UMSRAPPANGUMSRAPPANG

MALLOMO: Journal of Community ServiceMALLOMO: Journal of Community Service

Kemampuan melakukan analisis butir soal merupakan salah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh calon guru dalam konteks evaluasi pembelajaran. Namun, kenyataannya banyak mahasiswa calon guru belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam menganalisis kualitas soal secara kuantitatif, khususnya dalam mengukur tingkat kesukaran dan indeks daya pembeda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru melalui pelatihan analisis butir soal berbasis praktik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan terstruktur yang mencakup pemberian materi konseptual, praktik perhitungan manual dan digital menggunakan Microsoft Excel, diskusi, serta evaluasi pretest dan posttest. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep analisis butir soal dan kemampuan mereka dalam menerapkannya secara teknis. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menyatakan bahwa pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan mereka sebagai calon pendidik. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan profesional sebagai guru yang mampu merancang dan mengevaluasi asesmen secara objektif dan bermutu.

Pelatihan pengukuran tingkat kesukaran dan indeks daya pembeda tes yang diberikan kepada mahasiswa calon guru terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan teknis peserta dalam menganalisis butir soal.Kegiatan ini tidak hanya memberikan penguatan terhadap aspek teoretis evaluasi pembelajaran, tetapi juga memberikan pengalaman praktik langsung yang kontekstual dan aplikatif.Mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya analisis kuantitatif dalam penyusunan dan revisi instrumen tes, serta mampu mengaplikasikan keterampilan tersebut secara mandiri dengan alat bantu seperti Microsoft Excel.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas pelatihan analisis butir soal terhadap peningkatan kualitas instrumen asesmen yang dirancang oleh calon guru setelah mereka terjun ke lapangan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan benar-benar dapat diimplementasikan dalam praktik nyata. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan analisis butir soal yang disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang berbeda. Dengan demikian, pelatihan dapat menjadi lebih relevan dan efektif bagi berbagai jenis calon guru. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak pelatihan terhadap kinerja guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran di kelas, termasuk kemampuan mereka dalam memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa berdasarkan hasil analisis butir soal.

Read online
File size433 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test