PBSI UPRPBSI UPR
Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial HumanioraAtmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial HumanioraCerita rakyat merupakan artefak budaya yang menyimpan kearifan lokal dan nilai pendidikan karakter yang tak lekang oleh waktu. Salah satu cerita rakyat dari pesisir Melayu Bengkalis yang sarat makna adalah Merbau Bersiram Darah, sebuah legenda tentang pengkhianatan, fitnah, dan pertarungan kehormatan antara dua panglima kerajaan. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, artikel ini menelusuri jejak kisah tersebut sebagai representasi pendidikan moral dalam konstruksi budaya Melayu. Analisis naratif terhadap alur cerita, tokoh, dan simbolisme memperlihatkan bagaimana nilai-nilai seperti kejujuran, kesetiaan, dan konsekuensi dari ketidakadilan ditanamkan secara halus namun kuat dalam struktur kisah. Cerita ini tak hanya mengisahkan tragedi berdarah, tetapi juga mencerminkan mekanisme sosial masyarakat Melayu dalam merespons pengkhianatan dan menyemai etika. Dengan menggali kembali kisah ini, artikel ini mengangkat urgensi revitalisasi tradisi lisan sebagai media pembelajaran karakter yang kontekstual dan bermakna, khususnya dalam ekosistem pendidikan berbasis budaya lokal. Merbau Bersiram Darah bukan sekadar legenda, tetapi suara moral yang menggema dari masa lalu untuk masa depan generasi Melayu.
Cerita rakyat Merbau Bersiram Darah mencerminkan nilai kejujuran, keadilan, kesetiaan dan bahaya fitnah dalam budaya Melayu Bengkalis.Tradisi lisan ini terbukti efektif sebagai media pendidikan karakter yang kontekstual dan emosional.Revitalisasi cerita lokal menjadi strategi penting dalam pendidikan berbasis budaya untuk membentuk generasi yang berakhlak dan beridentitas kuat.
Bagaimana jika kita mengembangkan model pelatihan guru berbasis sastra lisan Melayu agar pendidik mampu menransformasikan cerita seperti Merbau Bersiram Darah menjadi modul drama berbasis nilai yang bisa dipentaskan di sekolah? Selanjutnya, bisa diciptakan aplikasi digital interaktif berisi peta cerita rakyat Riau lengkap dengan avatar tokoh yang memungkinkan siswa memilih jalur cerita sesuai keputusan moral mereka, lalu mencatat refleksi harian yang langsung dikirim ke guru untuk pembinaan karakter. Terakhir, penelitian longitudinal selama tiga tahun perlu dilakukan untuk menelusuri apakah siswa yang secara rutin terlibat dalam pagelaran dan diskusi cerita Merbau Bersiram Darah menunjukkan penurunan perilaku menyimpang serta peningkatan empati yang lebih signifikan dibanding kelompok kontrol, sehingga kebijakan dinas pendidikan bisa menetapkannya sebagai program wajib budaya di seluruh Kabupaten Bengkalis.
| File size | 871.05 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIARROSYIDSTAIARROSYID Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) merupakan suatu penelitian yang mencermati kegiatan belajar siswa dengan memberikan sebuah tindakanPenelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) merupakan suatu penelitian yang mencermati kegiatan belajar siswa dengan memberikan sebuah tindakan
STAIARROSYIDSTAIARROSYID Tasawuf amali, proses peningkatan amal dengan berbagai proses (maqamat) sehingga menuju keadaan-keadaan yang dituju (ahwal). c. Tasawuf falsafi merupakanTasawuf amali, proses peningkatan amal dengan berbagai proses (maqamat) sehingga menuju keadaan-keadaan yang dituju (ahwal). c. Tasawuf falsafi merupakan
JAYABAYAJAYABAYA Keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya ditentukan oleh ketepatan dalam membuat perencanaan. Sebelum melaksanakan aktivitas organisasi, terlebihKeberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya ditentukan oleh ketepatan dalam membuat perencanaan. Sebelum melaksanakan aktivitas organisasi, terlebih
KALBISKALBIS Tetapi dalam hal ini Figur Jokowi memiliki sifat yang sangat perhatian kepada masyarakatnya, dan juga memiliki sifat yang energik seperti anak muda padaTetapi dalam hal ini Figur Jokowi memiliki sifat yang sangat perhatian kepada masyarakatnya, dan juga memiliki sifat yang energik seperti anak muda pada
PBSI UPRPBSI UPR Variasi bahasa terjadi tidak hanya kerena keragaman penutur, tetapi juga karena aktivitas interaksi sosial yang dilakukan. Penggunaan bahasa pertama danVariasi bahasa terjadi tidak hanya kerena keragaman penutur, tetapi juga karena aktivitas interaksi sosial yang dilakukan. Penggunaan bahasa pertama dan
PBSI UPRPBSI UPR Krisis ekologi yang semakin parah, seperti banjir yang melanda Parapat, menuntut respons serius dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.Krisis ekologi yang semakin parah, seperti banjir yang melanda Parapat, menuntut respons serius dari berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.
PBSI UPRPBSI UPR Kegiatan penguatan pendidikan bahasa Indonesia sebagai strategi pencegahan perundungan di SDN 02 Simalanggang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswaKegiatan penguatan pendidikan bahasa Indonesia sebagai strategi pencegahan perundungan di SDN 02 Simalanggang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 251 mahasiswa tingkat pertama Program StudiPenelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 251 mahasiswa tingkat pertama Program Studi
Useful /
STAIARROSYIDSTAIARROSYID Sedangkan penerapan punishment untuk guru dapat menjadikan komitmen rendah dalam kedisiplinan sesuai rencana Guru PJOK di Madrasah Ibtidaiyah Al Khoiriyah,Sedangkan penerapan punishment untuk guru dapat menjadikan komitmen rendah dalam kedisiplinan sesuai rencana Guru PJOK di Madrasah Ibtidaiyah Al Khoiriyah,
STAIARROSYIDSTAIARROSYID Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan guru MI Maarif Jekeling Kabupaten Kulonprogo dalam menyusun RPP perlu mendapatkan bimbingan dan pengarahanPenelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan guru MI Maarif Jekeling Kabupaten Kulonprogo dalam menyusun RPP perlu mendapatkan bimbingan dan pengarahan
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Tingginya angka kesakitan yang ada di Jawa Tengah sebesar 35.34% menjadikan banyak masyarakat yang melakukan praktik swamedika, sehingga swamedikasi dapatTingginya angka kesakitan yang ada di Jawa Tengah sebesar 35.34% menjadikan banyak masyarakat yang melakukan praktik swamedika, sehingga swamedikasi dapat
AKBAKB Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal paling berdampak adalah kompetensi staf, sementara faktor eksternal paling berdampak adalah sarana danHasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal paling berdampak adalah kompetensi staf, sementara faktor eksternal paling berdampak adalah sarana dan