UNRAMUNRAM
Jurnal PepaduJurnal PepaduLimbah pertanian diartikan sebagai bahan yang dibuang di sektor pertanian seperti jerami padi, jerami jagung, jerami kedelai, jerami kacang tanah, kotoran ternak, sabut dan tempurung kelapa, dedak padi, dan yang sejenisnya. Kehadiran limbah tersebut dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga perlu diadakan penanganan yang tepat. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah Kepala Desa dan Jajarannya serta masyarakat Desa Ombu-Ombu Jaya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk; (1) Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang efek negatif penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus baik terhadap manusia, tanah dan lingkungan hidup, (2) Memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memanfaatkan limbah organik pertanian yang dapat digunakan sebagai pupuk organik cair (POC), sehingga mengurangi penggunaan pupuk anorganik, dan (3) Meningkatkan pengetahuan msyarakat tentang cara dan bahan dasar untuk membuat POC dari limbah organik pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi penyuluhan dan bimbingan teknis sebagai berikut : (1) Menyampaikan materi dengan cara ceramah dan diskusi mengenai efek negatif penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus baik terhadap manusia, tanah dan lingkungan hidup; bahan-bahan dasar pembuatan POC; manfaat POC dan (2) Melaksanakan pembuatan POC limbah pertanian. Setelah mengikuti kegiatan ini, khalayak sasaran diharapkan; (1) dapat meningkatkan pengetahuan tentang efek negatif dari penggunaan pupuk anorganik secara terus menerus baik terhadap manusia, tanah dan lingkungan hidup, (2) dapat memahami manfaat limbah pertanian sebagai bahan dasar POC, sehingga mengurangi penggunaan pupuk anorganik, dan (3) dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara dan bahan dasar POC dari limbah pertanian dalam mengurangi penggunaan pupuk anorganik sehingga secara ekonomi menguntungkan karena menurunnya biaya produksi.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Ombu-Ombu Jaya Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan berhasil meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, termasuk Kepala Desa dan jajarannya, terhadap dampak negatif penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan serta potensi limbah pertanian sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC).Melalui pendekatan sosialisasi, penyuluhan, dan praktik langsung, peserta kegiatan mampu memahami konsep pertanian organik dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam proses pembuatan POC dari limbah sayur, buah, dan gulma.Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis pembuatan POC, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan sebagai solusi alternatif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sintetis.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas berbagai kombinasi limbah pertanian dalam pembuatan POC, dengan fokus pada pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman lokal. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan teknologi pengolahan limbah pertanian menjadi POC skala rumah tangga yang lebih efisien dan ramah lingkungan, dengan mempertimbangkan aspek ekonomis dan ketersediaan bahan baku. Ketiga, penting untuk melakukan studi sosial-ekonomi untuk mengukur dampak penerapan POC terhadap pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat desa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi ini. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.
- SOSIALISASI DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR LIMBAH PERTANIAN DI DESA OMBU-OMBU JAYA KECAMATAN... journal.unram.ac.id/index.php/pepadu/en/article/view/5878SOSIALISASI DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN DASAR LIMBAH PERTANIAN DI DESA OMBU OMBU JAYA KECAMATAN journal unram ac index php pepadu en article view 5878
- Are Organic Foods Safer or Healthier Than Conventional Alternatives?: A Systematic Review: Annals of... acpjournals.org/doi/10.7326/0003-4819-157-5-201209040-00007Are Organic Foods Safer or Healthier Than Conventional Alternatives A Systematic Review Annals of acpjournals doi 10 7326 0003 4819 157 5 201209040 00007
| File size | 605.67 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Data validitas dan keterbacaan buku dianalisis menggunakan kategori Akbar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji validitas buku ilmiah populer sebesarData validitas dan keterbacaan buku dianalisis menggunakan kategori Akbar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji validitas buku ilmiah populer sebesar
USN LAMPUNGUSN LAMPUNG Tanaman kailan merupakan salah satu jenis sayur daun, dimana rasanya enak serta mempunyai kandungan gizi yang dibutuhkan oleh manusia. Rasa yang enak membuatTanaman kailan merupakan salah satu jenis sayur daun, dimana rasanya enak serta mempunyai kandungan gizi yang dibutuhkan oleh manusia. Rasa yang enak membuat
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Hasil menunjukkan bahwa kelompok Ibu PKK mampu memproduksi briket dengan nilai kalor tinggi, nyala stabil, dan residu rendah. Inovasi ini berpotensi meningkatkanHasil menunjukkan bahwa kelompok Ibu PKK mampu memproduksi briket dengan nilai kalor tinggi, nyala stabil, dan residu rendah. Inovasi ini berpotensi meningkatkan
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Melalui program pengabdian masyarakat, Tim GIAT KKN UNNES 12 memperkenalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket sebagai energi alternatif ramahMelalui program pengabdian masyarakat, Tim GIAT KKN UNNES 12 memperkenalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket sebagai energi alternatif ramah
UMNUMN Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan sebesar 81,3% pada peserta setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan. Hal ini mengindikasikanHasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan sebesar 81,3% pada peserta setelah mengikuti sosialisasi dan pelatihan. Hal ini mengindikasikan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengedukasi masyarakat mengenai cara memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai arang aktif. Metode pelaksanaan yangTujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengedukasi masyarakat mengenai cara memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai arang aktif. Metode pelaksanaan yang
UBTUBT Kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan ilmu dan keterampilan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan kulit jeruk. Pelatihan pemanfaatan kulitKegiatan pengabdian ini berhasil memberikan ilmu dan keterampilan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan kulit jeruk. Pelatihan pemanfaatan kulit
MAHADEWAMAHADEWA Teknik pengambilan sampel adalah multistage random sampling. Sebanyak 76 siswa kelas X UPW sebagai kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Materi pembelajaranTeknik pengambilan sampel adalah multistage random sampling. Sebanyak 76 siswa kelas X UPW sebagai kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Materi pembelajaran
Useful /
STIEJBSTIEJB Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Eviews 10. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode analisis regresi linear berganda.Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan aplikasi Eviews 10. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode analisis regresi linear berganda.
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI Latar belakang: Penurunan produksi akibat serangan hama pasca panen merupakan permasalahan serius. Pengendalian hama pasca panen sangat penting, dan pestisidaLatar belakang: Penurunan produksi akibat serangan hama pasca panen merupakan permasalahan serius. Pengendalian hama pasca panen sangat penting, dan pestisida
OPENGLOBALSCIOPENGLOBALSCI 77 cm) and lightest (3. 27 kg) mats, aligning with ideal conditions for mechanical transplanting. In contrast, CO mats were the heaviest (4. 40 kg), and77 cm) and lightest (3. 27 kg) mats, aligning with ideal conditions for mechanical transplanting. In contrast, CO mats were the heaviest (4. 40 kg), and
UNRAMUNRAM Dari perencanaan, proses, serta pengecekan dilakukan oleh dosen, mahasiswa, serta masyarakat sudah sesuai penggunaan dalam durasi waktu 30 menit di ruangDari perencanaan, proses, serta pengecekan dilakukan oleh dosen, mahasiswa, serta masyarakat sudah sesuai penggunaan dalam durasi waktu 30 menit di ruang