Kualitatif Literature Review Indo MathEdu Intellectuals doi 10 54373 imeij v6i4 3783
- SURFACE-LEVEL ERRORS IN EFL WRITING: A TAXONOMIC STUDY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS DESCRIPTIVE TEXTS... jurnal.pbsi.uniba-bpn.ac.id/index.php/BASATAKA/article/view/650SURFACE LEVEL ERRORS IN EFL WRITING A TAXONOMIC STUDY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS DESCRIPTIVE TEXTS jurnal pbsi uniba bpn ac index php BASATAKA article view 650
- Students' Grammatical Errors in Essay Writing: A Pedagogical Grammar Reflection | Fitrawati | International... doi.org/10.26858/ijole.v5i2.16128Students Grammatical Errors in Essay Writing A Pedagogical Grammar Reflection Fitrawati International doi 10 26858 ijole v5i2 16128
| File size | 537.81 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJAUNJA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan siswa EFL mengalami kecemasan berbicara. Empat artikel yang ditinjau diambilTujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang menyebabkan siswa EFL mengalami kecemasan berbicara. Empat artikel yang ditinjau diambil
UnmulUnmul Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 38 mahasiswa PBSI Uniwara sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui tulisan cerpenStudi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan 38 mahasiswa PBSI Uniwara sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui tulisan cerpen
UnmulUnmul Tindak tutur direktif menjadi dominan (44,44%), digunakan untuk menggali respons dan memperbaiki pemahaman mahasiswa. Tindak tutur representatif dan ekspresifTindak tutur direktif menjadi dominan (44,44%), digunakan untuk menggali respons dan memperbaiki pemahaman mahasiswa. Tindak tutur representatif dan ekspresif
4141 Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan melatih para ummahat agar mampu menguasai bahasa Arab dasar. Metode yang digunakan meliputi ceramah, menyimak,Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan melatih para ummahat agar mampu menguasai bahasa Arab dasar. Metode yang digunakan meliputi ceramah, menyimak,
PD PGMIPD PGMI Rekomendasi tambahan meliputi peningkatan fasilitas dan infrastruktur sekolah, peningkatan dukungan pemerintah melalui pelatihan guru, peningkatan kolaborasiRekomendasi tambahan meliputi peningkatan fasilitas dan infrastruktur sekolah, peningkatan dukungan pemerintah melalui pelatihan guru, peningkatan kolaborasi
IDEBAHASAIDEBAHASA Analisis teks manual data menggunakan analisis wacana yang dilakukan secara deskriptif dengan mengklasifikasikan jenis kesalahan bahasa yang ditemukanAnalisis teks manual data menggunakan analisis wacana yang dilakukan secara deskriptif dengan mengklasifikasikan jenis kesalahan bahasa yang ditemukan
UNAIUNAI Temuan ini memainkan peran penting dalam pengembangan kebijakan di masa depan dan pemanfaatan alat AI secara etis dan bertanggung jawab di bidang akademik.Temuan ini memainkan peran penting dalam pengembangan kebijakan di masa depan dan pemanfaatan alat AI secara etis dan bertanggung jawab di bidang akademik.
PD PGMIPD PGMI Penelitian ini menggunakan metode studi kasus untuk meneliti dan menyelesaikan masalah. Data penelitian diperoleh melalui observasi kelas, wawancara, danPenelitian ini menggunakan metode studi kasus untuk meneliti dan menyelesaikan masalah. Data penelitian diperoleh melalui observasi kelas, wawancara, dan
Useful /
4141 Keberlanjutan perlu didukung oleh pendampingan jangka panjang, komunitas belajar internal, dan kebijakan sekolah yang mengintegrasikan teknologi ke dalamKeberlanjutan perlu didukung oleh pendampingan jangka panjang, komunitas belajar internal, dan kebijakan sekolah yang mengintegrasikan teknologi ke dalam
4141 Kegiatan terdiri dari sosialisasi, pelatihan langsung, dan evaluasi dengan menggunakan pre test dan post test yang melibatkan 40 siswa kelas V. HasilnyaKegiatan terdiri dari sosialisasi, pelatihan langsung, dan evaluasi dengan menggunakan pre test dan post test yang melibatkan 40 siswa kelas V. Hasilnya
PD PGMIPD PGMI Keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran ilmu alam dan sosial menggunakan model pembelajaran berbasis proyek menunjukkan perbedaan signifikanKeterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran ilmu alam dan sosial menggunakan model pembelajaran berbasis proyek menunjukkan perbedaan signifikan
PD PGMIPD PGMI Penelitian ini juga menunjukkan bahwa AR memiliki potensi besar dalam transformasi metode pembelajaran, tetapi perlu pertimbangan lebih lanjut terkaitPenelitian ini juga menunjukkan bahwa AR memiliki potensi besar dalam transformasi metode pembelajaran, tetapi perlu pertimbangan lebih lanjut terkait