4141

Lok Seva: Journal of Contemporary Community ServiceLok Seva: Journal of Contemporary Community Service

Bahasa Arab memiliki peran sangat transendental dalam kehidupan umat muslim, khususnya para ummahat. Salah satu bentuk upaya pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kemahiran mereka dalam menguasai bahasa Arab dasar adalah melalui pelatihan intensif berbasis audio Linguaphone. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali dan melatih para ummahat agar mampu menguasai bahasa Arab dasar. Metode yang digunakan meliputi ceramah, menyimak, berlatih, dan umpan balik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan google form. Subjek pengabdian adalah 10 ummahat yang mengikuti program pelatihan di level dasar selama 1 bulan, yaitu dari 22 September hingga 20 Oktober 2025. Hasil pelatihan menunjukkan: (1) Audio Linguaphone merupakan alat belajar utama bagi ummahat dalam memahami materi, seperti pelafalan huruf hijaiyah yang benar, kosakata, ungkapan, dan dialog; (2) Audio Linguaphone sebagai media pembelajaran yang efisien dari aspek waktu, tenaga, dan biaya; (3) Ummahat merasa terbantu dengan adanya program pelatihan bahasa Arab dasar melalui audio Linguaphone, terutama mereka yang belum pernah mengikuti program tahsin dan secara notabene masih pemula dalam belajar bahasa Arab.

Pelatihan bahasa Arab dasar bagi ummahat melalui media audio Linguaphone terbukti berhasil meningkatkan kemampuan dasar peserta secara signifikan dalam waktu satu bulan, dengan pendekatan yang sederhana, fleksibel, dan bermakna.Media audio ini memberikan ruang belajar mandiri yang sesuai dengan aktivitas domestik peserta, sehingga pembelajaran dapat dilakukan tanpa tekanan tatap muka intensif.Selain manfaat akademik, pelatihan juga memberi dampak positif terhadap aspek sosial dan spiritual, dengan memperkuat silaturahmi, semangat belajar, dan kedekatan dengan Al-Quran.

Pertama, perlu dikaji efektivitas pelatihan berbasis audio Linguaphone pada level menengah, dengan materi yang mencakup kaidah tata bahasa dasar dan penggunaannya dalam konteks Al-Quran dan hadis, untuk melihat sejauh mana pembelajar dewasa dapat menguasai struktur bahasa secara mandiri. Kedua, perlu diteliti penerapan model serupa pada komunitas lain dengan latar belakang sosial dan pekerjaan berbeda, seperti ummahat pekerja paruh waktu atau ibu rumah tangga di daerah terpencil, untuk menguji adaptabilitas dan inklusivitas metode pembelajaran ini. Ketiga, penting untuk mengembangkan studi longitudinal yang menelusuri keberlanjutan pembelajaran bahasa Arab setelah pelatihan selesai, termasuk bagaimana komunitas mempertahankan praktik belajar mandiri melalui kelompok halaqah atau pendampingan peer-to-peer, guna memastikan dampak jangka panjang dari program pemberdayaan semacam ini.

  1. Keistimewan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Al-Qur’an | Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra,... doi.org/10.59024/atmosfer.v2i1.664Keistimewan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Al QurAoan Atmosfer Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra doi 10 59024 atmosfer v2i1 664
  2. Penggunaan Metode Audiolingual dalam Maharah Istima' di Madrasah Tsanawiyah Al-Kahfi Hidayatullah... jer.or.id/index.php/jer/article/view/530Penggunaan Metode Audiolingual dalam Maharah Istima di Madrasah Tsanawiyah Al Kahfi Hidayatullah jer index php jer article view 530
Read online
File size226.46 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test