UNESPADANGUNESPADANG
Ekasakti Educational JournalEkasakti Educational JournalPenelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IX MTsN Kuranji Padang pada pembelajaran Biologi melalui model pembelajaran Mind Mapping (Peta Pikiran). Dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus, diperoleh peningkatan aktivitas: membawa alat 79,99% menjadi 93,33%, mengajukan pertanyaan 63,33% menjadi 86,66%, menjawab pertanyaan 41,66% menjadi 74,99%, membuat Mind Map 63,33% menjadi 69,99%, memberi tanggapan 36,66% menjadi 63,33%, serta memberi pendapat memecahkan masalah 33,33% menjadi 81,66%. Simpulan menunjukkan Mind Mapping secara signifikan meningkatkan partisipasi dan pemahaman konsep biologi siswa.
Model pembelajaran Mind Mapping berhasil meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran Biologi.Peningkatan signifikan terjadi pada enam aspek kegiatan inti.kesiapan alat, pengajuan pertanyaan, menjawab, membuat peta pikiran, menanggapi pendapat, dan menyumbang ide memecahkan masalah.Guru disarankan terus melatih keterampilan membuat peta pikiran agar hasilnya lebih optimal.
Bagaimana jika penelitian berikutnya membandingkan efektivitas Mind Mapping berbasis kertas versus digital untuk materi biologi yang sama? Apakah penerapan Mind Mapping dalam pembelajaran daring dapat mempertahankan tingkat aktivitas seperti di kelas tatap muka? Selain itu, dapatkah model ini dikombinasikan dengan teknik retrieval practice untuk melihat daya ingat jangka panjang siswa terhadap konsep biologi?.
| File size | 599.32 KB |
| Pages | 10 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Fj |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Dengan pendekatan metode campuran, penelitian ini menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengeksplorasi faktor‑faktor yang memengaruhiDengan pendekatan metode campuran, penelitian ini menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengeksplorasi faktor‑faktor yang memengaruhi
UNISAPUNISAP Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Geoboard terhadap pemahaman konsep bangun datar pada siswa kelas IV sekolah dasar semesterPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Geoboard terhadap pemahaman konsep bangun datar pada siswa kelas IV sekolah dasar semester
STITMUBOSTITMUBO Kurikulum merdeka dinilai sangat sesuai dengan tuntutan kemampuan abad 21. Guru sekolah dasar harus mempunyai kompetensi (profesional, pedagogik, kepribadian,Kurikulum merdeka dinilai sangat sesuai dengan tuntutan kemampuan abad 21. Guru sekolah dasar harus mempunyai kompetensi (profesional, pedagogik, kepribadian,
STITMUBOSTITMUBO Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran guru memerlukan model pembelajaran yang menyenangkan dan mampu meningkatakan keaktifan siswa dalamUntuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran guru memerlukan model pembelajaran yang menyenangkan dan mampu meningkatakan keaktifan siswa dalam
HAMJAHDIHAHAMJAHDIHA Di era merdeka belajar, keterampilan, sikap, kepribadian, kemampuan, dan sebagainya lebih penting daripada nilai. Pendidikan non-formal dengan regulasiDi era merdeka belajar, keterampilan, sikap, kepribadian, kemampuan, dan sebagainya lebih penting daripada nilai. Pendidikan non-formal dengan regulasi
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING 001 lebih kecil dari nilai probabilitas 0. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang menunjukkan001 lebih kecil dari nilai probabilitas 0. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang menunjukkan
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Penilaian keterampilan dilakukan dengan penilaian kinerja, pada siklus I berkategori kurang, siklus II meningkat menjadi kategori baik. Pelaksanaan pembelajaranPenilaian keterampilan dilakukan dengan penilaian kinerja, pada siklus I berkategori kurang, siklus II meningkat menjadi kategori baik. Pelaksanaan pembelajaran
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Pada setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasiPada setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi
Useful /
OJSAPAJIOJSAPAJI Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengikuti influencer, terutama di Instagram, dan bahwa influencer mempengaruhi perilaku pembelian, meskipunHasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa mengikuti influencer, terutama di Instagram, dan bahwa influencer mempengaruhi perilaku pembelian, meskipun
HAMJAHDIHAHAMJAHDIHA Kurangnya variasi bahan ajar yang digunakan akan membuat proses pembelajaran tidak optimal dan pengetahuan siswa tentang materi IPS terkait sejarah lokalKurangnya variasi bahan ajar yang digunakan akan membuat proses pembelajaran tidak optimal dan pengetahuan siswa tentang materi IPS terkait sejarah lokal
UNESPADANGUNESPADANG Pada hakekatnya kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran. GuruPada hakekatnya kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa dalam satuan pembelajaran. Guru
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan sekolah yang ditempuh dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan,Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan sekolah yang ditempuh dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan,