FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS

Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)Jurnal Saintifik (Multi Science Journal)

Limbah kulit kopi di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, sebagian besar belum dimanfaatkan dan cenderung menumpuk atau dibakar sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Melalui program pengabdian masyarakat, Tim GIAT KKN UNNES 12 memperkenalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket sebagai energi alternatif ramah lingkungan. Kegiatan meliputi survei, percobaan pembuatan, serta pelatihan kepada masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa kelompok Ibu PKK mampu memproduksi briket dengan nilai kalor tinggi, nyala stabil, dan residu rendah. Inovasi ini berpotensi meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang usaha energi terbarukan.

Pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi briket melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan Tim GIAT KKN UNNES 12 di Desa Ngareanak terbukti mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah pertanian.Briket yang dihasilkan tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif dengan nilai ekonomis yang menjanjikan.Ke depan, keberlanjutan kegiatan ini sangat bergantung pada konsistensi masyarakat dalam memproduksi briket serta peluang pengembangan usaha berbasis energi terbarukan di tingkat desa.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji model pendampingan berbasis komunitas yang paling efektif untuk memastikan produksi briket kulit kopi secara mandiri, dengan menilai frekuensi pelatihan, peran mentor, serta mekanisme kontrol kualitas. Studi juga dapat melakukan analisis pasar dan strategi rantai nilai bagi briket ini, termasuk penentuan merek, penetapan harga yang kompetitif, serta identifikasi jalur distribusi yang dapat meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha keluarga di desa. Selain itu, penelitian dapat menilai kebijakan dan mekanisme insentif pemerintah yang mendukung adopsi teknologi briket, seperti subsidi bahan baku, sertifikasi ramah lingkungan, dan integrasi dengan program energi terbarukan regional, untuk memperluas dampak lingkungan dan sosial. Penelitian lebih lanjut dapat menguji pengaruh variasi komposisi pengikat dan proses pengeringan terhadap nilai kalor dan tingkat residu abu briket, sehingga menghasilkan produk dengan performa optimal untuk penggunaan rumah tangga maupun skala industri kecil. Akhirnya, studi longitudinal yang melibatkan pemantauan jangka panjang terhadap dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan dari adopsi briket kulit kopi di desa dapat memberikan bukti empiris bagi perencanaan kebijakan berkelanjutan.

  1. Analisis Pemanfaatan Biobriket Dari Limbah Kulit Kopi Sebagai Basis Pengembangan Energi Terbarukan: Artikel... journal.isas.or.id/index.php/JAMERE/article/view/837Analisis Pemanfaatan Biobriket Dari Limbah Kulit Kopi Sebagai Basis Pengembangan Energi Terbarukan Artikel journal isas index php JAMERE article view 837
  2. Pendayagunaan Limbah Bunga Potong Krisan Dampak dari Pandemi Covid-19 untuk Pembuatan Pupuk Organik di... jurnal.unitri.ac.id/index.php/japi/article/view/2329Pendayagunaan Limbah Bunga Potong Krisan Dampak dari Pandemi Covid 19 untuk Pembuatan Pupuk Organik di jurnal unitri ac index php japi article view 2329
  3. Analisis Nilai Kalor Berbagai Jenis Briket Biomassa Secara Kalorimeter | Journal of Research and Education... journal.uir.ac.id/index.php/jrec/article/view/10735Analisis Nilai Kalor Berbagai Jenis Briket Biomassa Secara Kalorimeter Journal of Research and Education journal uir ac index php jrec article view 10735
Read online
File size247.96 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test