UNESPADANGUNESPADANG
Ekasakti Educational JournalEkasakti Educational JournalSiswa yang memiliki minat belajar tinggi akan melakukan kegiatan lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan dengan siswa yang kurang termotivasi dalam belajar. Minat belajar yang menjadikan siswa meraih prestasinya bukan hanya berasal dari dalam diri siswa tersebut, tetapi juga disebabkan oleh segala hal yang memengaruhi kegiatan belajar mereka, seperti guru yang mengajar, kurikulum mata pelajaran, sarana dan prasarana, latar belakang keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan sekolah, fisik dan rohani siswa, strategi, serta metode yang diterapkan untuk melaksanakan pembelajaran. Pembelajaran aktif model Card Short merupakan pembelajaran yang menekankan keaktifan siswa, di mana dalam pembelajaran ini setiap siswa diberi kartu indeks yang berisi informasi tentang materi yang akan dibahas, kemudian siswa mengelompok sesuai dengan kartu indeks yang dimilikinya. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian akan dilakukan dalam dua siklus, dan dalam tiap siklusnya terdiri atas empat tindakan yaitu perencana, tindakan observasi, dan refleksi.
Penerapan metode Card Sort pada pembelajaran IPA efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IX 4 MTsN 5 Kota Padang.Pada siklus I, minat belajar siswa secara klasikal hanya 62.Pada siklus II terjadi peningkatan terhadap minat belajar siswa.Pada siklus II, minat belajar siswa meningkat menjadi 91.Penerapan metode Card Sort pada pembelajaran IPA efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX 4 MTsN 5 Kota Padang.Pada siklus I, ketuntasan belajar hanya 53.Pada siklus II, ketuntasan belajar meningkat menjadi 90.
Untuk menciptakan pembelajaran yang aktif dan menyenangkan, guru harus terus kreatif menerapkan berbagai model pembelajaran. Untuk mengatasi kejenuhan siswa, guru hendaknya mencobakan metode bermain card sort pada mata pelajaran lainnya. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak metode card sort pada berbagai mata pelajaran dan tingkat pendidikan, serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa secara lebih luas.
| File size | 773.59 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
PTIQPTIQ Pada siklus I ketuntasan klasikal mencapai 64% dengan kategori kurang, sementara pada siklus II tercapai 100% dengan kategori sangat baik. Hasil ini membuktikanPada siklus I ketuntasan klasikal mencapai 64% dengan kategori kurang, sementara pada siklus II tercapai 100% dengan kategori sangat baik. Hasil ini membuktikan
STIT MADANISTIT MADANI Namun sebesar 38,4% dari total 8 peserta didik masih belum mencapai KKM pada tahap ini. Peningkatan yang signifikan terjadi pada siklus II, di mana 84,6%Namun sebesar 38,4% dari total 8 peserta didik masih belum mencapai KKM pada tahap ini. Peningkatan yang signifikan terjadi pada siklus II, di mana 84,6%
UNESPADANGUNESPADANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang. Penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang. Penelitian ini
UNESPADANGUNESPADANG Pemberian tes kecil di awal jam pelajaran dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran pada kelas VIII MTsN 5 Padang tahun pelajaran 2020/2021.Pemberian tes kecil di awal jam pelajaran dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran pada kelas VIII MTsN 5 Padang tahun pelajaran 2020/2021.
UNESPADANGUNESPADANG Peningkatan signifikan terjadi pada enam aspek kegiatan inti. kesiapan alat, pengajuan pertanyaan, menjawab, membuat peta pikiran, menanggapi pendapat,Peningkatan signifikan terjadi pada enam aspek kegiatan inti. kesiapan alat, pengajuan pertanyaan, menjawab, membuat peta pikiran, menanggapi pendapat,
UNESPADANGUNESPADANG Pemilihan strategi dan metode pembelajaran dalam mengajar sangat dibutuhkan karena berkaitan erat dengan materi yang diajarkan. Masalah kurangnya aktivitasPemilihan strategi dan metode pembelajaran dalam mengajar sangat dibutuhkan karena berkaitan erat dengan materi yang diajarkan. Masalah kurangnya aktivitas
UNESPADANGUNESPADANG 9% dengan kategori Kurang Berminat, meningkat menjadi 86. 7% dengan kategori Berminat pada siklus II. 2) Penerapan strategi Directed Reading Thinking Activity9% dengan kategori Kurang Berminat, meningkat menjadi 86. 7% dengan kategori Berminat pada siklus II. 2) Penerapan strategi Directed Reading Thinking Activity
UNIPARUNIPAR Usaha yang serius perlu dilakukan oleh pengajar agar terjadi peningkatan pemahaman siswa yang dilakukan dengan diterapkannya gaya pembelajaran Mind Mapping.Usaha yang serius perlu dilakukan oleh pengajar agar terjadi peningkatan pemahaman siswa yang dilakukan dengan diterapkannya gaya pembelajaran Mind Mapping.
Useful /
UNESPADANGUNESPADANG Problematika yang ada dalam bahasa Indonesia cukup kompleks diantaranya yaitu: tataran linguistik, tataran fonologis, morfologis, sintaksis, dan wacana.Problematika yang ada dalam bahasa Indonesia cukup kompleks diantaranya yaitu: tataran linguistik, tataran fonologis, morfologis, sintaksis, dan wacana.
UNESPADANGUNESPADANG Kata kunci: keaktifan belajar, hasil belajar, teknik pembelajaran, card sort. Penggunaan metode Card Sort secara signifikan meningkatkan hasil belajarKata kunci: keaktifan belajar, hasil belajar, teknik pembelajaran, card sort. Penggunaan metode Card Sort secara signifikan meningkatkan hasil belajar
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Dalam masa pandemi yang penuh ketidakpastian, diperlukan metode pembelajaran yang tepat dan cepat agar proses pembelajaran tetap berlangsung tanpa mengabaikanDalam masa pandemi yang penuh ketidakpastian, diperlukan metode pembelajaran yang tepat dan cepat agar proses pembelajaran tetap berlangsung tanpa mengabaikan
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari empat tahapan kegiatan yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi.