UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR
Al Ushuliy: Jurnal Mahasiswa Syariah dan HukumAl Ushuliy: Jurnal Mahasiswa Syariah dan HukumThis study investigates the judicial considerations behind the granting and rejection of marriage dispensation applications due to out-of-wedlock pregnancies at the Religious Court of Painan. The research aims to explore the reasoning used by judges both in approving and denying such requests, providing insight into the legal, philosophical, and sociological foundations that inform these decisions. The study employs an empirical juridical approach with a qualitative method. Primary data sources include interviews with two judges who have adjudicated marriage dispensation cases at the Painan Religious Court, as well as official court decisions. Data analysis was conducted through the techniques of data reduction, data display, and conclusion drawing/verification, while data triangulation was used to ensure validity. The findings reveal that in Case No. 49/Pdt.P/2021/PA.Pn (Decision I), the judge granted the dispensation based on several considerations. Philosophically, the judge emphasized the childs consent and evaluated the minors physical and psychological maturity. Juridically, there were no legal impediments to marriage. Sociologically, the judge considered the social implications of an out-of-wedlock pregnancy and concluded that immediate marriage was necessary to prevent public unrest and protect the childs dignity. The decision was also grounded in the principle of maslahah (public interest), suggesting that delaying the marriage could lead to greater harm. Conversely, in Case No. 66/Pdt.P/2022/PA.Pn (Decision II), the judge rejected the application. Philosophically, the judge noted that the adolescents involvement in premarital sex reflected emotional and spiritual immaturity, deeming the individual unfit for marriage. Juridically, the child was still of compulsory school age and not yet eligible for dispensation, as early childbirth carries high health risks. Moreover, permitting the marriage could lead to further legal complications, including issues of lineage (nasab). Sociologically, the judge argued that rejecting the request served as a preventive measure against increasing promiscuity among adolescents. From the perspective of maqāṣid al-sharīah, the rejection was seen as an effort to uphold ḥifẓ al-nafs (protection of life), education rights, psychological well-being, and clarity of lineage. These findings highlight the nuanced and multifaceted approach of the judiciary in balancing legal norms, social realities, and Islamic legal objectives when adjudicating sensitive family matters.
The study concludes that judicial considerations in granting marriage dispensation due to out-of-wedlock pregnancy, as seen in Decision I, involve philosophical emphasis on the childs consent and maturity, juridical absence of legal impediments, and sociological considerations of preventing social unrest and upholding public interest.Conversely, rejection of such applications, exemplified by Decision II, stems from philosophical concerns about the applicants emotional and spiritual readiness, juridical considerations regarding compulsory education and lineage clarity, and sociological aims to curb premarital sexual behavior.These decisions demonstrate a careful balancing of legal norms, societal values, and Islamic legal principles in addressing sensitive family law issues.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari keputusan pemberian atau penolakan dispensasi kawin terhadap kesejahteraan psikologis dan sosial anak yang terlibat, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif mendalam seperti wawancara longitudinal. Selain itu, studi komparatif antara berbagai Pengadilan Agama di Indonesia dapat dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan praktik dan pertimbangan hakim dalam menangani kasus serupa, serta faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang komprehensif untuk mencegah pernikahan dini dan kehamilan di luar nikah, yang melibatkan kerjasama antara lembaga keagamaan, pendidikan, dan pemerintah, serta melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dan keluarga, dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan nilai-nilai budaya yang relevan.
| File size | 477.01 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI 16/2021 melalui sistem tata kelola syariah terintegrasi melibatkan OJK, DSN‑MUI, dan badan sertifikasi halal, serta audit syariah wajib, literasi keuangan16/2021 melalui sistem tata kelola syariah terintegrasi melibatkan OJK, DSN‑MUI, dan badan sertifikasi halal, serta audit syariah wajib, literasi keuangan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Through a qualitative approach systematic literature review, we analyzed articles from the Scopus database using VOSviewer to identify critical patternsThrough a qualitative approach systematic literature review, we analyzed articles from the Scopus database using VOSviewer to identify critical patterns
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Dengan menggunakan kerangka Pengetahuan Ekologi Tradisional (TEK) dan Ekologi Politik, penelitian ini memberikan analisis kritis tentang bagaimana kebijakan-kebijakanDengan menggunakan kerangka Pengetahuan Ekologi Tradisional (TEK) dan Ekologi Politik, penelitian ini memberikan analisis kritis tentang bagaimana kebijakan-kebijakan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Pesan-pesan ini, yang berakar pada nilai-nilai Islam, menekankan integritas kepemimpinan, keadilan, dan tanggung jawab sipil. Strategi komunikasi ulama,Pesan-pesan ini, yang berakar pada nilai-nilai Islam, menekankan integritas kepemimpinan, keadilan, dan tanggung jawab sipil. Strategi komunikasi ulama,
STISDARUSSALAMSTISDARUSSALAM Hasil penelitian menunjukkan adanya pemerataan distribusi gas kepada konsumen, namun distribusi tepat sasaran tidak terjamin karena pengecer tidak menggunakanHasil penelitian menunjukkan adanya pemerataan distribusi gas kepada konsumen, namun distribusi tepat sasaran tidak terjamin karena pengecer tidak menggunakan
IAINPTKIAINPTK Artikel ini menganalisis peran lebe (penghulu) dalam praktik perkawinan anak di Brebes, Indonesia. Menduduki peringkat kedua setelah Indramayu, BrebesArtikel ini menganalisis peran lebe (penghulu) dalam praktik perkawinan anak di Brebes, Indonesia. Menduduki peringkat kedua setelah Indramayu, Brebes
STAIBSLLGSTAIBSLLG Pembelian dan penjualan dalam perdagangan mengandung konsep kontrak pertukaran yang dikenal sebagai bai dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, yaitu penjualanPembelian dan penjualan dalam perdagangan mengandung konsep kontrak pertukaran yang dikenal sebagai bai dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, yaitu penjualan
STAIBSLLGSTAIBSLLG Dengan menggabungkan dua pendekatan metodologis, yaitu studi area dan Islamisasi pengetahuan manusia, saya bertujuan untuk memperkenalkan gagasan tentangDengan menggabungkan dua pendekatan metodologis, yaitu studi area dan Islamisasi pengetahuan manusia, saya bertujuan untuk memperkenalkan gagasan tentang
Useful /
NALANDANALANDA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik mindfulness dapat diterapkan sebagai pendekatan strategis dalam membantu mahasiswa mengelolaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik mindfulness dapat diterapkan sebagai pendekatan strategis dalam membantu mahasiswa mengelola
POLTEKES OSPOLTEKES OS Pemulung merupakan kelompok masyarakat perkotaan yang kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya serta layanan sosial. Penelitian ini bertujuanPemulung merupakan kelompok masyarakat perkotaan yang kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber daya serta layanan sosial. Penelitian ini bertujuan
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Jenis penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian yuridis normatif, Sedangkan Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitianJenis penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian yuridis normatif, Sedangkan Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian
UNUSAUNUSA Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik simple random sampling, terdiri dari 222 peserta dari Sekolah Dasar Inpres Liliba.Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik simple random sampling, terdiri dari 222 peserta dari Sekolah Dasar Inpres Liliba.